NADHIRA

NADHIRA
bab 167 : Aku ingat semua (Season 3)



Dhira membuka mata nya, menatap nya di ke sekeliling nya, "Aku di mana?" lirih nya, tangan nya bergerak-gerak.. namun dia tidak bisa banyak menggerakan tubuh nya, "Aku kenapa bisa ada di sini!" ucap nya..


Leo kembali dengan membawa Rey, "Kau ingin menjenguk bunda?" tanya leo.. Rey mengangguk.. "Baiklah ayo kita bertemu dengan bunda mu!!" ucap nya.. Rey tertawa girang...


mereka memasuki kamar Dhira..


"Nah, bunda sudah bangun!!" ucap leo pada Rey, Rey berlari memeluk Dhira, "Bunda....!!!" ucap nya, Leo menatap Dhira, "Rey sudah mau bicara lagi.." ucap nya, Dhira menangis haru..


"Kau anak hebat.. Rey hebat..!!" ucap Dhira mengelus Rey..


"Tante sedang apa di sini..?!" tanya Rey melihat kearah sofa yg kosong di belakang nya, Leo terkejut.. dan mendekat.. "Rey bicara sama siapa? di sini tidak ada siapa-siapa?"Tanya Leo..


"Itu tante..!!" jawab nya..


Rey berlari dan duduk di sana, seolah mengajak bicara, dengan apa yg dia Lihat.. "Ra... Anak ku kenapa?" tanya Leo..


Dhira tersenyum.. "mungkin dia sama seperti mu dulu, bukan kah kau dulu juga suka bicara pada Roh gentayangan.." jawab Dhira..


Leo terkejut mendengar jawaban Dhira.. "Apa maksud mu? kau mengingat itu semua, selama ini aku menutupi nya!!" ucap Leo.. Dhira mengangguk.. "Aku mengingat semua nya, Dokter Leo!!" jawab nya sambil tersenyum...


Leo tidak menyangka apa yg selama ini terjadi pada nya Dhira mengingat itu semua.. "Kau sungguh-sungguh?" ucap Leo..


Dhira mengangguk.. "Kau, kak sandy , kak Rizal dan kak Ryan membantu ku untuk kembali ke sini.." jawab nya..


"Dan kak Angel... tapi aku tidak pernah tau kemana kak Angel pergi, dia menghilang, di saat aku belum berterima kasih pada nya" ucap nya.. Leo mengelus Rambut Dhira, "Tidak apa-apa kau hidup pun Angel pasti senang...!! maafkan aku yg tidak menepati janji ku!! untuk menjaga dan melindungi mu" ucap Leo...


"Terimakasih karena kau bertahan untuk hidup, kau tidak meninggalkanku, sudah beberapa kali hidup mu terancam, karena aku..!! terimakasih telah bertahan.." batin Leo..


"Rey bicara sama siapa?" tanya Leo.. "Tante Veli.."Jawab Rey..


"Velia?" tanya nya Rey mengangguk.. "Raa kau tidak apa-apa melihat anak mu begini?!" tanya Leo.. Dhira menggeleng, "Velia baik.. dia yg menolong ku kemarin!!" jawab nya..


"Kau juga melihat Velia?" tanya Leo tidak percaya,yg leo.takutkan adalah Nadhira bukan melihat Roh Veli, tapi berhalusinasi.. Dokter lain berkata, kemungkinan Dhira mengalami halusinasi pasca operasi otak.nya Dulu..


"Tapi jika dia berhalusinasi, tidak mungkin Rey juga melihat nya" batin Leo..


"Kenapa Mas, kau tidak dapat melihat Veli? dia selama ini memperhatikan mu, dia sangat marah karena kau malah tergoda oleh Andin.!!" ucap Dhira.. Leo terdiam.. dia mengingat kesalahan nya..


"Vel maafkan Abang.. abang tidak bisa menjadi kakak yg baik untuk mu, abang emang bodoh karena tergoda oleh nya, vel tolong jaga anak ku dan dia wanita yg abang cintai.." batin nya, sambil menatap sedih ke arah sofa itu.


"Tapi mas, bagaimana Andin dan Fadly?" tanya Dhira..


"Mereka meninggal, jasad nya di temukan di rumah yg terbakar itu, dan polisi juga memeriksa nya, mereka tersangka yg mencelakai kau dan Ray," jawab Leo..


"Semua sudah berakhir sekarang.." ucapnya,


"Lain kali jika kau ingin menjebak nya, kau harus bicara pada ku, jangan pergi sendirian.." ucap nya, Dhira mengangguk..


"Maafkan aku Dokter leo!!" jawab nya Genit...


"Kau menggemaskan" ucap Leo mencubit pipi Dhira..


**Bersambung**