NADHIRA

NADHIRA
bab 354: Kau harus minum obat mu



Leo mnyusul Mawar ke ruangan Rey,.. Ia berniat mengwasi putra nya, ia takut jika dia melewat kan obat nya, karena kesibukan nya.. "Dia itu seorang, Dokter untuk orang lain dan diri nya sendiri.." batinn Leo..


Ceklek pintu ruangan Rey di buka oleh nya terlihat Rey yg tertidur di kursi nya.. "dia begitu kelelahan sampai tertidur di situ..!!" batin nya,.. terlihat mmwar yg baru ssaja kembali..


"Dari mana War..?" tanya Leo..


"Aku habis dari toilet yah..!! apa rey masih belum bangun..?" tanya nya.. "apa dia sudah tertidur, dari pertama kau datang..?" tanya Leo.. Mawar mengangguk.. "Ada apa dengan nya..?" batin nya Leo mulai khawatir..


Ia menghampiri Rey,.. "Rey.. Reyka...!!" ucap Leo membangun kann nya, tapi Rey tidak bangun juga.. Leo menggerak-gerak kan tubuh nya, tapi Rey tidk mmemeri respon apa pun..


"Apa yg terjadi pada mu Rey..!! Rey bangun..!!"ucap nya..


"Mawar banu ayah, seperti nya, dia pingsan..!!" ucap Leo, mulai memapah Rey dan menidurkn nya di sofa.. "Cepat pangil om sandy ke sini.." ucap Leo.. Mawar mengangguk.. dengan panik ia berlari mencari Sandy.


Leo membuka seluruh pakaian Rey dia memeriksa nya sendiri.. Rey terbangun ketika Leo sedang memeriksa nya.. "kau sudah siuman..? kau belum minum obat mu..?" ucap nya.. Rey mengangguk.. "maaf yah, aku lupa membawa nya.." jwab nya..


"Reyka,.. kau tidak bisa melupakan obat mu.. kau harus meminum nya secara teratur..!!" ucap Leo terlihat marah.. Rey hanya terdiam.. Leo menekan bagian dada nya, terlihat Rey yg merintih sakit.. "sakit yah..!!" ucap nya..


Leo terdiam.. "Rey kau harus di operasi.. ini pembengkak kan katup Rey, tidak bisa hanya di obati dengan terapi obat.. itu hanya menghilangkan sakit nya saja.." ucap Leo


Reyka terdiam..


"Rey katup jantung nya membengkak..!! seperti nya dia harus dii operasi..!!" ucap Leo.. Sandy terkejut mendengar ucapan Leo.. "AA-apa.. Rey sejak kapan..? kenapa kau tidak memberi tahu ku..!!" jawab Sandy..


"Baiklah, kita harus segera mengoperasi nya,, ini membahayakan.. mulai sekarang, kau haru di rawat di sini.." ucap nya,.. "aku akan menjadawal kan operasi untuk mu, dan menyiapkan kamar perawatan mu.." ucap Sandy..


Mawar menangis mendengar nya,.. "jika kau sakit seharus nya kau bilang pada ku..!! jangan menyembunyikan nya..!! aku takut kehilangan mu..." ucap nya menangis.. Rey menglus rambut nya.. "aku tidak apa-apa" jawab nya tersenyum..


Rey menatap Ayah nya yg kelihatan sangat cemas, "Ayah.. apa bisa aku di operasi oleh Ayah..? aku tidak mau dokter lain.. aku takut jika bukan ayah yg melakukan nya.." ucap nya..


Leo terdiam.. "Baiklah Ayah akan melakukn nya, nanti ayah yg akan bicara pada Sandy.." ucap nya...


Rey tersenyum.. "Kau itu dokter, seorang Dokter tau mana yg harus cepat di obati, mana yg tidak..!! tidak seperti dirimu, kau malah menyembunyi kan dari ayah.." ucap nya,


"Rey aah tida ingin kehilangan mu, jangan lakukan ini lagi..!! ayah tidak bisa menyesali jkaayah tidak tau apa-apa.. ayah tidak ingin, kejadan dulu terulang kembali, ketika ayah terlambat tu penyakit bunda mu.. ayah tidak ingin itu terjadi juga pada mu..." ucap nya..


rey mengangguk.. "maaf kan aku yah." jawab nya..


**bersambung**