NADHIRA

NADHIRA
bab 296: BRENGSEK kau



"Apa maksud mu tidak mengenal ku..? aku Andreas// kau tidak ingat aku,..!!" ucap Andre, Mawar semakin ketakutan melihat nya, kepala nya terasa sakit saat Andre bicara pada nya,..


"tolong, usir dia.. aku tidak mengenal nya,.. aku sangat takut,.. tolong aku..!!" ucap mawar, "mas, kau lihat pasien sudah mengatakan jika dia tidak mmengenal mu, tolong pergilah.. jangan membuat keributan di sini,..?" ucap para perawat yg berusaha untuk menenangkan mawar..


Andre terdiam.. dia berjalan mundur, lalu pergi keluar dari ruangan itu,.. sementara Dion dia baru saja kembali dan terkejut melihaat keributan yg terjadi di ruangan mawar,..


"ada apa ini..?" batin nya, dia segera berlari untuk melihat yg terjadi,..


"ada apa ini...?" tanya nya panik,. sementara mawar mulai menangis histeris dan harus di beri obat penenang oleh para perawat tadi,.. Dion menunggu mereka selesai mengurus mawar barulah dia meminta penjelasan,..


"Begini pak, tadi ada seorang pria yg datang ke sini,, dan pasien menjadi seperti ini.. kami tidak tau dia siapa.tapi pasien menjadi ketakutan seperti ini" ucap salah satu perawat itu,..


Dion terlihat berfikir.. "iya sudah terima kasih,.. tolong penjagaan nya di perketat lagi,.. jangan ada yg menjenguk nya selain saya dan Leo.." ucap Dion,.. para perawat itu mengangguk..


"aku yakin itu Andreas,.. jika bukan dia tidak mungkin mawar akan ketakutan seperti tadi,.. BRENGSEK KAU ANDREAS, untuk aa lagi kau mengangguk adik ku,..? belum cukup kah membuat adik ku seperti ini,..!" ucap nya sendiri..


"maafkan aku yg terlalu lama pergi meninggal kan mu,. aku tidak akan pernah meninggal kan mu,.." batin nya, mengelus Rambut mawar yg tertidur setelah di beri obat penenang,..


"saya ingin membawa nya pulang dok.. saya rasa orang yg menyakiti nya sudah tau dia di sini, saya tidak merasa aman jika dia sendirian seperti tadi.. izin kan saya membawa ya pulang,..!!" ucap Dion,..


Dokter itu telihat berfikir,.. "baik lah jika itu yg bapa ingin kan, kami akan mengurus semua nya.." jawab nya, dion mengangguk.. "baik dok terima kasih,.." jawab nya,..


"kak Dion aku tidak mau di sini, aku ngin pulang ke rumah ku,..!!" ucap mawar yg sudah terbangun,. Dion megangguk,.."iya nantisetelah prosedur nya selesai, kita pulang ya, bersabar lah,..!!" jawab Dion.. mawar terssenyum..


"apa yg terjadi pada mu War,..? kau benar-benar tidak mengenal ku,..? atau kau hanya berpura-pura saja..? aku tahu aku melakukan kesalahan, aku akan menebus semua kesalahan ku pada mu,..!! bagaimana pun cara nya,..!!" batin Andre,


"sekalipun aku harus melawan orang tua ku, aku menyadari jika seharus nya hal itu tidak aku lakukan, kau tidak pantas mendapatkan itu, aku yg terlalu bodoh karena termakan ucapan orang tua ku,.. aku akan berusaha mendapat maaf dari mu," batin nya,..


"mungkin besok aku akan mencoba bertemu lagi dengan nya dan bicara pada nya, aku tidak akan membiarkan ini terllu lama,.. aku harus segera selesai kan ini..!!" ucap nya sendiri..


**BERSAMBUNG**