
Tap...tap.. tap... Seorang pria muda berjalan membawa berkas ditangan nya, dia memasuki halaman Rumah yg indah di hiasi bunga-bunga warna warni itu... terlihat wanita yg sedang merawat bunga-bunga nya..
"Bunda..!!" panggil nya, Dhira menoleh dan melihat nya "Ah Rey... sudah pulang?" tanya Dhira... Rey mengangguk... dia tumbuh besar menjadi pria yg gagah dan tampan, wajah nya di dominasi dengan wajah Dhira dan Leo...
"Aku ingin bicara!!" ucap Rey.. dia menatap ibunya serius...
Dhira menghentikan kegiatan nya, mendengarkan Rey..
"Ada apa sayang!!" ucap nya ... "Aku... aku dapat beasiswa untuk kuliah kedokteran.. tapi...!!" Dia tidak melanjutkan kata -kata nya..
"Tapi apa? itu bagus kau bisa kuliah di universitas kedokteran, mengikuti jejak ayah mu!!" jawab Dhira menerawang..
"Iya, tapi ga di sini bun..!! aku harus ke kanada!!" jawab nya
Dhira terkejut... "Kanada? apa tidak ada selain Kanada, kenapa harus keluar negri..!! universitas di Indonesia pun banyak yg bagus!! kenapa harus Kanada!!" ucap Dhira..
"Aku tahu pasti bunda tidak akan mengizinkan aku!! baiklah akan aku tolak..!!" jawab Rey tertunduk sedih.. Ryan mendengar pembicaraan mereka.. "Nad... biarkan dia!! dia ingin menggapai cita-cita nya, ini kesempatan bagus..!! kenapa melarang nya? kita bisa sering menjenguk nya nanti!! Kanada...? Ah.. papi punya teman di Kanada, yg Apart nya di sewakan nanti papi akan menghubungi nya!!" ucap Ryan..
Dhira hanya menatap nya, Ryan cengengesan... "Rey masuklah bir papi yg bicara pada bunda mu!!" ucap Ryan... Rey hanya mengangguk lalu masuk ke dalam..
"Nad, biarkan dia, dia ingin mencari jati dirinya, izinkan dia, untuk kuliah disana, ini kesempatan bagus untuk nya, Rey sudah besar, dia bisa menjaga dirinya sendiri!!" ucap Ryan yg duduk di samping nya..
Dhira termenung... "Akan ku fikirkan...!!" jawab nya, Ryan mengelus bahu Dhira.. "Sudah tiga tahun Mas Leo menghilang mas,!! di mana dia sekarang!! Aku tahu pasti Rey merindukan ayah nya!!" ucap Dhira ..
"Leo akan baik-baik saja, aku yakin itu... nanti pasti dia akan kembali, jika sudah waktu nya, dia tidak mungkin melupakan Rey, bagaimana pun Rey tetap anak nya" jawab Ryan..
"Tadi Dika mendatangi ku di kantor..!!" ucap nya..
"Lalu? untuk apa mas!!" jawab Dhira.. "Dia menginginkan kan Harta yg di tinggalkan leo untuk Rey, aku di minta untuk mengubah nama nya menjadi nama anak nya!!" jawab Ryan..
"berikan saja, lagi pula Rey tidak tau soal itu, jika dia datang lagi turuti saja keinginan nya, aku bisa menghidupi Rey tanpa itu!!" jawab Dhira.. Ryan tersenyum.. "Aku akan mempertahankan nya Nad, itu hak Rey,, ayah nya yg memberikan nya.. Dika tidak berhak memiliki nya apa lagi harus di atas nama kan ke putri nya" jawab Ryan..
Dhira terdiam..
"Aku tidak ingin meributkan hal semacam itu, jika memang dia ingin memilikinya silahkan saja, aku tidak ingin membahayakan rey hanya demi harta warisan, lagi pula mas Leo masih hidup!! apa pantas membahas nya" batin nya.
Dhira mengambil nafas panjang..
**BERSAMBUNG**