
"Aku tidak menyangka akan bertemu mereka di sini.." batin Andin ketika melihat sendiri Leo dan Dhira bergandengan mesra, "Mereka kembali bersama, dan bahagia di atas penderitaan ku..!!" ucap nya Sendiri.. "Tunggu saja, kalian boleh bahagia, untuk sekarang.. tapi sebentar lagi aku akan membalas nya" geram nya.
Andin berjalan mendekat.. dia sengaja ingin berpapasan dengan Leo dan Dhira.. dengan sengaja Dia menyenggol bahu Leo.. "Ah.. sorry.." ucap Leo.. Andin hanya tersenyum.. lalu meninggalkan mereka, Dhira hanya menatap tajam pada wanita itu..
"Ada apa?" tanya Leo.. "Aku sepertinya mengenal nya, dia tidak asing.." ucap Dhira.. Leo mengernyit.. "Tidak mungkin, kau salah liat Ra... Ayo masuk..!!" ucap Leo.. Dhira hanya menurut, dia langsung masuk ke dalam kamar nya.
"Mereka tidak mengenali aku, bagus mudah sekali menipu mereka, tunggu aku, aku akan kembali ke Indonesia, dan mendekati mu secara perlahan" batin Andin tersenyum licik..
"Lagi pula tidak akan ada yg tahu jika. aku masih hidup...!" ucap nya. Dia bergegas meninggalkan hotel di mana Leo dan Dhira menginap..
Malam dingin menyelimuti Suami istri yg baru saja akan memejamkan mata nya, "Mas dingin.." ucap Dhira..
"Sini aku peluk..." Ucap leo.. dia memeluk Dhira..
Dhira tertidur di pelukan nya,
Bulu kuduk nya meremang ketika leo mencium leher jenjang nya, tangan nya yg. usil meremas bukit kembar milik nya,,. Dhira merasakan kenikmatan pada diri nya... "Maas... hhmmpp.." Dhira melenguh panjang, ketika Leo mulai turun mempermainkan bagian sensitiv Dhira.
Dhira di buat terbang karena permainan Leo,... Leo terus turun menaruh kejantanan nya . membuat malam mereka yg dingin di banjiri peluh yg menyatu... menyatukan dua hati yg sempat terpisah kini menjadi satu kembali..
cahaya mentari memasuki celah gorden yg tertutup rapat, tempat itu menjadi saksi bisu untuk peraduan cinta dua manusia semalam.. Dhira membuka mata nya dengan malas..
tak nampak Leo di sana..
"Di mana mas Leo..!!" batin nya, terdengar Rincik air shower dari kamar mandi, tidak jauh dari sana, "Mas..!!!" panggil nya, Dhira menggedor pintu yg terkunci dari dalam..
"Ya sayang..!! tunggulah aku sebentar lagi selesai.." teriak nya..
"Bunda kapan pulang nya, Rey sudah tidak betah di rumah om Sandy, Kakak Lila sangat bawel..!!" Dhira membaca pesan Rey, dia tersenyum sendiri.. "iya tunggulah bunda dan ayah akan segera pulang" balas nya.. " bunda merindukan mu Rey..!!" batin nya.
Leo telah selesai mandi, dia menyiapkan sarapan untuk Dhira, sementara Dhira bersiap untuk kembali pulang. "kita akan pulang kan mas siang ini..?" tanya nya, Leo mengangguk
"tentu kita sudah jadwalkan untuk pulang hari ini setelah kita sarapan..!!" jawab Leo.. Dhira mengangguk
"aku merindukan Rey, aku tidak pernah jauh dari nya selama ini.." ucap Dhira, "tenanglah sayang, sebentar lagi kita akan bertemu dengan nya!!" jawab Leo.
Pesawat yg di naiki Dhira lepas landas mereka pulang kembali ke indonesia, setelah puas berbulan madu.. "Rey bunda pulang, tunggu bunda ya sayang" batin Dhira..
...----------------...
"Aku kembali, akhir nya aku di sini.. mulai sekarang aku akan hidup sebagai Allysia.. indentitas ku yg baru tidak akan mudah di kenali, operasi plastik ku berjalan sukses kini wajah ku berbeda.. mereka tidak akan mengenali aku.." ucap Andin sambil bercermin..
