
Satu malam berlalu,.. mawar belum juga sadarkan diri nya,.. membuat semua orang khawatir, Reyka juga sibuk menakan keadaan nya,.. "Rey berhenti.. kau tidak bosan terus menanya kan itu,...?" ucap Leo,..
"ayah tau kau khawatir, tapi tidak begini,..!! besok pagi ayah akan mengantar mu,..!!" ucap Leo, Reyka terdiam.. "tidurlah.. istirahat,.. jika kau terus menanyakan nya, ayah akan meninggal kan mu,..!!" ucap leo tegas..
ke'esokan pagi nya, Leo menghampiri Dion yg menunggubi mawar,.. "bagaimana,.. sudah ada kemajuan.." tanya Leo..
Dion menggeleng. "belum.. aku semalaman di sini, tapi dia masih seperti itu,..." jawab nya,.
Leo menepuk bahu Dion,.. "dia pasti akan bangun,.." ucap nya menghibur,.. "bagaimana Rey?" tanya dion,.. "dia tidak sabar ingin melihat keadaan mawar, dari semalam dia merengek ingin ke sini,..!!" jawab Leo,.. Dion tersenyum,.. "knapa? menertawakan apa...?" tanya Leo,.
"seperti nya kita akan jadi besan,..!!" jawab Dion,.. Leo terseyum,.. "iya seperti nya anak ku sangan mencintai adik mu,.." jawab nya, mereka terkekeh,.. "tapi..? apa kau merestui mereka, kau tau mawar,...?" ucapan Dion terhenti.
"kita tidak pernah tau Rencana Tuhan,.. kita tidak bisa mengubah takdir,.. jika tuhan menakdirkan anak ku untuk mawar,.. aku tidak akan pernah menghalangi nya,.." jawab Leo bijak..
Dion tersenyum.. "terima kasih Le.. kau sudah sejauh ini membantuu mawar.. aku tidak akan melupakan kebaikan mu,,.." ucap Dion,.. Leo tersenyum,..
"beri tahu kenyataan nya, jika kau adalah abang nya, buat dia tidak sendirian di sini,..lindungi dia,.. hidup nya sudahterlalu berat,.." ucap Leo,.. Dion mengangguk "aku pasti akan segera memberi tahu nya,.." jawab nya,..
beberapa saat kemudian,.. mawar membuka mata nya, dia melihat sekeliling nya,.. dia terdiam mengingat yg terjadi,..
Dion yg baru saja dari luar melihat nya sudah siuman,..
Mawar hanya mentap nya nanar,.. tidak lama kemudian, beberapa dokter datang menghampiri untuk memeriksa nya,..
"kau ingat nama mu,..?" tannya dokter itu,.. mawar menggeleng,.. Dokter itu terdiam.. "pak ikutlah dengan kami,.. kami akan menjelaskan nya,.." ucap dokter itu, Dion mengangguk dan mengikuti mereka,..
"pasien mengalami AMNESIA sementara, karena benturan dan trauma yg menimpa nya,.. tapi itu hanya bersiifat sementara,.. kemungkinan, nanti ingatan nya akan kembali, atau tidak sama sekali,..!!" jelas dokter itu,..
Dion keluar dengan tatapan koaong,.. "ada bafus nya fia AMNESIA agar dia tidak mengingat hal yg membuat nya terlukaa,.. tapi dia juga melupakan Reyka,.. bagaimana aku menjelaskan pada nya,." batin Dion,..
Dia berjalan kembali ke kamar Mawar.. membuka pintu nya, dan tersenyum manis pada nya,.. mawar teerdiam..ada sedikit takut di raut wajah nya,.. "tidak apa-apa aku Dion,.. pengawal mu,.. dan nama mu Mawar.. Mawar gracia" jelas nya,. dengan sabar,..
Mawar hanya terdiam.. tidak menjawab,.. "tiba-tiba saja Rey datang bersama Leo.. "mawar, syukurlah..!!" ucap Rey tersenyum Lega.. tapi mawar malah terlihat bingung, "siapa kau jangan asal menyenttuh ku,..!!" jawab nya..
rey terdiam,.. "apa yg terjadi pada nya,..? kenapa dia tidak mengenal ku..?" tanya nya, aneh,..
"dia mengalami AMNESIA.. dia melupaan segala nya,.. termasuk ama nya sendiri..." jawab Dion,.. memberi tau Reyka keadaan kekasih nya,.. "AMNESIA..? TIDAK MUNGKIN,..!" jawab nya.. tidak percaya..
**BERSAMBUNG**