
Mawar mengurung diri nya, dia mencoba mengingat apa yg terjadi, berulang kali dia memutar vidio itu, berharap dapat celah agar dia bisa tau itu adalah hasil rekayasa, tapi mawar tidak menemukan kejanggalan pada vidio itu,..
"apa yg sebenar nya terjadi, aku kotor sekarang, aku tidak suci lagi, dan aku yg duluan menggoda nya, sekarang apa yg harus aku lakukan,.. aku malu pada diri ku sendiri, dan kenapa aku tidak bisa mengingat apa pun.." uccap nya sambil menangis,
"mom.. sekarang apa yg harus saku lakukan, aku kotor mom,.. aku tidak ingin hidup dan bertemu dengan siapa pun,.. aku tidak punya apa-apa untuk aku bangga kan sekarang..!!" tangis nya pecah,. dia menangis sendiri di kamar nya,
"bagaimana dia bi..?" tanya andre melalui panggilan telepon
"dia menggurung diri nya tuan, sejak tuan pergi dia tidak keluar kamar sama sekali.." jawab bi tia, Andre tertawa puas,
"aku titip benih ku pada mu mawar,,,hahah" ucap nya tertawa jahat..
Andre mengirim pesan pada mawar, "AKU MEMINTA MU UNTUK MENCABUT TUNTUTAN MU PADA ORANG TUA KU, SEGERA, JIKA TIDAK INGIN AKU SEBARKAN VIDIO MU INI, KE MEDIA, JIKA KAU TIDAK MENCABUT TUNTUTAN MU, SECEPAT NYA, AKU PASTIKAN BESOK KAU TIDAK MAMPU KELUAR DARI RUMAH MU,.." tulis nya
mawar hanya membaca nya, "mom tolong aku,..!!" lirih nya menangis,..
Mawar menghubungi pengacara nya, dia meminta untuk mencabut tuntutan nya pada Gilbert dan ferolin,.. "baik aku sudah mencabut tuntutan ku, tapi aku tidak akan membiarkan mereka menginjak rumah ku,." balas nya,
mawar melempar ponsel nya ke sembarang arah, "gue binngung harus apa sekarang,.. lagi pula gue udah hancur untuk apa gue bertahan di sini..!" batin nya, dia mmenangis sejadi nya, "kau bodoh mawar di mana otak mu..!!" batin nya,.
Reyka baru saja selesai bekerja, hari ini hari terakhinya magang d rumah sakit harapan,.. besok dia akan kembali ke jakarta, dan meneruskan kuliah nya, dia melihat ponsel nya,
"Ya Tuhan, aku lupa tidak mengabari mawar, dia pasti menunggu ku,..!!" batin nya, Dengan cepat dia menghubungi mawar, tapi telepon nya tidak dapat terhubung, "apa kau marah War..!!" batin nya,
ke'esokan pagi nya, Rey bergegas kembali ke jakarta, dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mawar.. dengan cepat dia membawa mobil nya, Rindu nya sudah tidak bisa dia tahan lagi.. Reyka tidak tau apa yg terjadi pada mawar beberapa hari yg lalu..
Rey tiba di rumah mawar, dia melihat aneh pada Rumah yg terlihat sepi itu, "seperti tidak ada kehidupan di sini..? apa mawar tidak ada di rumah..?" batin nya Rey masih mencoba menghubungi mawar, tapi dia masih tidak bisa di hubungi,..
"apa aku masuk saja kedalam.. memberi nya kejutan..? dia juga tidak tau kedatangan ku,..!!" batin nya, dengan percaya diri Reyka masuk ke dalam.. mengetuk pintu nya namun tidak ada yg membuka nya, "bi Tia tidak ada,.. ya sudah aku masuk saja sendiri,.. aku mengetahui kode nya,..!! batin nya,
Reyka mulai menekan tombol kunci pada pintu rumah mawar, ada rasa khawatir pada diri nya, dia tidak bisa memungkiri rasa khawatir nya , "mawar... sayang....!!" panggil nya Rey mencari nya dia mulai naik ke atas di mana kamar mawar berada..
"apa yg terjadi pada nya..?" batin nya, rey menvoba membuka pintu nya namun pintu itu terkunci dari dalam..
