
Antonio mulai bicara pada Grace, "Dari pada kau terus marah, dan tidak menerima keputusan ku, lebih baik kau menghibur Dika,. dia pasti akan sangat marah besar saat ini..!! Dika itu sudah memiliki segala nya, aku sudah berusaha adil untuk putra-putraku, Mahesa Group memang dari dulu sudah aku wariskan untuk Leo.. Aku tidak merasa aku tidak adil, aku sudah membagi dua perusahaan untuk mereka, Cabang Yg ada Di Indonesia Dika yg memimpin, sudah dari dulu pun dia yg memegang, Dan perusahaan inti untuk Leo! Aku tidak membeda-beda kan, walau pun Andika bukan anak ku..
Aku menyayangi nya.." ucap nya
"Tapi kenapa Dika mulai serakah? dia masih ingin memiliki Harta dari Anak yg tidak berdaya itu? REYKA CUCUKU!! apa kalian tidak puas sudah membuat Anak itu kehilangan orang tua nya,? aapa tidak cukup kalian menghancurkan Leo? karena kalian Reyka harus memiliki ayah sambung? dia tidak mendapat kasih sayang yg seharus nya Leo berikan?? haruskah mengambil milik nya juga" tanya nya..
"Leonardo.. dia masih sangat mencintai wanita itu, ibu dari Reyka, dulu kenapa kau tega memisahkan mereka, membuat Leo seolah -olah sudah Mati.. membohongi semua nya termasuk aku? untuk. apa? harta? kalian sudah mempunyai segala nya!! Mulai sekarang, jangan mengurusi lagi Mahesa Group... dan jangan menyentuh sedikit pun Saham dan perusahaan Kenedy Group.. katakan itu pada anak mu" ucap Antonio Tegas, "Aku tidak akan membiarkan Dika atau kau menghancurkan yg sudah di miliki Leo dan keturunan Kenedy
Kita bersaudara, Mahesa group tidak akan maju jika tidak ada Kenedy group.. jangan coba-coba mengusik mereka" ucapnya. pada Grace... Dia hanya terdiam tidak menjawab..
......................
"Yah kapan kita kembali ke Kanada? aku juga harus kuliah!!" ucap Rey.. Leo kini tinggal di rumah nya yg dulu bersama Reyka.. "Bagaimana jika kau kuliah di sini saja? ayah seperti nya tidak bisa kembali ke Sana!!" ucap Leo sambil terus mempermainkan Laptop nya..
"Di sini Yah? Lalu Mawar? bagaimana Dengan nya? ayah akan meninggalkan nya sendirian di sana?!" tanya Rey..
"Iya ajak dia di sini!! dia juga akan ikut ke Indonesia.. Ayah sudah menyuruh Dion untuk mengurus kepindahan kalian berdua" ucap nya...
"Kau sudah besar, sudah mengetahui Cinta!!" ucap nya sambil terkekeh...
"Ci-Cinta maksud ayah? aku tidak mengerti? aku hanya tidak mau Mawar Sendirian Di sana!!" jawab nya.. Leo tersenyum..
"KAU ITU TIDAK BISA MENYEMBUNYIKAN PERASAAN MU, ayah tau kau menyukai mawar! tapi apakah bunda mu tau bahwa anak lelaki nya sudah pubertas!!" ucap leo..
Wajah Rey memerah.. "Ayah hentikan aku tidak ingin mendengar nya, Lalu mobil ku? aku baru saja mendapatkan nya" ucap Rey mengalihkan..
Leo tersenyum.. "Nanti ayah belikan lagi Mobil untuk mu yg lebih bagus, mobil yg ada di sana akan ayah jual, besok Mawar dan Dion akan datang , karena ayah sibuk, kau yg akan menjemput mereka" ucap Leo...
Rey mengangguk... "Lalu untuk;apa aku kuliah jauh-jauh ke sana, jika akan kembali lagi ke sini," ucapnya.. "Untuk bertemu ayah!! lagi pula ayah yg memberi beasiswa mu, jadi ayah tau kau akan datang" jawab nya santai.. rey terhentak kaget..
**Bersambung**