NADHIRA

NADHIRA
bab 149: Untuk apa kau di sini!! (season 3)



Andin menggendong anak nya pergi dari rumah itu.. pergi menjauh.. "Iya kita memang harus pergi dari rumah itu..!! aku pun tidak. mendapatkan apa pun.. rencana ku semua nya gagal, setidak nya aku sudah menghancurkan hidup Leo...!!" batin nya..


"Sudah saat nya kita kembali pada ayah mu nak.." ucap nya pada anak itu.. Andin kembali ke rumah nya yang dulu..


Dia membuka pintu itu.. "Sayang kau di sini..!!" ucap nya pada seseorang yg menikmati kopi sendirian..


"Bagaimana...? kau dapatkan barang itu?" tanya pria itu..


Andin meletakan anak nya di sebuah box bayi yg ada di sana,


"Aku mendapat kan ponsel nya saja, tapi aku tidak tau isi dari ponsel itu.." jawab nya sambil memberikan ponsel yg sudah dia ambil dari rumah leo..


"Iya ini milik Velia, aku yakin file rekaman itu ada di dalam ponsel ini.. kita hanya tinggal menghancurkan nya.." ucap pria tadi.. "Semua bukti bahwa Aku yg menabrak velia ada di sini.. dia merekam semua nya sebelum mati" ucap pria itu..


Andin memeluk pria tadi dari belakang.. "semua nya sudah selesai kan sayang.. kita bisa hidup bersama? kau aku dan anak kita!! setidak nya hidup leo sudah berantakan dan istri nya pun akan MATI" ucap Andin ..


"Begitu mudah nya menghancurkan Leo.. bisa-bisa nya dia tergoda oleh mu kembali, rencana kita benar-benar berhasil, uang donasi yg leo berikan, kita bisa memakai nya.." ucap pria itu sambil tertawa puas.


"Tapi kita harus benar-benar memastikan wanita itu Mati.. aku tidak ingin melihat Leo bersatu kembali bersama wanita itu!! dia yg membuat adik ku Mati secara tragis.. CINDY gadis malang.. kaka akan membalas nya.." ucap nya..


"Tenang saja, leo belum mencurigai ku, aku setiap hari memberikan obat-obatan yg salah pada istri nya, aku jamin Nadhira tidak akan bisa selamat... dia tidak akan pernah bangun dan kembali padanya" ucap Fadly..


"Hah.. Fadly.. kau satu komplotan dengan Andin, tidak puas kah mereka? aku akan menolong Dhira bagaimana pun cara nya!! tapi apa yg harus aku lakukan..!!" ucap Velia yg diam-diam memperhatikan mereka.. "Kalian benar-benar manusia jahat" ucap nya..


......................


Ceklek. pintu kamar Dhira di buka.. munculah gadis yg beranjak Dewasa.. "Om Rizal masih di sini?!" tanya Kalila..


Rizal tersenyum.. "Iya, kau kenapa ada di sini? ruangan ini tidak boleh untuk anak kecil" jawab Rizal..


"Aku merindukan tante Dhira.. Sampai kapan dia akan terus tidur.. kasian si kembar!!" ucap nya.. Rizal tersenyum.. "Doakan terus agar tante Dhira cepat Sadar ya Kal..!!" ucap Rizal...


"Zal kau harus terus menjaga adik-adik ku!!" ucap Kalila tiba-tiba..


Rizal terkejut mendengar nya, Tiba-tiba saja Kalila memanggil nama nya begitu saja,. sambil berlalu.. Rizal keluar dan mengikuti Kalila.. tiba-tiba saja dia berhenti dan berbalik..


"Apa yg mau kau tanyakan? berhenti mengikuti aku!!" ucap nya ketus..


RIzal menarik tangan Kalila, "Fan...? Fany...!!" ucap nya, Rizal menggenggam erat bahu Kalila sambil menunduk.. Kalila memutar mata malas, "Kau masih mengingat ku?! aku fikir kau. sudah melupakan aku!!" ucap nya..


Rizal tidak percaya.. "Ta... tapi untuk apa kau di sini..? di dalam tubuh Lila?" Tanya Rizal, "Selama ini aku di sini.. aku hidup sebagai kalila!! Anak Tasya dan Sandy..!" jawab nya..


"Sejak kejadian itu aku di sini masuk kedalam tubuh gadis kecil ini dan tidak bisa pergi dari sini!!!" jelas nya...


Rizal tidak percaya dengan yg dia lihat.. "Kenapa kau tidak percaya? Tuhan telah memberiku hidup walaupun hidup ku sebagai kalila, aku bahagia..!" ucap nya..


Rizal memeluk kalila.. masih dengan ketidak percayaan nya...


**Bersambung**