NADHIRA

NADHIRA
Bab 160: apa yang sebenar nya terjadi (Season 3)



Sudah berminggu-minggu Dhira berada di Indonesia, namun tidak satu orang pun yg tau jika dia bekerja di sini Ryan benar-benar merahasiakan nya, padahal hampir setiap saat dia bertemu dengan Sandy,


Sandy juga sesekali membicarakan Dhira, mereka sangat merindukan Dhira, sudah berbulan-bulan Sandy dan keluarga nya tidak mendapat kabar dari nya, "Emang apa yang terjadi pada nya? sampai dia menghilang begitu saja!! tapi aku yakin dia baik-baik saja, selagi dia bersama kak Rizal.." ucap Ryan..


"Iya kurasa karena kesalahan kami..!! Mungkin Dhira masih sangat marah dan kecewa pada ku dan istriku.." jawab Sandy..


Ryan mengernyitkan Dahi nya.. "Memang nya aku tidak boleh tau yg terjadi? bro punya masalah itu cerita!! bukan nya di pendam sendiri!! Lalu Leo? bukan kah dia suami nya!! kemana dia sekarang!!" tanya Ryan mencari tahu..


"Cerita nya sangat rumit, Ry.. ya intinya Dhira dan Leo bercerai karena suatu alasan, dan Dhira baru saja kehilangan Anak nya, mungkin itu yg membuat nya menjauh dari kami keluarga nya, karena menyembunyikan hal itu pada nya!!" ucap Sandy..


"Hah.. kenapa di sembunyi kan? jelas dia akan sangat marah jika hal sepenting itu dia tidak tau!!" jawab Ryan..


"Kami terpaksa, waktu itu Dhira baru saja sadar dari koma nya, dia kecelakaan membuat nya koma selama satu minggu, dan kejadian naas terjadi pada putrinya , ketika dia baru saja sadar.. jadi kami tidak tega memberi tahunya.."Jelas sandy, menerawang..


"Jadi anak itu meninggal baru-baru ini.. dan mengikuti Dhira!! tapi kenapa Sandy dan Leo tidak dapat melihat nya? apa kemampuan mereka sudah menghilang!!" batin nya...


"Iya sudah, coba saja pertemukan saja anak itu dengan Dhira!! mungkin kau masih bisa melakukan nya!!" ucap Ryan..


"Maksud mu..!! memanggil Khorin anak itu? dan membuka mata batin Dhira!!" jawab sandy terkejut.. Ryan mengangguk..


"Ya kau dulu andal dalam hal itu!! itu keahlian mu!! apa jangan-jangan kemampuan mu sudah menghilang? kau dan Angel paling jago mempertemukan jiwa yg sudah mati.." ucap Ryan..


"Bukan kah itu Kalila? dari mana dia!!" ucap sandy melihat ke arah jendela, "Sebentar Ry, aku harus memanggil putriku?!!" ucap nya, Ryan hanya mengangguk.. memperhatikan sandy dari jendela cafe itu.


sandy membawa masuk Kalila.. "beri salam pada teman papa!!" ucap nya kalila menunduk.. "Sudah makan? pesan makan dulu, nanti kau pulang bareng papa saja!! hari gini masih saja keluyuran ... ga baik untuk anak gadis seperti mu,. jika ibu mu tahu. , dia akan memarahi mu!!" ucap Sandy..


Kalila hanya terdiam.. "Mau makan apa Kal?" tanya Sandy, Ryan sesekali memperhatikan Lila.. "Ayam goreng saus keju dan choco milk.." jawab Ryan.. Lila menatap Ryan.. "Kok. om bisa Tahu?" tanya nya.. Ryan hanya tersenyum.. Sandy menggelengkan kepala nya, dan memesan kan makanan itu untuk Lila..


"Apa kabar mu?" tanya Lila... "Baik.. aku sangat baik.. jadi kau masuk kedalam tubuh anak nya sandy, gadis abg ini..?" tanya Ryan..


Lila mengangguk.. "Jangan terlalu kentara pada sandy, hanya kau yg dapat melihat ku di tubuh Lila!!" ucap Angel..


"Sandy sesekali dia bisa melihat ku, tidak sering!! aku juga tidak tahu, kenapa akhir-akhir ini aku sering terlihat oleh kalian" ucap Angel..


"Itu karena Anak ini memiliki kemampuan yg sama seperti ayah nya, sepertinya kemampuan Sandy menurun pada Kalila" jelas Ryan... "terlebih kau ada di dalam nya, gadis ini lebih peka dari pada kau dulu.." ucap nya lagi..


Tiba-tiba Sandy datang membawa makanan yg di pesan Kalila, "Gue pamit pulang dulu!! sudah malam san, besok gue harus ngantor!!" ucap Ryan.. Sandy mengangguk... "Hati-hati Ry.." jawab nya.. Ryan pun berpamitan..


**Bersambung**