"MAWAR BUKA PINTU NYA.. MAWAR.. KAU KENAPA..!!" teriak Reyka, dia menggedor terus pintu nya, reyka menjadi tidak sabar, dia mendobrak pintu kamar mawar, Rey melihat mawar yg menangis bersimpuh dengan darah yg berceceran di lantai..
"mawar kau kenapa..? mawar sadarlah..!!" teriak Reyka, dia memeluk mawar,, mencoba menenangkan nya, "mawar tenang lah.. mawar.." panggil nya, mawar menatap sayu pada reyka, lalu dia menjerit histeris..
"AGHHHHHHH...... LEPAS KAN AKU,.. LEPAS KAN..!!" teriak nya, Rey tidak mengerti aapa yg terjadi pada nya, dia memeluk erat mawar.. "Aku reyka.. lihat wajah ku.. kau mengenal ku kan,.. ini aku Rey...!!!" ucap nya memeluk nya dengan lembut,..
Mawar berhenti bberontak, dia menjadi lebih tenang, dia menangis memeluk Reyka.. "Rey aku takut... aku kotor.. aku tidak pantas untuk mu..!!" ucap nya terbata, menahan tangis nya, Rey menatap nya, "tenang lah.. apa yg terjadi ceritahkan padaku,..!" jawab nya,
Reyka mengambil ponsel mawar, dia membersihkan kamar mawar, mengobati luka nya, dan menunggu mawar hingga tertidur, dia menjaga nya, Rey membelai nya,."apa yg terjadi pada mu war..!!" ucap nya,
dia membuka ponsel mawar, dan menemukan vidio yg di kirim Andreas, dan membaca semua ancaman nya, Rey menahan amarah nya, "kurang ajar dia sudah menyentuh dan melecehkan mawar, dia di jebak.. tidak mungkin mawar melakukan ini dengan kesadaran nya..!!" batin nya..
Dia ingin sekali menghajar Andreas, tapi dia tidak mungkin meninggalkan mawar, mawar tertekan dia takut terjadi sesuatu pada mawar yg lebih parah dari ini,.. dia tidak akan meninggalkan mawar sendirian,,.."aku sudah mencurigai nya dari awal. Andreas, sudah tidak beres ketika dia mendekati mawar,.." batin nya,
tridak fikir panjang Reyka menggendong mawar yg tertdur dan membawa ke mobil nya dia mengunci pintu dan gerbang rumah mawar, Reyka memawa mawar ke rumah leo, "ayah ku harus tau, aku harus mengaman kan mawar dulu...!!" batin nya, tampa menunggu Rey membawa mobil nya kencang,..
Rey menggendong mawar memasuki rumah Leo,.. "ada apa..? kenapa mawar,.." tanya Leo.. rey tidak menghiraukan ucapan ayah nya, dia berlalu membawa mawar ke kamar nya dan membaringkan nya,
dia terdiam termenung,Leo mendekati nya, "ada apa ceritakan pada ayah..!! apa terjadi sesuatu padanya,..?" tanya nya
Reyka memberikan Rekaman vidio itu pada Leo, dia melihat nya, Leo membanting hp mawar hingga pecah,..
"apa yg ayah lakukan..!! kita punya bukti itu untu menangkap Andreas.." ucap Rey emosi, "ITA TIDAK BISA ENANGKAP NYA HANYA DENGAN ITU, DIA SUDAH MENGHANCURKAN HIDUP MAWAR, KITA JUGA HARUS MENGHANCURKAN ITU, PENJAHAT SEPERTI DIA HARUS SAMA-SAMA DI JEBAK, UNTUK MEMBUKTIKAN DIA DALANGNYA, KITA HARUS MEMBALAS NYA, KAU JAGA MAWAR,.. JANGAN MENINGGALKAN NYA INI SUDAH MENJADI URUSAN AYAH, AMAN KAN MEMORI YG ADA DI Hp MAWAR, KITA HARUS MENJAGA MAWAR, AGAR MENTAL NYA TIDAK RUSAK.." ucap Leo penuh emosi...
"mulai sekarang ini menjadi urusan ayah, kau jangan ikut campur..!! kau jaga saja kekasih mu... ayah tidak ingin kau terluka..!!" ucap nyaa, Rey terdiam
**BERSAMBUNG**