
Satu bulan berlalu.. Dika masih bersembunyi bersama Fariza.. namun dia dan Fariza membuat rencana untuk menjebak Handoko.. mereka mulai mengancam Handoko dan meneror dia dan juga keluarga Nya..
Hari ini Mereka menakuti Handoko, mereka mengirim rekaman percakapan antara dia dan Fariza sebelum perceraian terjadi.. dan pengancaman yg di lakukan pada Fariza ke media..
Media di buat panik oleh Nya, Citra Handoko sebagai pengacara hebat rusak dalam waktu singkat.. publik kini tengah menyoroti nya, Kemana-mana pun Handoko pergi, selallu saja ada yg mengikuti nya..
"Seperti nya kita berhasil..!!" ucap Dika pada Fariza..
Fariza tersenyum.. "Sebentar lagi dia akan menghubungi gue..!!" ucap Nya.. tidak lama kemudian.. ponsel Fariza bergetar.. dia melihat ke layar ponsel Nya.. dan menunjukan nya pada Dika,
Dika tersenyum dan menyuruh Fariza mengangkat nya.
Seperti yg Dika dan Fariza duga.. Handoko meminta dia untuk menemui nya , dan tentu saja, Dija dan fariza menyetujuinya.. Handoko masih belum tau jika sebenarnya Dija masih hidup.. dia tidak tau jika kini Fariza sedang bersama Dika .
perjanjian Sudah di buat.. Fariza dan Dika tinggal datang ke tempat yg mereka sepakati.. untuk bertemu.. dan menjebak Handoko agar dia mau mengakui semua kesalahan nya
"Tunggulah di sini.. lima menit kemudian kau baru lah masuk..!!" ucap Dika Fariza mengangguk.. mereka tiba di sebuah gudang tidak terpakai.. sesuai tempat perjanjian mereka untuk bertemu.
Handoko terkejut melihat kedatangan Dika, di hadapan nya. "Kenapa.. kau terkejut melihat ku di sini..?!" tanyaa Dika.. Handoko tidak bisa berkata-kata.. "kau itu jahat sekali.. Apa yg sebenarnya mau mu.. hanya karena ingin membunuh ku, kau menjatuhkan pesawat itu.. dan membunuh banyak orang tidak berdosa,.." ucap Dika..
Dia terus berjalan mendekati Handoko.. "Keluarga ku sudah menolong mu.. dan ini balasan mu pada ku..!!" ucap Dika.. "Apa alasan mu ingin melihat ku mati...!!!" teriak nya..
"Kau menghancurkan semua nya, hidup ku.. rumah tangga ku,, istriku mati karena ulah mu.,!!! kau membuat ku kehilangan segalanya.." teriak Handoko..
Dika tertawa merendahkan...
"Kau bodoh.. kau yg menghancurkan dirimu sendiri.. bukan aku.. kau yg menghianati istri dan keluarga mu... mengapa kau menyalahkan aku...!!! itu salah mu.." ucap Dika..
Emosi Handoko memuncak. setelah mendengar ucapan Dika.. dia mulai menyerang Dika.. "Aku bunuh kau sekarang.. kau harus mati di tangan ku..." ujarnya.. lalu mulai menyerang Dika..
Fariza terlihat khawatir pada Dika.. dia turun dan menyusul Dika ke dalam.. Fariza meligat pergumulan mereka.. hingga suatu waktu.. Handoko mengambil sebilah pisau dan ingin menusuk kan nya pada Dika..
Fariza menghalangi Tubuh Dika,. SRUKK.. SRUKK... pinggang Farizaa tertusuk. pisau itu.. dia menyelamatkan Dika..
Fariza melihat ke arah Dika.. lalu tersenyum... "Maafkan semua kesalahanku.. aku mencintaimu.." ucap nya.. Fariza melepaskan pisau itu.. dan menusukan nya pada dada Handoko.. "Kau harys mati bersama ku.." ucap nya.. sambil menahan sakit..
Fariza mendorong Handoko ke ujung gedung itu.. dia lalu memeluk Handoko.. dan menjatuhkan Diri nya ke bawah... "TIDAAAAK.... FARIZAAA...!!!" teriak Dika melihat kejadian itu..
Fariza dan Handoko tewas di tempat.. Dika berlari menyusul Fariza dia memeluk tubuh Fariza... yg kini mati di Depan mata nya, mengorbankan dirinya, untuk Dika.. wanita yg mungkin masih Dika cintai hingga sekarang..
Dika menangis sejadi nya memeluk wanita yg pernah dia cintai di separuh hidup nya.. "Aku sudah memaafkan mu Za.." ucap nya mengelus pipi Fariza yg sudah mulai mendingin... Dika terus memeluk fariza..
"Terima kasih.. sudah ada di hidup ku..." ucap Dika menahan Kesedihannya..
...----------------...
Pemakaman Fariza telah selesai.. Dika menatap hampa pada langit-langit di rumah yg selama ini menjadi tempat nya bersembunyi.. "Apakah aku harus kembali..?! atau aku haru tinggal di sini dulu..!!" batin nya..
Dika membuka laci nakas yg ada di sebelah nya dan menemukan secarik surat, yg di tinggal oleh Fariza.. dika mulai membaxa nya perlahan..
...***DIKA GUE TAU KESALAHAN AKU TIDAK MUDAH DI MAAFKAN OLEH MU.. AKU TULUS MINTA MAAF PADA MU.. KAU LAKI -LAKI YG TULUS.. HINGGA SURAT INI KU TULIS, AKU MASIH SANGAT MENCINTAI MU.. AKU TAU, AKU TIDAK BISA BERSATU LAGI BERSAMA MU.. TAPI DIK.. AKU SUDAH BAHAGIA PERNAH MENJADI RATU DI HATI MU.. WALAUPUN AKU YG MENGHANCURKAN ITU SENDIRI.. ...
...DIKA.....
...BERBAHAGIALAH... AKU AKAN SELALU ADA DI HATI MU.. MENJAGA MU.. AKU SUDAH BAHAGIA DAN BERKUMPUL DENGAN ANAK KU DI SURGA.. JANGAN SALAHKAN DIRI MU.. AKU SUDAH MEMBUAT KEPUTUSAN KU SENDIRI... KAU HARUS BAHAGIA DIKA.. ...
^^^FARIZA ADELINA^^^
**bersambung***