
"Benarkah bun..? aku boleh bertemu ayah?!" ucap Rayna senang.. Dhira mengangguk.. dia tidak ingin terus melihat putri nya sedih, karena merindukan ayah nya Leo..
"Besok kita pulang ke Indonesia, yah?" ucap Dhira, Rayna mengangguk.. kegirangan..
"Andinwanita itu benar-benar membuat ku susah, tidak berhenti mengganggu ku!!" ucap leo penuh Amarah.. dia membuka kasar rumah itu.. "Ada apa lagi? ada dengan anak itu?!" ucap nya dengan nada tinggi..
"Dia sakit Le.. kau tidak bisa terus mengabaikan nya!!" ucap Andin terisak sambil menggendong bayi yg baru berumur satu tahun itu.. "Sudah ku katakan dia bukan anak ku, lagi pula untuk apa kau menyelamatkan bayi itu dulu?!" ucap leo tidak mau kalah.. "menyusahkan saja, kau mati-matian mempertahan kan bayi itu, hanya untuk menyusahkan ku begitu? tidak kah kau puas dengan membuat hidup ku hancur??" teriak leo, yg membuat anak yg di gendong Andin menangis ketakutan ..
"Aku sudah membiyayai hidup nya, aku sudah menuruti keinginan mu, lalu apa lagi..?" ucap Leo.. "Dia anak mu Le.. kita sudah melakukan nya, Tes DNA pun sudah membuktikan dia anak kandung mu..!! kau tidak bisa membuang nya begitu saja, jika kau membenci ku, benci saja aku, hukum aku jangan anak ku..!!" ucap nya sambil menangis.. tapi leo tidak memperdulikan nya,
"Bawa saja ke panti asuhan.. aku tidak mengakui nya!!" ucap Leo.. Andin terpaku dengan jawaban Leo, sekilas leo memperhatikan wajah anak itu, sembari memberinya obat, tapi dengan cepat dia membuang wajah nya, tidak ingin perasaan nya luluh pada anak itu.. "Kau jahat.. " ucap Andin..
Leo berbalik dan meninggal kan Andin.. "Semua itu karena wanita itu? dia tidak akan kembali!! dia sudah lama meninggalkan mu, Le sadarlah.. aku yg sekarang ada di sini, di sisi mu... bukan dia!!" ucap Andin..
"Jangan berani menyebut nya seperti itu, setidak nya dia tidak membunuh adik ku, sama seperti yg kau lakukan...!!" ucap leo, "Harus bagaimana lagi aku meminta maaf pada mu, aku sudah menyesali nya, itu salah ku, aku sudah di hukum oleh rasa bersalah ku, sampai kapan kau akan membahas nya terus..?" ucap Andin..
"Rasa bersalah mu tidak akan membuat adik ku hidup kembali..!!" jawab Leo .. Leo pergi meninggalkan Andin..
......................
Pesawat yg di naiki Dhira dan si kembar mendarat dengan sempurna, kini mereka sudah berada di indonesia, "Ah.. Akhir nya aku pulang juga " ucap Rayna.. "aku benar-benar merindukan Ayah!!" ucap nya, Dhira hanya tersenyum nanar..
"Itu Kalila..!!" ucap Dhira, si kembar langsung berlari memeluk Ka Lila.. Kalila dan Tasya pun sama memeluk mereka...
"Ra aku sangat merindukan kalian..!" ucap Tasya dhira tersenyum "aku juga kak.." jawab nya.. "Ayo pulang, Kaka sudah memasak makanan, kesukaan kalian.." Dhira mengangguk..
"Bun.. kapan kita bertemu Ayah..? aku ingin cepat bertemu dengan nya!!" ucap Rayna.. Dhira tersenyum.. "Iya nanti Rayna dan Rayka di antar om Sandy bertemu dengan ayah kalian..." jawab nya, Rayna cemberut.. "Kenapa tidak bunda saja yg antar kami? kenapa om sandy,? bunda ga kangen ayah?!" tanya nya..
Dhira bingung harus menjawab apa.. dia belum menjelaskan pada si kembar, bahwa mereka sudah berpisah.. "Ya nanti bunda yg Antar kalian.." jawab nya.. menenangkan Rayna..
**bersambung**