NADHIRA

NADHIRA
Bab 191: untuk apa Aku hidup (season3)



"Ayo kita pulang..'" ajak Ryan pada Dhira.. Dhira hanya menatap nya, "pulang kemana kak? aku tidak. punya rumah.. jangankan rumah baju pun aku tidak ada!! momy mengusir aku tanpa memberiku pakaian.." jawab nya


Ryan menatap sedih pada nya, "Tinggal lah di apart kau yg dulu.. di sana masih banyak baju mu yg tidak kau bawa, jika kurang kita bisa membeli nya" ucap Ryan.. Dhira hanya menatap nya.. "Aku tinggal dengan mu lagi maksud mu!! apa kata orang nanti!!" ucap Dhira..


"Heh... dari dulu itu Apart mu!! aku yg menumpang, aku yg Akan cari apart atau hotel untuk aku tinggali," jawab Ryan sambil membereskan pakaian nya, hari ini dia Sudah boleh pulang..


"Itu apart kak Rizal bukan punyaku!!" jawab nya, "Sudah lah ayo pulang.. tolong bawa barang-barang ku!!" ucap Ryan..


Dhira menuruti ucapan ryan, mereka pulang bersama..


"Senyumlah Ra.. aku sudah katakan pada Sandy dan istri nya kau bersama ku, mereka tidak akan menyusul mu," ucap Ryan..


"Agh.. iya Aku lupa mengabari pada mereka,"Batin nya,


"Ra jangan melamun.. bawa mobil yg benar!! aku baru saja keluar rumah sakit, masa harus kesana lagi!!" gerutu Ryan..


"Kau tau, sebelum Rey pergi dia mendatangi aku di rumah sakit, dia bilang aku harus menjaga mu, dan menyuruh mu makan.. katanya kau tidak makan sesuap pun!!" ucap Ryan


Dhira hanya melirik nya, "Jadi aku harus makan begitu? aku tidak berselera" jawab nya, Ryan mendengus kesal..


"Berhenti di sana, kita makan dulu!!" ucap Ryan..


dengan terpaksa Dhira menghentikan mobil nya, mengikuti Ryan ke dalam..


"Makanlah Ra, kau harus bertahan.. jika ingin bertemu dengan Rey lagi.m" ucap Ryan sambil memakan makanan nya.


"Nadhira, kau harus makan, jika kau begini terus, tidak akan membuat leo kembali hidup.." ucap Ryan ketus, dia kesal melihat nya karena makanan nya tidak di makan..


"Iya sekarang, untuk apa aku hidup.. anak ku sudah tidak bersama ku, suami ku juga pergi.. aku sendirian sekarang" batin nya, "Jika bisa aku ingin menyusul mas Leo!" batin nya..


Air mata nya menetes..


"Aku tahu rasa nya Ra.. Aku mengerti, tapi kau juga harus kuat harus bertahan kehidupan mu masih terus bejalan, aku tahu hidup mu tidak seberuntung orang lain, tapi itu yg membuat mu kuat Nad,, kau pasti bisa melalui nya" batin Ryan..


"Sudah selesai, ayo pulang dan beristirahat, kau harus kumpulkan tenaga mu, agar kau bisa pergi menjemput Rey nanti," ucap Ryan... Dhira hanya mengangguk.. menuruti ucapan Ryan..


"Kak Rizal di mana kak?'" tanya nya, "oh.. dia terbang ke belanda untuk menyusul rey kesana, setidak nya dia harus tau tante Grace membawa nya kemana!!" ucap Ryan..


Dhira terdiam..


"mulai besok, kau harus bekerja lagi dengan ku, menjadi asisten ku, aku masih belum bisa bergerak banyak ya Ra!!" ucap nya, Dhira hanya mengangguk..


"Kak tinggalah di sini saja, aku tidak mau sendirian!! aku takut" ucapjya, "Apa tidak Apa-apa aku tinggal di sini!!" jawab nya,


"tinggal lah di sini sampai kakak sembuh, biar aku yg merawat luka mu, kau begini gara-gara menolong aku!! terima kasih kak.." ucap nya .. Ryan tersenyum.. lalu mengangguk.. mengelus rambut Dhira..


**Bersambung**1