
mai menuruti keinginan Marcel, karena dia juga tidak ingin berurusan lagi dengan Dika, dia mengikuti marcel pindah ke rumah nya, dia berjanji jika dia sudah menemukan rumah dia dan valen akan segera pindah, untuk sementara dia tinggal bersama marcell..
"bi tunjukan kamar untuk ibu Mai, dan valen.. juga bawa barang-barang nya..!!" ucap marcel,.. semua pembantu segra menuruti perintah nya,.. "mai, tinggalah di sini, tidak perlu terburu-buru untuk mencari rumah baru,.. di sini saja.. sherin akan senang, sekarang dia punya teman.. dia tidak akan kesepian lagi..!!" ucap nya.. Mai hanya tersenyum.. dia tidak menjawab apa-apa..
"jadi itu Dika..? mantan suami mu..? untuk apa dia datanh ..?" tanya marcel,. mai terdiam,. "aku tidak tau, dia tiba-tiba saja datang, aaku tidak memberi tahu tempat ku, mungkin dia mencari tahu tentang ku.. aku sekarang menjadi glisah, aku takut dia mengambil valen dari ku..!!" jawab nya, wajah nya berubah murung.
"Dengan Mai, tidak ada yg bisa mengambil valen, aku akan melindungi nya, kau dan valen, aku tidak akan membiarkan dia menyentuh kalian, maka nya aku membawa kalian ke sini, karena aku tidak ingin kalian terluka, orang itu pasti akan kembali lagi,.." ucap Marcel..
"Mai dengar, kau tidak bisa teru sendirian.. kau tau perasaan ku, aku sudah mengungkap kan berkali-kali,.. aku serius dengan mu, dan ka pun seperti memberi harap pada ku,.. mai, tolong lah, beri aku kepastian,.. apakah di hati mu terselip nama ku? kau menganggap ku apa? atau kau masih mencintai Dika..? dengar mai, aku hanya ingin kepastian saja,.. kau seperti menggantung kan perasaan ku,.. sampai kapan aku menunggu mu" ucap marcel,..
"Tidak Cel, bukan begitu, aku tidak bermaksud menggantung kan hubungan ini, aku hanya bingung, aku bingung harus menjawab apa tentang perasaan mu pada ku.. aku wanita yg penuh dengan luka, masa lalu ku buruk, aku hanya berfikir aku tidak pantas untuk mu, apa lagi untuk menjadi ibu Sherin..!! aku hanya berfikir itu.." jawab nya.
"Mai, aku akan berusaha untuk menyembuh kan luka mu, semua orang memiliki masa lalu, aku tidak peduli, masa lalu mu, di mata ku, kau wanita hebat, ibu yg kuat,.. aku berjanji akan selalu membuat mu bahagia,.. dengar mai,.. menikah lah dengan ku, hidup dengan ku, kita akan bangun keluarga kecil kita, aku akan menyayangi valen seperti anak ku sendiri.. aku berjanji.. maka terima lah aku..!!" ucap Marcel..
Mai mengangguk,.. "iya ayo menikah.. aku mau menikah dengan mu..!!" jawab nya, setelah melihat kesungguhan di mata itu.. mai yakn dengan jawaban yg dia berikan.. Marcel memeluk nya.. "terima kasih telah menerima ku.." bisik nya..
Mainaka mengangguk..
satu bulan berlalu,.. mai dan marcel mempercepat pernikahan mereka.. mai terlihat cantik dengan kebaya yg dia kenakan,
"Saya terima nikah nya Mainaka Gasela, dengan mas kawin tersebut tunai.." ucap arcel lantang.. semua saksi berteriak Sah.. sah.. sah.. mereka resmi menjadi suami istri,..
Mai menatap marcel, dia tersenyum bahagia.. marcel mencium kening nya.. "aku berharap ini menjadi keputusan terbaik,," batin Mai..
```` END```