NADHIRA

NADHIRA
Bab 100: Tentang Mainaka (NADHIRA season 2)



Mainaka menangis dalam diam.. penyesalan selalu datang terlambat.. semua ucapan Fariza memang benar.. dia tidak memiliki harga diri.. di banding kan Fariza.. yg hanya tidur dengan laki-laki tua.. sedangkan dia.. dia rela di sentuh oleh banyak pria demi uang..


"Apa yg harus Gue lakuin sekarang..!! Kak Dhira pasti malu punya adik yg hina seperti gue.. dan gue juga udah ga punya muka di depan keluarga kak Dhira.. kak Leo.. dan semua nya.. mereka sudah tau apa yg gue kerjakan dulu..!!" batin nya.. Mai terus menangis..


Mai...?!" panggil Dhira dari balik pintu.. "Boleh kakak masuk...?!" ucap nya lagi.. Mai tidak menjawab.. dia pura-pura tidur.. agar Dhira tidak tau saat ini dia sedang menangis..


Dhira masuk kedalam kamar nya.. dan duduk di samping Mai.. dia mengelus rambut Mai.. "Sudah Mai.. jangan menangis..!! aku tidak ingin melihat mu terpuruk seperti ini..!!" ucap Dhira...


"Aku tau ini berat.. tapi hidup akan terus berjalan... kau tidak bisa terus menunduk dan mendengar kan apa kata orang Mai.. kau harus berani menatap mereka.. tunjukan kau bisa berubah.. dan kau tidak seperti apa yg mereka fikirkan.. semua orang punya masalalu Mai.. tapi kita tidak bisa hidup terus dengan bayang-bayang masalalu.. hidup kita untuk menata dan memperbaiki masa depan kita.." ucap Dhira.. mencoba menghibur Mai...


"Aku dan kau mempunyai masalalu yg kelam Mai.. aku sama terpuruk nya seperti diri mu.. tapi aku hidup untuk memperbaiki yg terjadi setiap hari nya.. untuk terus bertahan.. Mai.. kakak yakin.. kau mampu melewati ini.." ucap Dhira.. sebelum dia keluar dari kamar Dhira..


Sementara Dika mencari keberadaan Mainaka...


"Kemana dia..!! aku yakin dia benar-benar terluka.. kurang ajar si Fariza.. dia tidak punya kaca.. sebelum dia mempermalukan orang.. dia seharus nya berkaca dulu.." ucap Dika..


Dika berulang kali menelepon Mai.. namun Mai tidak mengangkat telefon nya.. "Angkatlah Mai.. aku menghawatirkan mu!!" ucap nya.. tiba-tiba Leo menepuk bahu nya.. "Mencari Mainaka bang?!" tanya Leo..


Dika menoleh.. "Iya.. gue khawatir sama dia.. tadi dia pergi dan menghilang.." jawab nya.. "Tenang bang.. dia bersama istriku.. di rumah kami..!! ayo ikut dengan ku..?!" ucap Leo..


"Tenang saja Bang.. Momy sudah aku urus.. dia tidak tau apa-apa.., apalagi soal kejadian tadi..?!" jawab Leo.. Dika Mengangguk.. "Ayo, sekarang kita jemput Mainaka ..!!" ucap Dika.. Leo Mengangguk..


Sesampai nya di rumah Leo.. Dika mencari Mainaka.. "Dia sudah tidur kak..!!" ucap Dhira.. "Mungkin lebih baik kita menunggunya tenang dulu.. dia masih Sangat terpukul dengan kejadian tadi.." ucap Dhira..


"Iya bang, lebih baik kau menginap di sini.. baru lah, besok kita bicarakan lagi tentang ini, bersama Mai.."ucap Leo.. "Bagaimana Mainaka.. dan tentang Mainaka.. kita bahas besok saja, kita istirahat saja dulu.." ucap Dhira.. Dika mengangguk..


Dika masuk kedalam kamar Mai.. dia menatap iba..


"Aku tau kau terpaksa melakukan itu.. dan gara-gara aku, kau sampai terluka.. , aku tidak akan membiarkan Fariza atau siapa pun menyakiti mu.." batin Dika.. sebelum dia keluar dari sana..


"Mas.. sebenarnya ada yg ingin aku ceritakan.. aku tau Mai melakukan itu, dulu untuk membantu biyaya pengobatan ku .. saat aku koma dulu... Mai seperti ini karena aku..!!" ucap Dhira..


"Maksud mu..?! kau tau dari mana, jika mai melakukan itu..!!" tanya Leo.. "Entah.. tapi aku pernah melihat nya.. aku selalu bermimpi saat aku koma dulu.. aku melihat kejadian yg terjadi saat aku koma.. bahkan aku melihat kematian ayah nya Mai... aku bertemu seorang wanita bernama Angel.. dan ketika aku tau, wanita itu adalah kakak ku yg sudah meninggal.. kembaran kak tasya.. dan aku juga sering bermimpi.. jika dulu kau dan aku mempunyai hubungan dekat.. padahal saat aku bangun dari koma, aku baru saja bertemu dengan mu..!!" jelas Dhira.. "Jadi aku tidak kaget, mendengar hal itu tadi.. aku sudah mengetahui nya" jelas Dhira


"Apakah Dhira ingat diri nya pernah jadi Roh...!!!" batin Leo ketika mendengar ucapan Dhira..


**Bersambung**