NADHIRA

NADHIRA
bab 266: aku ingin bertemu dengan nya..



Ryan membawa leo ke tempat yg disepakati oleh Rizal, "kemana kita, ini bukan jalan ke Bandara untuk apa kau membawa ku kemari?" tanya Leo.. namun Ryan hanya terdiam.. "kemana dia membawa ku," batin nya,


tibalah mereka di sebuah tempat, "ini bukan nya tempat yg dulu Dhira tinggal, saat dia menenangkan diri nya," batin Leo.


"ayo masuklah, kak rizal sudah menunggu mu di dalam.." ucap ryan, leo mengikuti nya ke dalam,


leo melihat kesekeliling nya "untuk apa kau membawa ku ke sini..? dimana izal,?" tanya nya, "kak rizal sedang keluar dulu, aku yg ingin bicara pada mu.. maka nya aku membawa mu ke sini..!" jawab Ryan.. Leo terdiam,, "aku merasa seperti kau menculik ku..!!!" ucap nya, "ada apa ?" tanya nya,


"Nadhira di mana dia? aku ingin bertemu dengan nya..!!! bisa kan aku bertemu dengan nya?" tanya Ryan, leo tersenyum.. "kau membawa ku ke sini hanya untuk menanyakan itu? kenapa tidak kau coba hubungi dia?" tanya Leo,


"aku ingin kau saja yg menghubunginya, dan suruh dia kesini..!!!" ucap nya, Leo tertawa, Ry kau punya handphone kan, telepon saja..!" jawab leo.. tapi Ryan malah menatap nya sinis, ''baiklah, aku akan menghubungi nya.." jawab leo.


leo menelepon Dhira, tapi tidak diangkat juga oleh nya, "dia tidak mengangkat nya, aku tidak tau dia dimana!!" ucap Leo,


"nanti aku coba untuk menghubungi nya lagi," ucap nya. Ryan hanya terdiam..


sementara di jalan Dhira sedang berbelanja di pasar dia akan memasak untuk Rey dan mawar ketika mereka pulang kuliah..


"hari ini aku masak apa ya,? kira-kira Rey dan mawar suka atau tidak masakan ku!!" fikir nya, sambil memilih bahan makanan yg akan dia beli,


Tiba-tiba saja, Renata menghampiri nya... "hei, kau masih bisa menampakan diri mu disini..!!" ucap nya, Dhira memutar mata malas, "memang nya kenapa jika aku di sini, ini supermarket bukan milik mu, kenapa aku tidak boleh ke sini..?" jawab nya,


Renata menatap sinis pada nya, "Di mana Ryan kaupast bersama nya? kau masih berhubungan dengan nya,?'' tanya nya, Dhira tersenyum sinis, "aku tidak tau keberadaan nya, dia milik mu, bukan lagi milik ku.. untuk apa kau bertanya pada ku? aku tidak tau lagi tentang nya," jawab Dhira..


Renata terdiam.. ''kau bohong, aku tau kau masih berhubungan dengan nya, aku meminta mu, untuk menjauhi nya, aku dan dia minggu depan akan menikah, aku tidak ingin dia terus ada di dekat mu,!!!" ucap renata tegas,


Renata terlihat geram.. "dia berani melawan ku, aku tau Ryan selalu ada di dekat nya, dan sekarang dia menghilang.. mobil dan handpone nya da di kantor mahesa group, tapi dia tidak ada di sana, pasti dia menemui wanita itu..!!! aku harus memberi peringatan nya pada dia.. agar dia tdak lagi berani menemui Ryan..!!" batin nya,


Dhira tidak jadi belanja, dia keburu kesal pada renata, "untuk apa juga aku bertemu dengan mas Ryan, jika mas Ryan hilang, kenapa mencari ku, bagus lah mereka menikah, semoga saja renata bisa lebih baik dari aku..." batin nya.


Renata mengikuti Dhira di belakang nya, dia mendekat dan hendak memukul nya menggunakan balok dari belakang, "jika kau tidak ada, Ryan akan mencintai ku dan dia tidak akan lagi memikirkan mu,," batin Renata,


dia mengendap-endap mendekati Dhira, buuuuukkk.... dia memukul kepala Dhira dari belakang, Dhira melihat ke araah nya, dia meringis kesakitan, "Renata...!!" ucap nya terbata, dia memegangi kepala nya yg terluka.. Renata tersenyum sinis, "seharus na sudah sejak lama aku menyingkirkan mu..!!" ucap nya.. dia pergi meninggalkan Dhira,


Dhira menahaan sakit nya dia berjalan perlahan, kepala nya banyak mengeluarkan darah.. dia berdiri di depan gerbang rumah mawar, terlihat reyka yg baru saja datang dan turun dari mobil nya hendak membuka gerbang rumah itu, "itu bunda.. tapi ada apa dengan nya?" batin Reyka yg melihat aneh pada Dhira.. "Bun... bundaa...!!!" panggil nya,


Dhira melihat Reyka di depan nya lalu tersenyum pada nya, dia sudah tidak kuat lagi berjalan dan menahan rasa sakit di kepala nya.. dia terjatuh dan pingsan di depan Reyka..


Reyka terkejut melihat nya, dia berlari menghampri bunda nya.. "BUNDAA... BUNDAAA..." teriaknya segera menolong Dhira.. reyka memangku bunda nya, dia melihat kepala Dhira yg berdarah dan membasahi pakaian nya, "bunda, ada apa dengan mu, bunda.. bangun.." ucap nya panik..


Reyka menggendong Dhira dan membawa nya ke rumah sakit.. di tengah perjalanan, dia menghubungi Leo.. beberapa kali da mnelepon nya namun Leo baru mengangkat nya


"ada apa Rey?" tanya nya, "ayah di mana..? terjadi sesuatu pada bunda, bunda pingsan dan kepala belakang nya berdarah aku di perjalanan membawa nya ke rrumah sakit..." ucap Reyka.. leo terkejut.. "kenapa, lalu bagaimana sekarang, ayah akan menyusul mu sekarang.. kau jangan panik, bawa bunda mu ke rumah sakit terdekat, ayah menyusul kalian sekarang" jawab nya


"ada apa? terjadi sesuatu pada Dhira?" tanya Ryan, leo berlari tidak menjawab Ryan, Ryan mengikuti nya.. "ada apa? Leo jawab aku?" tanya nya sekali lagi, "Dhira pingsan dan kepala nya berdarah , sekarang Reyka membawa nya ke rumah sakit..!!" jawab nya panik.. Ryan terdiam, "tidak mungkin Renata...!!!!" batin nya..


**BERSAMBUNG**