"Aku akan membalaskan semua perbuatan mereka, mungkin Dhira lagi-lagi selamat dari maut, tapi selama aku masih ada di sini, aku tidak akan membiarkan nya hidup tenang, sekali lagi aku membuat nya mati di hadapan ku, dan leo bertekuk lutut mengakui kekalahan nya" ucap Andin..
"Keluarga mahesa, harus membayar semua perbuatan yg mereka lakukan pada ku.. anak ku dan Fadly, Nadhira harus membayar atas kematian Fadly.." gumam nya..
Dhira pun masih bekerja dengan Ryan, karena kontrak kerja nya masih belum habis Dhira masih harus menjadi Asisten Ryan untuk beberapa bulan ke depan.. "Kau bahagia? kau tidak takut Leo selingkuh lagi?!" tanya Ryan..
"Kaak.. jangan membuatku takut..!!! Aku jamin Leo tidak akan seperti itu..!! aku sudah mencari pengganti ku kak.!! aku akan mengajarkan nya pekerjaaan ku, dan cara menangani bos bawel dan rese seperti kak Ryan..!!" jelas nya..
"Hmm.. tidak bisa kah kau tetap di sini? tidak usah keluar kerja Ra.. kau boleh cuti selama yg kau mau, tapi jangan berhenti bekerja dengan ku..!!" ucap nya..
"kak Ryan aku tidak bisa, aku ingin fokus mengurus anak ku dan suami ku..!!" ucap nya Ryan tidak menjawab apa pun..
"Sebentar lagi orang itu datang kak, kau harus bersikap baik.." ucap nya.. "Hmm" jawab Ryan..
Terdengar ketukan pintu "Masuk" ucap Dhira..
wanita itu melangkah masuk dengan anggun nya,
"Aku ALLYSIA yg akan menjadi asisten pak Ryan mulai sekarang" ucap nya..
Ryan tidak menjawab nya sama sekali, dia hanya memandang nya, "Ada Apa ini, aku punya firasat ga baik tentang nya" batin Ryan.. Dhira tersenyum.. "selamat datang Allysia? aku akan menunjukan Ruangan yg akan kau pakai nanti, dan aku akan mengajari mu cara nya untuk menjadi asisten yg baik untuk pak Ryan" ucap nya..
Allysia tersenyum.. "Baik bu!!" jawab nya.. Allysia pergi bersama Dhira.., dia sangat antusias untuk mengajari allysia, "panggil saya Lisa aja bu Dhira.." ucap nya, Dhira tersenyum..
"oke Lisa kau sudah mengerti?" tanya nya Lisa mengangguk..
Dhira merasakan mual di perut nya.. "Tunggu dulu Lisa, aku harus ke kamar mandi" ucap nya Dhira berlari menuju kamar mandi, memuntahkan semua isi perut nya.. "Ada apa dengan ku, sudah beberapa hari ini aku muntah-muntah terus.." batin nya
"Kak aku izin pulang boleh! aku tidak enak badan!!" ucap nya pada Ryan.. "Ada apa kau pucat sekali!!" tanya. Ryan..
"kepala ku pusing banget kak, aku muntah-muntah terus sudah beberapa hari ini.." ucap Dhira..
"Muntah-muntah, suami mu itu dokter, kenapa ga di obati saja pada nya!!" ucap ryan.., Ryan berceloteh panjang lebar, namun tiba-tiba saja pandangan Dhira menjadi gelap, dia pingsan..
"Eh. Raa..!!" teriak Ryan.. dia langsung menggendong Dhira dan berlari keluar..
"Kesempatan bagus aku harus mengambil foto nya" batin Lisa, dia memotret Dhira saat Ryan menggendong nya, "Akan aku kirim kan pada Leo..!!" batin nya..
Ryan berlari membawa Dhira yg masih tidak sadarkan diri..
membawa nya ke rumah sakit fi mana Leo bekerja..
"Tolong beritahu leo, istrinya ada di sini.." ucap Ryan pada salah satu perawat yg ada di sana.. mereka menuruti perkataan Ryan... Segera mencari Leo.
***Bersambung***