NADHIRA

NADHIRA
bab 59: Salah satu harus berkorban



Seminggu berlalu.. Rizal akhir nya pulang dan kembali ke Jakarta.. di ikuti oleh Ryan dan juga Leo.. namun mereka berpisah di perjalanan.. mereka bergantung dengan fikiran mereka sendiri... setelah menemui cenayang itu mereka melupakan hal terpenting dan berjalan masing-masing..


Tidak ada yg bisa hidup dalam satu tubuh.. salah satu dari mereka harus rela meninggalkan tubuh itu.. bagi jiwa yg sudah mati.. mungkin itu kesempatan kedua nya untuk hidup.. tapi bagi jiwa yg memiliki tubuh sesungguhnya juga tidak bisa bertahan lama..


kesalahannya terletak pada Angel,. dia dengan leluasa merasuki tubuh orang yg masih bernyawa.. sehingga dia mungkin saja tidak bisa keluar.. untuk selama nya.. kemungkinan dalam hati nya .. dia pula ingin hidup kembali.. dan itu kesempatan pula untuk dirinya..


salah satu dari mereka harus berkorban.. ego dan hasrat untuk hidup.. barulah mereka bisa berpisah...


Semua kata yg di ucapkan cenayang itu membuat hati mereka bergetar.. Leo tidak ingin melepas kan Dhira.. Rizal ingin Angel bahagia.. dan Ryan yg ingin. Angel hidup kembali.. bahkan fikiran dan ego Ryan menginginkan jika Dhira saja yg pergi dan berkorban untuk Angel.. dan membiarkan Angel hidup..


Sesampai nya di Rumah.. Leo terdiam.. fikiran nya melayang.. dia tidak mungkin membiarkan Dhira pergi begitu saja.. Dia ingin Dhira hidup.. dia ingin menyatu dengan Dhira..


"Gue ga bisa lepasin dhira.., dhira berhak bahagia juga.. selama hidup nya dia menderita.. dia tidak bisa mengorbankan diri nya untuk Angel.. seharusnya Angel yg berkorban untuk Dhira .. dan membiarkan Dhira hidup..!!" ucap Leo sendiri..


"Kak Ryan pasti akan melakukan sesuatu.. karena aku yakin dia ingin Angel hidup juga.. aju tidak akan membiarkan nya..!!" ucap Leo..


"Tenanglah Leo.. aku yakin Angel akan membantu Dhira.. dia tidak mungkin mencelakai Adik nya sendiri.. !!" ucap Rizal tiba-tiba...


"kak Rizal memang mengenal angel..?" tanya leo ragu..


"aku mengenal nya, sangat mengenal nya.. dia tidak akan berbuat hal itu pada Dhira... percaya lah..!!" ucap nya.. Leo terdiam..


Sandy terdiam.. "gue belum tau.. nanti kita temui dia.. setelah kau pulang sekolah..." ucap Sandy..


"oh ya.. Tasya bercerita padaku.. sering melihat mu bicara sendiri.. sudah ku katakan jangan memperlihatkan semua nya pada Tasya..!!" ujar Sandy.. Dhira terdiam.. "maafkan aku.. aku tidak akan mengulangi nya, aku akan berhati-hati..!" ucap nya..


sambil tertunduk..


Sandy terlihat sangat kesal pada Dhira.. "tapi san.. kau lupa kalau Tasya kembaran ku.. dia sudah terbiasa melihatku bicara sendiri... dari kami kecil.. kau tidak perlu berpikir berlebihan.. dan terus menyalahkan Dhira..!!" ucap Angel.. "Sudah lah, aku malas berdebat.. tidak akan menang jika gue berdebat sama lu!!" jawab Sandy ketus..


"nanti aku jemput.. dan langsung ke rumah Leo..


jangan kemana-mana sebelum aku datang..!!" ucap Sandy.. Angel menganguk..


"Raa.. lain kali jika ingin bicara padaku.. kau bicara dalam hatimu saja ya.. jangan sampai Sandy lebih marah lagi.. mungkin dia khawatir pada calon anak nya dan juga Tasya...!" ucap Angel..


"Baiklah kak. maafkan aku..!!" jawab Dhira..


"mudah-mudahan Rizal dan yg lain nya, sudah menemukan cara agar aku bisa keluar dari tubuh Dhira.. semoga saja.." batin Angel..


**bersambung**