
Dika dan Mainaka kembali ke apart mereka, pilihan yg salah ketika mereka memutuskan untuk tinggal bersama Momy, Dika tidak akan menyangka karena momy memiliki hati yg sedemikian buruk pada menantu - menantu nya ..
"Aku lebih baik meninggal kan momy, dari pada aku harus meninggalkan muai, aku yg akan tanggu jawab nanti tidak usah hirau kan momy, lagi pula dia sudah pernah kehilangan aku..!!" ucap nya pada Mai..
"Terimakasih karena, kau telah menyembunyikan ini, ku tahu yg kau lakukan demi kebaikan ku.." ucap nya memeluk Mai..
"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu.. aku janji, kau yg menerima ku apa ada nya!!" ucap Dika
"Tapi bagaimana jika momy tetap pada pendirian nya,? apa yg akan di lakukan nya pada kita!" ucap Mai..
"Tidak usah takut, Momy tidak akan melakukan apa pun.
ada aku di sini!!" jawab nya..
"Mas kau yakin?" tanya Mai . Dika mengangguk..
"Tenang saja, suami mu ini tidak akan jatuh miskin , aku mempunyai perusahaan yg aku kelola,. dan tidak akan ada hubungan nya dengan Mahesa Group." jelas nya
"Tidak bukan begitu , aku tidak keberatan hidup susah dengan mu, tapi momy dia tidak akan membiarkan aku!!" jawab nya..
"Iya aku tahu , tapi aku akan berusaha melindungi mu , ingat apa pun yg terjadi , jangan pernah menuruti kata-kata. Momy.." ucap nya . "katakan pada ku, jika momy menghubungi mu atau mendatangi mu!!!" ucap Dika , Mai mengangguk..
"Mas aku mual -mual terus dari pagi tadi..!! badan ku tidak enak, masuk sepertinya!!" ucap mai.. Dika memegang Dahi Mai "Iya kau demam.. istirahatlah aku akan buatkan makanan untuk mu!!" jawab nya Mai mengangguk lalu pergi ke kamar mereka..
Satu jam kemudian, Dika sudah selesai memasak dia membangun kan Mai dan mengajak nya makan.. "Mas.. bau apa ini? kau bau sekali mas!! pergi mandi dulu mas, aku pusing mencium bau badan mu!!" ucap mai menutup hidung..
"Memang nya aku sebau itu?" tanya nya, Mai mengangguk.. "Kau bau cepatlah mandi" usir mai, Dika bergegas mandi..
"Sudah aku sudah mandi.." ucap nya mai tersenyum..
"Tunggu dulu..!! sabun apa yg kau gunakan mas!!"ucap nya, sambil berlari memuntahkan isi perut nya, Dika mengikuti nya, membantu mai memuntahkan isi perutnya.. "Jangan mendekat, aku tambah mual mencium bau sabun mu!!" ucap nya..
Dika tidak mengerti yg mai ucapkan hari ini istrinya benar-benar aneh..!! "Sudahlah ayo kita ke dokter saja, aku khawatir pada mu!!" ucap nya Mai mengangguk...
"Tapi kau harus memakai parfum yg banyak agar bau sabun dari tubuh mu tidak aku cium.." ucap Mai memicingkan mata nya, Dika mengangguk.. "Baiklah sayang...!!" ucap nya..
"Dan sabun yg mas gunakan buang saja, ganti pakai sabun yg beraroma bunga!!" ucap nya Dika hanya bisa mengangguk.. menuruti keinginan istri nya itu walau pun terasa aneh baginya ..
sesampainya di rumah sakit.. "Ibu mai, sudah berapa lama mual-mual?" tanya dokter itu.. "Baru pagi ini dok, dan rasa nya semakin mual bila mencium yg aneh seperti sabun milik suami saya!!" ucap nya..
"Itu hal biasa ibu , di awal kehamilan pasti seperti itu, jadi ibu, harus menjaga kandungan nya tetap baik dan sehat..!!" jawab dokter itu..
"Apa Dok? saya hamil? sungguh dokter, ga bercanda kan?!" tanya Mai.. Dokter itu tersenyum.. "selamat Ibu mai hamil.." ucap nya lagi...mai menangis haru...
Dia keluar menemui Dika, yg menunggunya di luar..Mai tertunduk sedih.. "Ada apa!" tanya nya penasaran.. "Dokter bilang apa?" ucap nya.. "Tidak.. dia bilang kau akan jadi ayah!!" ucap mai...
"Ayah!! maksud mu!!" jawab nya tidak mengerti..
"Aku Hamil..." jawab nya dengan senyuman sumringah...
Dika tidak percaya apa yg di.ucapkan Mai, Dia mencubit pipinya beberapa kali berharap ini bukan mimpi..
** bersambung**