
Dhira menangis di dekat jasad ayah nya.. walaupun sekarang dia tau, Burhan bukan lah ayah kandung nya.. tapi Dhira tidak bisa berhenti menangis dan merasa kehilangan ayah nya..
Namun kini Dhira mempunyai misi baru.. dia harus mencari tau siapa dirinya, dan di mana ayah kandungnya.. dia tidak akan melepaskan kesempatan yg ada..
"Pergilah ayah.. aku sudah memaafkan mu.." ucapnya tiba-tiba saja dari arah belakang.. sebuah mobil berhenti tepat di belakang nya.. "NADHIRA...!!" Teriak nya.. seseorang turun dari dalam mobil itu.. dan berlari ke arah nya..
"Kau... kau .." ucap nya terbata.. "kau ingin membunuh diri mu sendiri hah...!!!" ucap nya.. Dhira menatap hampa pada nya.. dan mulai menangis.. "Dokter Leo.. ayah... hiks.. hiks... ayah ku sudah meninggal..." ucap nya menahan tangis..
Tatapan Leo beralih ke tubuh yg sudah tidak lagi bergerak.. dia sangat terkejut melihat seorang laki-laki paru baya, dengan kepala yg bersimbah darah, di periksa nya, denyut nadi dari orang itu.. "iya.. dia sudah tiada..!!" ucapnya.. "sebentar aku akan menghubungi ambulance dan polisi dulu.." ucap nya, sambil mulai menelepon yg dia maksud..
"Sudah.. jangan menangis.. ini hukuman untuk ayah mu dari Tuhan...!!" ucap Leo.. sekarang kau ikut aku.. tubuh mu membutuhkan mu Dhira.. kau pun sama, hampir mati karena kau pergi terlalu jauh.." ucapnya..
"Maafkan aku dok..!! aku tidak akan mengulangi nya.. aku hanya ingin tau kebenaran tentang diriku.." jawab nya..
setengah jam berlalu.. pihak polisi dan ambulance datang dan membawa ayah Dhira ..
"Sekarang kau pulang.. ikut dengan ku..!!" ucap leo..
Dhira mengangguk... "tapi Dhira.. nanti akan ada suatu yg akan mengejutkan diri mu..!! kau harus siap dari sekarang..!!" ucapnya.. Dhira menoleh pada Leo.. "Apa dok..!! ada apa?" tanyanya.. "nanti kau akan tahu sendiri setelah kita sampai di rumah ku..!!" jelas Leo
"Aku tadi seperti orang gila, bicara pada mu di depan banyak nya polisi dan yg lainnya.." ucap Leo.. " entah apa yg akan mereka pikirkan soal aku!!" ucapnya lagi..
Dhira terdiam.. "maaf dok.. lagi pula kenapa tadi kau bicara pada ku, sudah tau aku arwah.. kau malah tidak berhenti bicara..!!" ucap Dhira.. Leo tertawa sendiri.. "aku ga tau jika mereka memperhatikan aku!!" jawab nya.. "huuh.. kau sendiri yg tidak sadar.. tapi malah menyalahkan aku" jawab Dhira..
Tiba-tiba saja, Dhira merasakan sakit yg luar biasa di dada nya.. dia sempat berhenti berjalan.. saat dia akan masuk ke dalam Rumah.. "Ra.. kau ga apa-apa?" tanya Leo hawatir.. Dhira menggeleng..
saat mereka masuk kedalam.. betapa terkejut nya Dhira melihat tubuh nya yg sudah bangun.. "aku .. aku sadar.. tapi.. siapa!!" tanya nya.. Angel menoleh setelah mendengar suara Dhira.. "ini aku Ra.. aku akan keluar sekarang..!!" ucapnya..
Belum sempat Dhira menjawab.. Tubuhnya menjadi lemah, dada nya sangat terasa sakit.. dia mulai melemah.. lalu dia terjatuh bersamaan dengan tubuh nya.. Arwah Dhira dan tubuhnya tidak sadarkan Diri..
Leo segera menolong.. "Dhira.." teriak Leo segera berlari menahan tubuh nya yg tiba-tiba terjatuh.. dan pada saat yg sama, Angel keluar dari dalam tubuh Dhira.. "Kau.. kalo kau mau keluar seharus nya bilang dulu..!!" hardik Leo..
"maaf.. aku tertarik sendri.. Maafkan aku..!!" ucap Angel..
**bersambung**