
"Mas kita ajak Rey jalan-jalan yuk.. kita sudah lama tidak pergi main bersama?!" ucap Dhira.. "Hmm.. , rey mau kita kemana? Mol.. atau kebun binatang?" tanya nya.."Rey suka main di mol.. bagaimana jika kita kesana!!" ucap Dhira.. "Baik ayo kita kesana!!" ucap Leo..
Rey tersenyum.. "Baiklah ayo.. ayah..!!" ucap Dhira.. mereka bertiga pergi bermain bersama.. Rey terlihat senang, bermain di mol.. dia tersenyum bahagia, walau pun dia masih tidak mau bicara..
Sore menjelang, mereka akan pulang, "Mas tolong jaga dulu Rey yah, aku ingin ke toilet dulu!!" ucap Dhira.. leo mengangguk.. sebenar nya Dhira mencurigai seseorang yg dari tadi mengikuti mereka, tapi karena dia khawatir pada Rey, dia tidak memberitahu Leo..
Dhira bergegas keluar dari toilet itu, dan menjebak orang yg mengikuti nya, "aku tidak merasa aman jika rey ada di dekat ku aku tahu pasti Andin selalu ada di dekat kami.." batin nya...
Dhira bersembunyi di suatu tempat, dan benar saja orang itu mencari keberadaan nya..
Dhira muncul di belakang nya.. "Andin..?" panggil nya orang itu terkejut melihat Dhira sudah berdiri di belakang nya,.
"Kenapa kau terus mengikuti aku? apa yg kau mau?" tanya nya.. Andin membuka topi dan masker nya, dia tersenyum menyeringai..
"Kau sadar aku buntuti...? dan kau kini berani menghadapi aku?" ucap nya.. Dhira tidak bergeming.. "Sudah, jangan kau menganggu keluarga ku, urusan mu, dengan ku, bukan dengan Rey atau Leo?!" ucap Dhira. "Aku peringatkan kau, menjauhlah dari mereka" ucap nya meninggalkan Andin...
Tapi Andin tidak mau kalah, dia mengejar Dhira dan menjambak Rambut nya, membenturkan kepala nya, seketika itu Dhira pingsan... terlihat Andin menghubungi seseorang, tidak lama dari itu , seorang pria datang dan membawa Dhira.
Leo menunggu Dhira di dalam mobil nya, Rey tertidur di pangkuan nya, mungkin karena dia kelelahan saat bermain tadi.. "Kemana bunda mu Rey, ko lama sekali?" batin nya..
Leo menghubungi Dhira, tapi ponsel nya ada di dalam tas nya, yg dia tinggal di dalam mobil...
Sudah satu jam Leo menunggu tapi Dhira tidak juga muncul, "Dia tidak mungkin pergi begitu saja, tidak mungkin meninggal kan Rey, ada yg tidak beres?" ucap nya sendiri .. "Aku harus mencari nya, tapi rey..?" batin nya..
Leo menghubungi Mainaka, meminta nya untuk datang dan membawa. Rey.. dia tidak ingin mengatakan pada Rey bahwa bunda nya hilang.. "Baik kak, aku akan bawa Rey pulang!!" ucap. mai ketika sampai di sana.. Leo mengangguk.. "tolong jaga Rey Mai" ucap nya, mai mengangguk..
Leo berputar mencari Dhira ke seluruh mol itu sampai dia membuka satu persatu pintu toilet itu, tapi dia tidak menemukan nya, hati nya semakin gelisah.. "Pak, boleh saya lihat rekaman CCTV di sini ..!! istri saya belum kembali setelah izin dari toilet, saya takut terjadi sesuatu pada nya" ucap Leo pada securiti yg berjaga di sana..
Leo melihat Dhira yg memasuki salah satu toilet yg ada di sana, tapi dia melihat Dhira sengaja menjebak seseorang yg wajah nya tidak terlihat di kamera, Seperti nya Dhira sengaja membawa orang itu, ke tempat di mana ada Cctv terpasang..
Dhira melihat ke atas ke arah cctv itu.. seolah memberi tanda pada Leo.. "Dhira di culik.. dia di bawa seseorang..." batin nya, ketika Leo melihat Dhira di gotong oleh dua orang tadi bersama nya... "SIALAN.." umpat Leo...
**Bersambung**