NADHIRA

NADHIRA
bab 283: hah.. kau pergi begitu saja..!!!



Ryan berlari menyusuri jalanan menuju rumah Leo.. dia tidak percaaya jika Nadhira meninggal, "aku tidak mempercayai nya, tidak mungkin..!!" batin nya, Rizal mengikuti nya dari belakang, "apa yg akan kau lakukan Ryan..?" batin nya meliat Adik nya seperti itu,


Ryan menghampiri jasad Dhira di depian nya, di sampinng terlihat Rey yg sudah tidak bisa menangis, dia hanya menatap hampa pada tubuh kaku bunda nya, "untuk apa om ke sini..? bunda seperti ini, semua karena om, mkarena wanita itu melukai bunda.. sekarang apa bisa om hidup kan kemai bunda,..!! jangan menyentuh bunda ku..!!" ucap Rey menahan emosi nya,


Ryan bersimpuh di depan tubuh Dhira, "maafkan aku,.. maaf kan aku ra.." ucap nya terbata, dia tidak percaya wanita yg dua bulan lalu menangis di hadapan nya masih meminta nya kembali, kini terbujur kaku di hadapan nya, "percuma kau meminta maaf pada nya, kau menghianati bunda, hingga akhir hidup nya, bunda tidak melupakan mu, tidak kau menyadari rasa nya cinta nya pada mu, dia tidak kemali pada ayah ku, tidak juga hidup bersama mu, dia sendirian.. jika saja kau tidak menghadirkan wavnita itu bunda ku, masihh ada di sini, dan dia tidak akan terluka.. semua karena kau.. aku membenc mu om Ryan.. pergi jangan sentuh bunda ku..!!" ucap Reyka..


Leo menghampiri Rey, "sudah hentikan rey, jangan bersikap begitu, bunda mu akan sedih melihat nya, hentikan, biarkan Ryan bersama bunda, tenangkan diri mu..!!" ucap Leo..


Reykaa terdiam.. dia lebih memilih pergi menjauh..


Ryan tertunduk lesu,.. di bayangan nya masih terbayang senyuman Dhira yg terakhir dia lihat, dia menangis memeluk nya, "maafkan aku, maafkan kesalahan ku, aku memang laki-laki bodoh.. aku yg meninggalkan mu, aku yg membuat mu seperti ini.. maafkan aku Nad..!!!" lirih nya, Ryan masih tiddak percaya denga semua yg terjadi.. "aku berfikir meninggalkan mu adalah hal terbaik, aku pergi untuk kebahagian mu, dan kau pergi meninggal kan ku selama nya, ucapan mu menjadi nyata, kau bilang, kau tidak akan muncul lagi di hadapan ku, kini kau membuktikan ucapan mu, bukan ini yg aku ingin kan, bukan nad, aku rela kau kembali pada nya, asal ku lihat baiki-baik saja, semua yg ku ucap pada mu bohong, berkat kau aku bisa meluupakan Angelica, kau bukan lah bayang-bayang nya, aku benar-benar mencintai mu, kau wanita ku, sekarang bagaimana aku bisa bertahan untuk hidup, ika kau tidak perna memaafkan aku, aku menyadari nya, dan kenapa aku baru menyadari perasan mu, au tidak kembali padaleo dan kau juga meningggalkan ku, untuk memuat ku bahagia, bagaimana cara nya aku bahagia, bila kau tidak ada aku dan leo sama-sama tidak ada yg memiliki mu, kau mengikuti Angel.. meninggalkan kami dengan rasa bersalah.." batin nya menatap hampa pada batu nisan yg bertuliskan nama wanita yg di cintai nya, "lagi-lagi.. wanita yg aku cintai pergi meninggalkan aku ke dunia yg berbeda.." batin nya, menghela nafas..


pemakan siang itu penuh haru, tasya yg tidak percaya di kehilangan lagi saudari perempuan nya, terus menangi karena tidak ada waktu untuk menjaga dan bertemu dengan Dhira di saat terakhir nya, dia terus menangis.. menyesali,..


