
Mawar di bawa ke rumah sakit oleh orang yg menolong nya,
dia masih belum. sadarkan diri nya, orang itu panik, dia tidak tau harus menghubungi siapa.. dia hanya memutar-mutar ponsel mawar ..
"Cepat bawa dia, kita harus segera menolong nya!!" teriak dokter itu yg melihat mawar masuk ke ruang IGD..
"Bagaimana ini, aku harus menghubungi siapa? Apa aku harus membuka telepon nya?" ucap nya bingung..
"Tapi keluarga nya harus tau, mungkin aku akan mencari di daftar panggilan nya saja" batin nya, pria tadi langsung saja menghubungi nomor yg pertama dia lihat.. "Abang.." ucap nya..
"Mungkin ini kakak nya, aku telepon saja" ucap nya, dengan cepat dia menghubungi Leo...
ponsel Leo berdering.. "Iya War.. ada apa?" tanya nya sibuk dengan pekerjaan nya,. "Hallo mAaf ini siapa nya wanita ini?
"Lah ini siapa ini ponsel nya Mawar kan?" jawab Leo..
"Dia kecelakaan tuan... sekarang di rumah sakit bina bangsa!" jawab nya..
"Kecelakaan bagaimana? kau siapa?" tanya Leo panik..
"Aku yg membawa nya ke sini!!" jawab nya..
"oke saya kesana sekarang" ucap Leo.. menutup telepon nya dan bergegas menyusul mawar..
"Kau itu ada -ada saja.. di mana. Reyka kalian tidak bersama kah" batin Leo di dalam mobil,
beberapa saat kemudian Leo sampai di rumah sakit bina bangsa.. tempat dia bekerja dulu..
Semua orang terkejut melihat kedatangan nya, "Dokter Leo..!!" ucap Farhan.. "Dia bagaimana? bagaimana keadaan nya!!" tanya nya. terengah-engah... Farhan terlihat heran melihat kedatangan Leo .. "Heh.. kau bukan lagi dokter di sini, seenak nya kau masuk ke sini" ucap Farhan.. Leo terdiam.. "Astaga gue lupa, gue bukan Dokter lagi." batin nya, semua yg ada di sana melihat nya aneh.. Leo pun keluar dari ruangan itu...
Terlihat pria yg menolong mawar, menunggu nya di depan Ruang IGD... Leo terlihat bingung dan juga malu.. "Tuan. maaf kau keluarga nya Wanita tadi?" tanya nya. Leo mengangguk..
"Kau yg tadi menelepon ku dan menolong mawar?" tanya Leo..
dia mengangguk.. "Karena Tuan sudah datang, saya akan pamit, ini barang-barang milik nona tadi" ucap nya...
Leo mengambil nya.. "Terima kasih, sudah membantu adik ku aku tidak tau jika tidak ada kau bagaimana dia" ucap Leo
Pria tadi. pamit pulang, Leo memberikan kartu nama pada nya, agar suatu saat dia bisa membalas kebaikan nya..
Leo masih menunggu di ruang tunggu.. "Rasa nya aneh aku menunggu di sini, sebagai keluarga pasien.. biasa nya aku yg menangani pasien.." batin nya, "Lebih baik menjadi dokter dari pAda mengurus perusahaan seperti sekarang" ucap nya..
Farhan keluar dari ruangan IGD.. dia menghampiri Leo.. dan duduk di sebelah nya.. "Dia tidak Apa-apa hanya gegar otak Ringan, biarkan dia di rawat beberapa hari di sini" ucap nya..
Leo mengangguk..
"Tapi aku terkejut melihat mu,, kau menghilang Le.. rumor menyebar kata nya kau meninggal, dan aku hampir mempercayai nya, kau tiba-tiba hadir di sini,, ini bagai mimpi untuk ku" ucap Farhan..
Leo terdiam.. "Terlalu banyak yg terjadi.. sehingga aku tidak tau harus menceritakan nya dari mana" ucap Leo menerawang..
**Bersambung**