
Marcel menimang-nimang ponsel nya, dia memikir kan apa yg akan terjadi, bila dia mengunggah vidio yg tadi dia dapat kan.. "Jika aku mengungah nya, maka akan banyak orang tahu tentang Sherina..!! tapi aku tidak bisa membiarkan tua bangka itu, merusak segala nya.. merampas Sherina mungkin akan membunuh nya.." batin nya..
"iya, untuk itu aku di sini sekarang... aku pergi menjauh, untuk menghindari ini.. gar Sherina dan anak ku yg lain nya aman.. Mai juga tidak akan terganggu oleh masalah ini.." ucap nya Sendiri..
Marcel memindah kan Vidio itu pada sebua flash dish.. dia memasukan nya ke dalam laptop nya.. "Bailah aku akan mengunggah nya.. Marcel mengedit nya sedikit.. Agar nama Sherina tidak muncul di dalam vidio itu..
"MODEL TERKENAL, CLARA CLARISA, MEMPUNYAI SEORANG, ANAK.. YG DIA BUANG, 8 TAHUN LALU DAN SEKARANG DIA INGIN MENGAMBIL KEMBALI, ANAK YG TIDAK DIA AKUI.. HANYA UNTUK MENJADI KAN NYA PENDONOR UNTUK ANAK NYA YG BENAMA BRYAN... YG MENDERITA LEUKIMIA.. ATAU CANCER DARAH.. AYAH NYA PUN, MENDUKUNG TINDAKAN ITU, DAN PROSEDUR YG BERLAKU UNTUK PENDONORAN ADALAH UNTUK USIA 17 TAHUN.. SILAKAAN AKSIKAN SENDIRI VIDIO NYA.." tulis Marcel pada postingan nya.. dia menggunakan nama palsu di akun nya tersebut..
Marcel benar-benar mengirim dan mengunggah vidio itu di media sosial.. "Hancur lah,.. sebelum kalian yg menghancurkan aku dan mengambil anak ku.. hanya untuk ke'egoisan kalian.. aku tidak peduli, jika anak itu mati.. Bryan.. atau siapa pun, tidak boleh ada yg mengusik keluarga ku.. apalagi Sherina..!! anak ku.. aku akan memastikan kalian besok tidak bisa keluar karena malu.." ucap nya sendiri..
Mai menghampiri nya.. "Cell ada apa..? kenapa kau membawa kami ke sini..!!" tanya Mai.. dia baru berani bertanya,, karena melihat Marcel sudah lebih tenang.. tidak semarah kemarin..
Marcel menatap nya..
"Mereka setega itu..? Sherina masih terlalu kecil.. dia juga putri kandung nya.. bagaimana jika terjadi esuatu yg tidak i ingin kan pada Sherin..!!" ucap nya,.. Mai memeluk Marcel..
"kau benar cel.. mereka harus di beri pelajaran.. pengadilan pun tidak akan mengabul kan keinginan mereka. jika mereka sejahat ini..!!" ucap nya.. Marcel mengangguk..
"Aku bertanya-tanya.. kenapa tiba-tiba kau membawa kami pergi jauh, dan tidak seorang pun yg tahu.. aku seytuju dengan mu, kita harus melindungi Sheina.." ucap Mai.. Marcel kembali memeluk nya..
"Aku tahu, kau pasti setuju..!! Mai aku lakukan ini demi Sherin.. aku sengaja ingin menjauhkan mereka.. lbih baik Sherina tidak usah mengenal ibu nya.. karena Clara terlalu jahat untuk nya, dia tega menelantar kan nya, tanpa penyesalan.. dan sekarang, dia datang, hanya untuk mengambil sumsum anak ku.. di bahk tidak peduli pada nyawa Sherina.. ku akan menghancurkan mereka.. tidak akan aku biarkan mereka membunuh putri ku.." ucap nya emosi..
Mai mengelus bahu Marcel.. "tenanglah, itu tidak aka terjadi pada Sherin..! sekarang kita di sini.. Clara tidak a kan menemukan kita di sini.. tidak usah kembali, pun tidak apa-apa.. yg terpenting, Sherin tetap bersama kita.." jawab Mai.. Marcel mengangguk.. "terima kasih Mai, telah mengerti keadaan ku.." ucap nya.. Mai tersenyum..
**BERSAMBUNG**