Mainaka hanya menatap hampa pada nissan yg ada di depan nya dia tidak bisa lagi berfikir dan tidak percaya jika kakak nya telah tiada.. "beristirahlah dengan tenang kak, kini tidak ada lagi yg akan menyakiti mu.. aku harp kau bahagia di sana bersama Rayna, kau pasti sudah bertemu dengan nya bukan,,,...?" batin mai menyeka air mata nya,


Leo yg memeluk erat nisan itu tidak bisa lagi menangis, tidak bisa lagi berkata-kata... "kau bahagia sekarang..? sudah bertemu dengan Ray? titipkan salam ku untuk nya, aku belum menjadi ayah yg baik untuk nya, aku juga tidak bisa menjadi suami yg baik untuk mu, aku berapa kali meninggalkan mu, menyakiti mu, tapi kau lagi-lagi kembali pada ku, aku mencintai mu, aku sangat mencintai mu, kau membawa cinta ku hingga ke sini, hingga akhir hayat dan hidup mu, tatapan terakhir mu, seolah kau mengtakn aku juga sangat mencintai mu, aku akan pastikan menjaga reyka.. merawat nya dengan baik, seperti yg kau ucapkan dan kau meminta nya pada ku, aku tidak akan memuat nya kesepian, aku akan menjadikan nya orang hebat, hingga kau bangga melihat nya di sana.. maaf kan semua kesalahan ku, aku akan menebus nya nanti jika aku bisa bertemu lagi dengan mu.. di sana, walau pun hanya sebentar, aku bahagia bersama mu, kau istri dan ibu terbaik untuk ku dan juga rey dan ray.. tolong temani anak ku di sana,.. bermainlah... tinggalkan beban mu, berbahagia lah.." batin Leo..


"bagaimana bisa aku hidup tanpa mu bunda..? aku masih membutuhkan mu, aku belum membuat mu bangga.. bunda, mungkin Rayna merindukan bunda, dia benar-benar membawa bunda dariku..!! tolong jaga bunda Ray.. aku merindukan kalian.. aku akan bertahan di sini.. dan membuat kalian bangga di sana.." ucap Reyka.. menatap hampa..


...----------------...


Mainaka mengejar nya, "kak tunggu aku,.?" panggil nya, Ryan menoleh,.. "ini.." ucap mai memberikan sepucuk surat untuk Ryan "aku menemukan nya di kamar kak Dhira, itu untuk mu.." ucap nya, ryan mengambil nya,..


Dia membaca nya..


MAS RYAN..


"AKU HANYA PERGI.. BUKAN UNTUK MENINGGAL KAN, SEBENR NYA HATI KU MASIH MENGINGINKAN MU, MASIH INGIN BERSAMA MU, TAPI BILA BENAR CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI..


YANG KU RASA HATI INI TELAH KAU MILIKI SEPENUH NYA, SSEMUA RASA HADIR MESKI MUNGKIN TAK JADI KENYATAAN.. PERLAHAN KU TENGGELAM DALAM CINTA YG KAU BEERI DAN MENYENTUH KU,


KAU DATANG BERI AKU KEBAHAGIAN,.. MEMBERI KU CINTA, UNTUK KU TAPI AKU MENYADARI, JIKA HATI MU BUKAN UNTUK KU, MESKI PUN KAU BILANG AKU HANYA BAYANG-BAYANG DARI KAK ANGEL, TAPI BENAR CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI.. AKU BUKAN UNTUK MU DAN KAU BUKAN UNTUK KU, BERBAHAGIA LAH.. UNTUK HIDUP MU, AKU MENCINTAI MU, HINGGA AKHIR HIDUP KU..


aku pun merasakan nya kebahagian kita bukan lah kepura-puraan.. aku tidak pernah meninggalkan mu, aku akan selalu ada di hati mu


NADHIRA KEYSHA


tulis Dhira..


**BERSAMBUG**