
Leo menemui Dika ddi kamar nya, Hari ini Dika sudah di izin kan pulang.. "Abang, kau akan pulang kemanaa..?" tanya Leo.. Dika tersenyum.. "Aku masih memiliki Apartemen di sini.. lagi pula tidak perlu kau menghawarkan aku.." jawab nya..
"Iya, jika ada tujuan, kau bisa tinggal di rumah kami dulu..!!" jawab Leo.. "Tidak Le.. jika aku datang ke sana, rasa bersalah ku semakin besar..!! aku selalu mengingat Nadhira di sana.. Dosa ku pada nya, terlalu banyak.." jawab nya..
Leo terdiam.. "Sudah lah Banng, lupakan itu, Nadhira sudah memaaf kan mu,.. dia sudah tenang di sana..!! Bang,aku tidak bisa pergi ke Amsterdam.. Rey buuh perawatan aku tidak bisa meninggal kan nya,jika bisa Abang pergi sendiri ke sana.. apa tidak apa-apa..?" ucap Leo..
"Reyka.. kenapa..? dia sakit..? pantas saja dia idak pernah mengobati ku, beberapa hari ini, biasa nya ia yg paling awel menyuruh ku meminum obat ku..!!" jawab nya..
"Ya, Rey sakit, terjadi pembekakann pada katup jantung nya, untuk seminggu ke depan mungkin dia akan di operasi bang, dan aku yg akan merawat nya dan mengoperasi nya..!! tolong sampai kan pada papi, jika aku belum bisa datang,.. tapi jangan beri tau, kondisi Rey, aku takut papi khawatir memikir kan nya." ucap Leo
"Baiklah Le.. aku akan pergi sendiri,.. sebelum aku meninggalkan rumah sakit ini, aku akan menjenguk Rey dulu.. aku mau menyemangati keponakan ku itu.. da harus merasakan di omeli setiap hari sebagai pasiien..!!" uccap Dika terkekeh..
"Anak mu itu, Dokter yg galak.. aku yaki parapasien nya merindukan dia.. aku saja yg di rawat oleh nya merasa kehilangan, karena dia tidak memeriksa ku selama ini.." cap nya.. Leo tertawa..
Dika hanya menatap nya..
Dia menepuk Bahu Leo.. "Leo.. kau harus yakin Anak mu itu bisa sembuh.. tidak akan terjadi apa-apa pada nya, kau dokter yg hebat.. dia juga dokter yg hebat.. aku percaya kau mampu membuat nya sembuh.. Reyka itu ada bunda nya, dan juga dia punya Rayna.. walau pun mereka sudah meninggal, tapi mmereka pasti melindungi Reyka.." jawab Dika menyemangati Leo..
"Kau tahu,.. kata nya jiwa seorang anak yg kembar.. tidak akan meninggalkan kembaran walau pun di antara mereka, sudah pergi meninggal kan nya lebih dulu.. tapi.. mereka akan tetap jadi satu..!! satu jiwa.. satu tubuh... karena mereka bersaudara.. dan tidak bisa di pisah kan.. bahkan dari sebelum mereka di lahir kan..!! bisa saja Rayna, akan hadir kembali dalam wujud Lain.. itu karena, mereka di takdir kan bersama, hingga waktu mereka habis di dunia ini..!! jadi.. kau tidak perlu khawatir Aku yakin.. jika Rayna danhira menjaga nya.." ucap Dika..
Leo tersenyum.. "semoga saja Bang.. tolong doa kan kesembuhan anak ku..!!" jawab nya,. Dika mengangguk "pasti.. Leo.. kalau begitu, Ayo sekarang, kita jenguk Rey, sebelum aku pulang dari sini..!!" ucap Dika..
Leo mengangguk.. "Ayo bang, aku juga akan ke sana.." jawab nya, Mereka berdua pergi bersama menjenguk Rey di kamar yg berbeda..
**BERSAMBUNG**