NADHIRA

NADHIRA
Bab 152: Cari Andin sampai ketemu (season 3)



"Jadi Dhira celaka gara-gara Andin.. dia sengaja mendorong Dhira!! kurang ajar!!" geram Leo .. Dia menghubungi teman nya, dan memerintah kan mencari Andin.. "AKU TIDAK MAU TAHU, CARI WANITA YG ADA DI VIDIO INI, SAMPAI DAPAT!! TEMUKAN ANDIN....!!!" bentak nya seraya membanting ponsel nya..


"Dia benar-benar wanita gila, berani - berani nya mencelakai istri ku!!" batin nya, Leo menyusuri rumah sakit... entah mengapa semua nya menjadi gelap... Leo terjatuh di sana, tepat di depan kamar Dhira..


Sandy melihat itu dan segera membantu Leo.. membawa nya ke ranjang yg kosong di sebelah ruangan Dhira.. "Infus dia, sepertinya Leo kelelahan.." ucap sandy pada salah satu perawat yg membantu nya..


Operasi Dhira sudah di lakukan, dan membuahkan hasil yg baik, tumor di otak nya sudah di angkat... tapi ini belum memperlihatkan perubahan pada Dhira..


Sementara itu karena kelelahan dan tekanan, leo tidak bisa lagi menahan nya, dia pingsan tepat setelah operasi Dhira selesai...


"Bang... Abang...!!" panggil Velia dia membangun kan Leo.. dalam mimpinya, "Bangun bang.. bukan nya kau harus menjaga si kembar?" ucap nya lagi...


Leo terbangun membuka mata nya, "Vel...!! velia?" panggil nya, Velia tersenyum manis, "cepatlah bangun.. anak-anak tidak ada yg menjaga nya, kak dhira juga membutuhkan Abang..!" ucap nya .


Leo terlihat bingung, Velia mendekati nya, "Bisa-bisa nya Abang tergoda pada wanita itu? bukan nya membalaskan apa yg dia lakukan padaku!! kau sampai mengorbankan istri mu?


ucap Velia..


"Bang, hati -hati lah pada Fadly.. abang jangan percaya pada nya, dia itu jahat.. dia yg membuat Kak Dhira hampir mati kemarin.... makanya bang, jangan terlalu baik sama orang..!! Leo hanya terdiam.. Fadly itu satu komplotan bersama Andin... wanita jahat itu!!" jelas nya..


Velia keluar dari ruangan itu, " Mau kemana kau Vel,? tetap lah di sini.." ucap Leo.. "Aku akan mengawasi Andin... Abang harus menangkap nya, jangan lupa periksa yg abang Rizal berikan padamu bang... buatlah aku pergi dengan tenang" ucap Velia sebelum menghilang..


......................


"Ayah juga sakit Ray.... apa kita akan kehilangan bunda dan ayah?" tanya Rey.. kini anak-anak itu berada di kamar Leo..


"Maafkan aunty ya. Anak-anak.. Aunty ga tahu, bunda dan ayah kalian sakit, !! tenang saja, sekarang aunty di sini" ucap mai memeluk mereka ... tatapan sedih anak-anak membuat mai ikut sedih..


Leo tersadar dari pingsan nya, melihat anak-anak nya tertidur di sofa, "Ada apa dengan ku..? Dhira bagaimana?" ucap nya sendiri.. tiba-tiba saja Dika masuk.. "Kau sudah sadar? kenapa tidak menghubungi ku, jika keadaan nya begini!!" tanya nya..


"Aku baik-baik saja, aku tidak ingin menganggu liburan Abang dan Mai, ini urusan ku!! aku sudah banyak menyusahkan kalian!!" jawab nya.. "Tapi bang ada apa dengan ku!!" tanya nya..


"Kau pingsan, kau juga kelelahan.. istirahat lah, biar anak-anak kami yg urus!!!" jawab Dika, "Kau harus kuat demi Anak-anak mu.. juga untuk Dhira!! kau masih mencintai nya kan!!" ucap Dika, Leo mengangguk.. "Jika mencintai nya, pertahankan Dia, jangan menyakiti nya lagi, masih ada kesempatan minta maaflah pada nya, hidup nya sudah sangat menderita selana ini" ucap Dika.. Leo terdiam..


"Bagaimana operasi nya kak!!" ucap nya, "Operasi nya lancar tapi keadaan nya masih belum ada perubahan.. Sandy sedang menunggui nya sekarang, tidak usai khawatir.. fikir kan juga kesehatan mu" ucap nya.. Leo terdiam..


"Andin yg mencelakai nya bang.. bantu aku untuk menangkap nya!!" ucap Leo... "Andin? sungguh!!" tanya Dika..


Leo mengangguk.. "Aku sudah mendapatkan bukti nya!!" jawab nya..


"Oke, aku akan membantu mu mencari nya, wanita itu harus segera di temukan .. dan kita harus memberi nya pelajaran..." jawab Dika...


"Dia sudah menghancur kan hidup adik - adik ku, kau harus mendapat kan balasan nya wanita gila" batin Dika


**Bersambung**


nb: besok author libur up dulu ya, karena ada kepentingan di real life.. kita lanjut kan up nya hari senin ya, jangan lupa vote komen juga like ya... see u