
Leo menatap Sandy, fikiran nya menerawang... "Ada apa? apaa yg terjadi...!!" tanta nya Sandy menggeleng... "Ryan menelepon, suara nya terdengar panik.." jawab nya.. "Le ajak Rey..!!" ucap sandy.. Leo dengan cepat mencari Rey ke kamar nya dan langsung mengajak nya..
Di perjalanan fikiran mereka tidak menentu, Ryan juga tidak dapat di hubungi.. "Cepat San..!! aku tidak ingin terjadi sesuatu pada Dhira!!" ucap Leo. Sandy hanya mengangguk dia menambah kecepatan mobil nya
Leo bergegas masuk.. setelah mereka sampai, di susul Sandy di belakang nya, Leo melihat Ryan memeluk Dhira dengan luka di tangan nya... ",Nad...!!! Nadhira... bangun Naad, kau tidak bisa meninggalkan ku..!!" ucap Ryan .. menahan tangis nya..
Leo menghampiri Ryan, berdiri di belakang nya, tidak percaya dengan apa yg dia lihat.. "Dhira...." lirih nya lutut nya melemas, dia berlutut di hadapan Dhira dan Ryan.. Sandy berlari memasuki ruangan itu..
Dia segera memeriksa Dhira... "Tidak mungkin... Nad..!! Apa yg membuatmu nekat begini, apa yg harus aku jelaskan pada Tasya..." batin Sandy, dia memegangi tangan Adik ipar nya itu..
Leo tidak percaya dengan apa yg dia lihat...
"Nad.... bangun nad, kau ga bisa gini..!! kenapa kau lakukan ini Nad...!!" ucap Leo... Ryan menatap nanar pada Leo.. "Seandainya kau mempercayai nya, mendengarkan penjelasan nya, dia tidak mungkin seperti ini, hidup nya sudah hancur sejak dia kehilangan mu, di tambah kepergian Rey dan Ray, kau sadar, kau menyakiti nya, entah. siapa yg ingin menghancurkan nya, kalian berhasil... Nadhira sudah tiada, dan itu yg kalian ingin kan!!" ucap Ryan..
*Lepaskan tangan mu dari istri ku, kini dia istri ku..!! kau tidak berhak menyentuh nya!!" ucap Ryan menepis tangan Leo..
Ryan berdiri menggendong Dhira, di tidurkan nya dia di atas Sofa, Ryan menyelimuti nya... "kau pasti kedinginan..!!! maafkan aku yg telat untuk pulang" ucap nya, hati nya begitu perih melihat gadis yg di cintai nya meninggal di depan nya..
Leo tidak beranjak dari tempat nya... dia tidak bisa berkata apa-apa lagi... semua nya sudah terjadi!! Rey menangis tersedu-sedu memanggil Dhira, berharap sang bunda bangun dan mendengar tangisan nya..
Sandy sudah memberitahu Tasya dan Lila,. mereka sudah berkumpul di Rumah itu, Tasya tidak percaya yg terjadi, andai dia tidak meninggalkan Dhira, dia tidak akan menjadi seperti ini.. kata yg dhira ucapkan terakhir adalah.."Kak maafkan aku" dan itu masih terngiang di telinga nya..
"Kak...!! kak Dhira!!!" tangis mai pecah kakak yg di cintai nya meninggal dengan cara yg tidak adil... "Kak maafkan aku, maafkan perbuatan ku kak..!!" tangis nya pecah, dia sudah membuat hidup Dhira berantakan.. dengan membantu Dika menandatangani surat yg di minta Dika..
Leo menatap hampa pada tubuh tidak bernyawa itu, dia masih teringat tangisan dan pelukan Dhira siang itu, Leo tidak berfikir Dhira akan senekat ini.. "Maafkan aku!! maaf Ra!!" ucap nya berkali-kali.. menangis dalam diam... dan menatap sendu Nadhira..
......................