
Nadhira di larikan ke rumah sakit, Reyka sangat terkejut dengan kejadian yg dia alami hari ini, sementar Leo masih di jalan menyusul mereka, "biar aku saja yg menyetir, kau sedang panik akan membahayan diri mu sendiri" ucap Ryan..
"kenapa dia bisa seperti itu?" tanya Ryan, Leo terdiam, "aku tidak tau, reyka tidak menveritakan kejadian nya" jawab nya, Ryan terdiam, "tidak mungkin dia terluka tiba-tiba, jika tidak ada yg mencelakai nya," batin Ryan..
"kemana kita, rumah sakit mana Dhira di bawa..?" tanya Ryan... "bina bangsa, Rumah sakit dulu aku bekerja" jawab nya .. Ryan segera membawa mobil nya dengan cepat.. "mereka berdua masih saling mencintai, aku tidak menyesal melepas nya, jika itu akan menyatukan lagi mereka berdua, aku rela terluka, aku tidak inngin Dhira mengalami hal yg sama seperti Angelica dulu, karena ke egoisan ku, aku harus kehilangan dia selama nya" batn nya.
butuh waktu beberapa jam untuk sampai di rumah sakit di jakarta, karena mereka pergi keluar kota, sementara di rumah sakit, Rey menunggu Dhira di ruag tunggu, dhira di tangani oleh beberapa dokter di sana,
"Reyka...!!" panggil seorang gadis yg sudah berdiri di sebelah nya, rey menoleh.. "kak LiLa...!!" jawab nya, Lila duduk di sebelah nya, "Ada apa? siapa yg sakit? pacar mu, lihat baju mu kotor..!!" ucap lila , baju reyka terkena tetas darah yg tadi keluar dari kepala Dhira, karena Rey menggendong nya,
"bukan kak, bunda ku terluka, aku membawa nya ke sni..Kakak sedang apa di sinii..?" tanya nya Lila mengernyitkan dahi nya, "tante Dhira terluka..? kenapa? kemana om Ryan kenapa kau sendirian? aku sedang magang di sini, kebetulan ayah juga ada di sini, biar aku cari ayah untuk mengobati tante Dhira...!" ucap nya Reyka mengangguk.. Lila segera berlari untuk mencari Sandy.
"ayah, tante Dhira terluka, dia ada di sini, bersama reyka," ucap lila saat bertemu Sandy, "Dhira terluka, dimana dia sekarang,? lalu Rey?" tanya sandy terkejut.. "ayo ikut aku yah, mereka di ruangan IGD," jawab Lila, langsung mengajak sandy menyusul reyka,
"lalu kemana Ryan? kau sudah menghubungi nya,?" tanya nya,
rey menggeleng, "untuk apa aku menghubungi nya, aku sudah menghubungi ayah ku, lagi pula om Ryan dan bunda sudah bercerai, mereka berpisah.." jawab Rey,
SAndy terkejut dengan ucapan Reyka, "apa maksud mu berpisah..? Dhira dan Ryan bercerai, dan aku tidak tau apa-apa?" jawab nya, Lila memicingkan mata nya, "ayah, bantu dulu dokter farhan tolonglah tante Dhira, baru nanti tanyakan langsung pada om ryan,, kau tidak lihat, rey dia terkejut karena bunda nya terluka...!!!" ucap Lila,
Sandy menyadari pertanyaan nya ttidak pantas di tnyakan Rey masih trlihat terkejut karena keadaan Dhira, Sandy bergegas masuk ke ruang IGD... untuk menangani Dhira,,
"ini ganti dulu baju mu, biar aku yg menunggu di sini..!!" ucap lila membawakan pakaian ganti untuk rey, rey mengangguk lalu pergi untuk mengganti pakaian nya...
** BERSAMBUNG**