
Dhira berpamitan untuk pulang.. karena hari sudah menjelang sore, si kembar pun sudah tidak bisa betah bermain dengan mainaka.. Dhira pamit pulang, dan meninggalkan Mai dan Dika berdua di sana..
Leo tidak bisa menemani Dika malam ini, dia harus pulang, dan beristirahat.. beruntung Mai datang, dia yg akan menjaga Dika dan menemani nya malam ini di Rumah sakit.
"Mereka sudah pulang Mai..!!" tanya Dika.. ketika mai kembali dari luar mengantarkan Dhira dan si kembar..
"Sudah.." jawab nya.. "Kau membutuhkan sesuatu..?!" tanya Mai.. "Tidak, gue cuma butuh Lo di sini.." jawab nya.. Mai memutar mata malas..
"Mai.. kenapa lo baru datang sekarang..!! kemana aja lo Mai..!! gue cari lu kemana-mana!!" ucap Dika..
"Gue ga kemana-mana.. hanya ingin menyendiri dulu.." jawab mai..
"Lu Dika.. kenapa bisa celaka gini..?!" tanya Mai..
"Rem gue blong.., gue yakin ada yg sengaja motong.." ucap nya.. "Motong...? siapa..!!" tanya Mai heran..
"Gue, yakin.. ini kerjaan si Handoko sama Fariza... sebelum kecelakaan itu terjadi, gue ketemu mereka.. mereka bikin Drama, di depan Momy.. gue yakin, dia ngejebak gue.. buat bikin gue kaya gini.." ucap Dika..
"Ada bukti nya Dika..!!" ucap Mai.. "Bukti gue belum dapet.. tapi segera.. setelah gue keluar dari sini.. gue pasti bisa nemuin bukti nya...!! tapi Mai,lo tau dari mana, kalo gue kecelakaan..?!" tanya Dika..
"Gue lihat di media sosial... banyak berita, tentang loe... dan itu mobil yg biasa gue pake.. jadi gue tau itu lu,." jawab nya.. Dika terdiam.. "Dik.. gue curiga liat orang ini, dia kelihatan aneh aja, menurut gue.. dari beberapa vidio yg gue simpen, cuma dia yg ga ikut nolong lu.. dan dia cepat-cepat pergi dari sana" ucap Mai, sambil memperlihatkan foto-foto yg dia dapat dari media sosial nya..
Dika mengambil ponsel Mai, dan melihat beberapa foto juga vidio yg mai tunjukan pada nya.. dia terlihat berfikir.. sesaat kemudian, dia menelepon anak buah nya, dan menyuruh mereka untuk menemukan foto pria yg ada di foto itu...
"Fano..?!" ucap Dika heran.. "Berarti kita mudah mencari orang ini..!!" ucap Dika.. "Gue inget, waktu itu Fariza bilang, klub itu Adalah milik teman nya, setelah gue perbesar gambar nya, gue yakin itu anak buah Fano.." ucap Mai..
"Gue yakin.. Fariza juga ada di balik ini..!!" ucap Dika.. Mai mengangguk.. "kita harus menangkap mereka Dik..!!" ucap Mai.. "Iya, gue akan berusaha menjebloskan mereka ke penjara.. gue perlu taktik Mai.. untuk menjebak mereka.." ucap Dika..
"Nanti.. kita fikir kan cara nya.. kau harus beristirahat Dik..?!" ucap Mai.. Dika menatap nya lekat..
"Gue mau loe, keloni gue..?!" ucap Dika dengan senyum usil nya..
Mai memutar mata malas.. "Lu mau di keloni bagaimana Dik... mau gue empuk-empuk... kaya gue nidurin si kembar..!!" jawab Mai ketus..
Dika melihat wajah cemberut Mai..
"Hahaha... kalau kau mau.. boleh juga..!!" ucap Dika yg malah membuat mai semakin kesal.. Mai mendekat pada dika.. dan mencubit perut Dika.. "ini.. yg loe mau kan..." ucap Mai sambil mencubit Perut Dika..
namun Dika malah tertawa di buat nya..
"Kau menyebalkan.." ucapnya
**bersambung**