NADHIRA

NADHIRA
bab 169: Dia cantik .. (Season 3)



"Kau tinggal dengan ku tidak mau,!! tapi tinggal bersama Ryan kau mau? kenapa kau jadi begini Ra?!" batin Leo.. hati nya benar-benar marah.. "Apa kau akan begitu saja melupakan aku? tidak berarti kah aku ..? aku tidak akan mengulangi kesalahan ku lagi Ra!!" batin nya..


Leo menatap hampa pada foto pernikahan nya, "Aku merindukan mu .. aku merindukan Anak ku" batin nya.. "Sebesar apa pun kesalahan mu, bisakah kau tidak membuatku. cemburu!!" ucap nya sendiri..


"Pesan kan aku tiket ke belanda..!! aku butuh udara segar" pesan nya pada Dika, "Belanda? kenapa.. lalu Dhira?" tanya Dika.. "Dia sudah dapat pengganti ku, aku butuh waktu untuk merenung bang.. aku butuh ruang untuk sendirian?" balas nya,


"baiklah.. aku pesan kan untuk malam ini.." balas nya..


Leo melempar ponsel nya ke sembarang tempat.. "Aku lebih baik tinggalkan ini, aku tidak mau terluka!!" ucap nya..


"Aku tidak sanggup melihat Dhira seperti tadi.." ucap nya..


"Dia mengingat masa lalu nya tapi dia seperti sengaja menggoda ku" batin nya, Leo mulai membereskan pakaian nya..


"Kak Ryan sengaja ya, bikin Leo Cemburu? untuk apa kak!!" ucap Dhira.. "Iya tentu untuk mengetahui perasaan nya, aku tidak ingin jika kau kembali pada nya, tapi nanti nya dia malah tergoda wanita lain lagi.." jawab nya..


"Aku melakukan ini, untuk mu, agar kau tidak di sakiti lagi oleh nya" ucap Ryan.. "Tapi Ra.. jika aku benar-benar menyukai mu bagaimana? kau mau menerima ku? kau itu benar-benar cantik Ra..!!" ucap Ryan tanpa beban..


Dhira mengernyit.. "Kak Ryan jangan bercanda!! aku tidak akan tergoda!" ucap nya.. Ryan tersenyum.. "Aku serius Ra?" ucap nya.. Buuk.. Dhira melempar kan bantal kursi pada Ryan..


Tiing.. sebuah pesan masuk ke ponsel Dhira, dia membaca nya, "hah Belanda...!!" batin nya.. "biarlah kak, aku tidak peduli" balas nya.. tapi sebenar nya hati nya gelisah, bagaimana jika Leo benar-benar pergi.


......................


"Sebenar nya aku mencurigai sesuatu Zal.. saat Jasad Andin dan Fadly di temukan, gue rasa ada yg aneh.. kami membawa nya satu mobil tapi ketika jasad nya datang di rumah sakit, hanya ada jasad Fadly.. saat aku tanyakan pada petugas, mereka bilang, hanya satu orang saja yg meninggal.. yaitu Fadly.." ucap Sandy..


"Aku tidak memberitahu Leo dan Dhira karena takut membuat mereka menjadi cemas, mereka sudah melalui banyak hal,jika Andin hidup pun dia tidak akan bisa, bertahan lama!! wajah nya sebagian habis terbakar, dan mengalami luka yg sangat parah.." jelas Sandy..


Rizal terlihat Berfikir.. "Jika Andin menghilang, lalu kemana dia pergi? tidak mungkin dia pergi sendiri, pasti ada yg membawa nya, ada yg membantu nya, dan dia di temukan tidak sadar, tidak mungkin mudah untuk nya lari.. dengan kondisi dia seperti itu!" ucap Rizal..


"Kita harus menjaga Leo dan Dhira, jika benar Andin hidup, dia pasti akan kembali.. tapi siapa yg membawa Andin..!!" tanya Sandy.. "Petugas Ambulance yg membawa jasad mereka!! pasti salah satu dari mereka bekerja sama dengan seseorang, dan membawa Andin keluar dari sana, pasti mereka!!" jawab Rizal...


"Untuk saat ini jangan memberitahu Leo dan Dhira, dulu kita harus merahasiakan nya dulu, kita harus menyelidiki nya lagi.. sebelum Andin bertindak lebih jauh, kita harus menemukan Dia dahulu" ucap Rizal.. Sandy mengangguk ..


"Kita harus menjaga mereka" batin nya..


**Bersambung**