
Ryan dan rizal pergi bersama ke tepat yg tidak di ketahui siapa pun, Rizal tau, ada sesuatu yg Ryan ingin sampaikan pada nya, "kenapa kau tidak membawa ponsel mu,?" tanya izal.
Ryan menggeleng, "ponsel ku di sadap, aku tidak bisa membicarakan hal ini jika aku membawa ponsel, wanita itu pasti mendengar percakapan kita," jawab nya
"wanita siapa? dia yg kau cium di depan Dhira?" tanya Rizal, Ryan mengangguk, "iya dia, aku akan menceritakan nya dari awal kak, aku ingin meminta bantuan mu, tolong pertemukan aku dengan Dhira, aku akan menikah minggu depan dengan wanita itu, aku ingin sebelum aku menikah dan menjerumuskan diri ku , aku ingin bertemu dulu degan nya setidak nya aku harus minta maaf pada nya" ucap nya
"kau tidak bisa kembali pada nya? kau benar-bnar aakan menikah dengan wanita itu?" tanya nya, Ryan terdiam, "jika aku tidak jadi meikah pun kak, aku tidak bisa kembali pada nya, aku merelakan bukan semata-semata karena Renata, aku ingin melihat nya hidup dengan orang yg di cintai nya, iya memang Renata sebuah kesalahan yg au perbuat, tapi setelah aku fikir kembali, Dhira tidak pernah bahagia bersama ku, walau pun aku tau tentang perasaan nya, tapi aku juga tau cinta nya tidak begitu ddalam seperti dia mencintai Leo" jawab nya,
"aku lebih memilih untuk melepaskan nya, untuk membuat nya bahagia, aku sudah menjaga nya selama ini, suddah waktu nya aku membuat nya bahagia, dengan membiarkan dia kembali pada leo.." ucap nya,
"renata itu menjebak ku, dulu aku pernah berhubungan dengan nya di ITALIA, dan ku meninggalkan nya, kami sempat bertunangan tapi aku yg meninggalkan dia, dan kembali ke sini, dulu aku meninggalkan nya karena aku belum bisa melupakan Angelica, aku tidak ingin menyakiti nya, tapi setelah aku kembali kesini, dan ku menikahi dhira, ternyata Renata juga menyusul ku, dan sat itlah aku bertemu dengan nya, dan memulai hubungan terlarang itu, aku meniduri nya saat aku mabuk , dan aku tentu harus bertanggung jawab, aku terpaksa mengorbankan Dhira.." ucap nya
"tolong aku kak, aku hanya ingin meminta maaf pada nya, hidup ku tidak akan tenang , bila aku tidak mendapat maaf dari nya" ucap Ryan, Rizal mengangguk.. "tenang dan tunggu saja kabar dari ku" ucap nya.
Rizal mulai mencari keberadaan Dhira, dia akan mulai bcra pada Leo, mungkin Leo tau tentanng keberadaan Dhira, tidak mungkin Dhira menghilangbegitu saja, dan tidak ungkin bila Reyka dan Leo tidak mengetahui keberadaan nya, itu yg rizal fikirkan.
"mungkin itu keputusan yg menyakitkan untuk Ryan dan Dhira, tapi mungkin itu jalan yg terbaik untuk hubungan mereka, aku yakin mereka berdua bisa hidup dengan bahagia" batin nya, setelah mendengar penjelasan Ryan.
"aku tidak pergi hanya meninggal kan, kau tidak akan pernah menghilang dari hati ku, aku akan tetap menyimpan mu di lubuk yg paling dalam, aku hanyya melepas nya untuk membuaat mu bahagia, walau pun bukan dengan ku" batin Ryan mata nya menerawang..
** BERSAMBUNG**