
Suasana di perusahaan tiba-tiba ricuh. seluruh karyawan di minta untuk bersiap persentase.. manajer dari perusahaan itu, mendadak mengadakan meeting dengan perusahaan besar dari Jakarta..
Seluruh Desain yg mereka kirim di tolak oleh manager dari perusahaan itu, sehingga pekerjaan Mai semakin banyak, dan menumpuk.. Mai berfikir, seluruh gambar yg dia jadikan persentase beberapa hari lalu, sesuai dengan permintaan mereka.. namun tiba-tiba saja, perusahaan itu mengubah Desain mereka.. pada saat, pembukaan besar akan di laksanakan beberapa hari lagi.. hal itu membuat Mai pusing dan harus bekerja lebih exstra untuk hasil yg memuaskan..
"Kenapa juga, tiba-tiba saja klien itu, menolak Desain kita.. membuatku lelah saja.. sekarang gue harus meeting ke Jakarta lagi.." Gerutu Mai.. Dia berlari memasuki lift dan segera turun ke bawah, membawa desain baru nya.. dia harus cepat, jika tidak dia akan ketinggalan pesawat..
Di temani Salsa, Mai pergi ke Jakarta menyusul klien yg tiba-tiba saja marah dan langsung kembali, membuat Mainaka dan yg lain harus mengejar mereka ke Jakarta..
Sesampai nya di sana, Mainaka tidak tau, perusahaan yg meneken kontrak dengan nya, dia langsung pergi menemui manajer perusahaan tersebut, dan melakukan persentase untuk kedua kalinya... kali ini desain mereka di Terima dengan sangat baik.. mereka menyukai itu..
"Aku lelah sekali Mai..?!" ucap Salsa.. "Aku pun.. sekarang sebaik nya kita makan dulu saja.!" ucap Mai, Salsa mengangguk... mereka memasuki lift husus karyawan.. Tiing... pintu lift itu tertutup perlahan..
dan pintu lift lain nya terbuka...
terlihat, seorang pria baru saja keluar dari sana..
"Bagaimana Desain yg di kirim dari solo.. sudah sesuai dengan keinginan kita..?" tanya Dika pada Asistennya...
"Sudah pak.. mereka baru saja, selesai meeting dan perusahaan kita, sudah menandatangani kontrak dengan perusahaan itu.." jawab nya..
Mai dan Dika dalam satu ruangan yg sama.. hanya saja mereka tidak saling bertemu.. mainaka tidak mengetahui jija perusahaan itu adalah, perusahaan milik Dika.. salah satu cabang dari Mahesa company..
Mai sudah berada di restoran.. hari sudah terlalu sore, mai dan Salsa sudah sangat kelelahan.. akhie nya mereka memilih menginap di hotel.. karena besok mereka masih harus persentase di hadapan direktur mereka..
"tidak perlu ke hotel.. kita ke rumah kakak ku saja, aku sudah menghubungi Nya.. lagi pula, tempat kira meeting lebih dekat dari sana.." ucap Mai..
"Tapi..!! apa kakak mu tidak apa-apa, jika aku pun ikut menginap..?!" tanya salsa.. "gak apa-apa Sa..!! aku sudah memberitahu nya, jika aku bersama mu di sini.." jawab Mai.. "Baiklah.. aku ikut dengan mu Mai.." ucap salsa..
Mai datang ke rumah Dhira.. tidak lupa dia membalikan mainan untuk si kembar, keponakan nya.. mereka sangat senang bertemu dengan Mainaka.. mereka tidak mau jauh dari aunty nya itu..
"Bagaimana kabarmu Mai..?!" tanya Dhira..
"Aku baik kak...!! kak Dhira bagaimana..!!" jawab Mai..
"Aku juga baik.. kakak sangat merindukan mu Mai.." ucap Dhira.. "aku juga kak..." jawab Mai ..
mereka saling berpelukan..
"Kak... Rahasia kan aku di sini dari Dika ya kak..!! ku mohon..!!" ucap Mai.. Dhira Mengangguk.. "Aku sudah minta Leo juga untuk tidak bicara tentang mu Mai.. karena Dika akhir-akhir ini uring-uringan terus" jawab Dhura..
"Aku tidak peduli lagi dengan nya kak.. aku hanya ingin ketenangan.., besok pun aku kembali lagi ke solo.. jika pekerjaan ku di sini sudah selesai.." jelas mai pada Dhira..
**Bersambung**