NADHIRA

NADHIRA
BAB 107: BUKTI (NADHIRA season 2)



Seminggu berlalu, Dika sudah kembali pulang dan pulih dia sudah kembali ke apartemen nya, di ikuti oleh Mai yg memilih untuk tinggal dengan Dika di Apartemen nya..


orang-orang Dika sudah, menemukan bukti, jika orang itu memang suruhan Handoko.. namun mereka ingin menjebak nya, sehingga Fariza dan Handoko mengakui perbuatannya..


"Kita harus membuat orang itu membuka mulut nya Mai..!!" ucap Dika.. "Bagaimana caranya..!!" ucap Mai ..


"Kita sudah menangkap, dia dan mengurung nya, tapi sepertinya dia tidak mudah untuk membuka mulut nya.." ucap Dika..


"Kita harus melakukan sesuatu..!!" ucap Mai.. terlihat berfikir.. "Fariza tidak pernah datang untuk memastikan keadaan mu, jadi kita bisa memanfaatkan keadaan ini, untuk memancing nya datang ke sini.." ucap Mai.. "Lalu..!!" tanya dika...


"Di apartemen ini, di lengkapi cctv yg bisa merekam suara kan..?!" tanya Mai.. Dika mengangguk.. "Oke, sisa nya serahkan pada ku.. pada saat itu, kau harus siap menangkap dan membuktikan Fariza dan Handoko dalang ini semuanya.." ucap Mai.. "Baiklah.. kita harus cepat.." ucap Dika.. Mai mengangguk


Beberapa hari kemudian..


Tiing... sebuah pesan masuk ke ponsel Fariza..


..."Za, gue ingin bertemu loe.. gue tunggu loe di apartemen..!!"...


isi dari pesan tersebut.. Fariza kegirangan membaca pesan yg di kirim oleh Dika..


..."baiklah, gue kesana sekarang...!!" balas Fariza.....


Dengan cepat dia pergi meninggalkan rumah yg sudah di sediakan oleh Handoko untuk nya.. "Dika minta gue ketemu.. mungkin dia sudah sadar, dan memilih gue untuk jadi istri nya...!!" ucap Fariza senang..


"Sudah Mai... mungkin sebentar lagi, si Fariza sampai..!!" ucap Dika.. "Sudah kau persiapkan semua nya..?!" tanya Mai.. "Sudah.. kita tinggal jalan kan saja rencana nya.. tapi jau tidak akan cemburu nanti..!!" tanya Dika..


"Cemburu...?! untuk apa aku cemburu..!!" tanya Mai balik.. "Aku yakin kau akan cemburu..!!" ucap Dika..


mai memutar mata malas.. "gue ga akan cemburu..." ucap nya..


memeluk Dika.. tanpa malu Fariza mencium Dika..


Dika tampak risih di buat nya.. "Hentikan.. kau tidak malu, jika perbuatan mu begini terus..!!" ucap Dika..


"Malu.. untuk apa aku malu..!! kau kekasih ku..!!" jawab Fariza..


"Kita sudah berakhir... hubungan kita selesai... kau menghianati ku,. dengan si tua bangka bangkotan itu.." ucap dika.. "Kau tidak tau yg sebenarnya Dik.. aku tidak melakukan itu dengan sengaja.. sampai saat ini aku masih sangat mencintai mu..!!" ucap Fariza menunduk sedih..


"Aku terpaksa melakukan itu.. aku butuh uang.. sementara aku tidak berani meminta uang pada mu.." jelas nya.. "Kau tau.. aku sudah kehilangan anak ku.. walau pun anak itu, ketidak sengajaan.. tapi aku kehilangan dia.." ucap fariza sedih..


"Maksud mu..?!" tanya Dija tidak mengerti.. "pada saat kau kecelakaan.. Si Handoko memberiku obat... yg aku tidak tau itu obat apa.. saat itu juga, aku kehilangan anak ku... aku keguguran.."jelas nya sambil menangis..


"Aku sempat percaya pada Nya, dan setuju pada nya untuk membalas mu.. jufa dia mau bertanggung jawab atas ku.., tapi sekarang si tua itu pergi.. dan lebih memilih istri nya" ucap Fariza..


"Aku kini sendirian.. menanggung kesalahan ku sendiri.." Ucap nya.. "Jadi kau tau , Handoko menyuruh orang untuk mencelakai aku ..!!!" tanta Dika..


Fariza menggeleng.. "Gue ga tau.. dia hanya bilang, ingin menjevak mu di depan momy.. bukan untuk mencelakakan diri mu.. aku tidak tau apa-apa" ucap nya..


Dika terlihat berfikir.. "Setidaknya, gue udah dapet bukti kejahatan si Handoko.." batin Dika..


"Sudah, berhenti menangis Far..!!" ucap Dika.. tanpa sadar, dia menghampus air mata fariza di wajah nya... dan dia melupakan Mainaka yg juga ada di sana...


"Hmm... dia memang sengaja membuat ku cemburu.. dengan perbuatannya.. dia masih sangat mencintai Fariza..!!" batin nya.. Hati Nya terluka, melihat perlakuan Dika terhadap Fariza..


**BERSAMBUNG**