
Reyka menatap tidak percaya pada Leo.. ",Jadi Beasiswa itu , ayah yg memberikan nya!! bukan dari universitas itu?" ucap Rey.. Leo mengangguk.. "iya, ayah mempunyai teman di sana, dan ayah meminta bantuan nya, pertemuan kita di Kanada, memang ayah yg sengaja mengatur nya, karena ayah ingin dekat dengan mu," jawab nya
"Ayah tau kau tertarik pada bidang kedokteran,, makanya ayah mendaftarkan mu, kuliah kedokteran!! Papi mu juga tau itu.. teman yg papi mu maksud itu Ayah, tapi Ryan memang sengaja tidak memberitahu Bunda mu Rey, ayah yg meminta nya, karena takut dia tidak akan setuju" jelas Leo..
"Tapi. bunda masih sering menangis bila mengingat Ayah!! aku tahu itu, tapi bunda, selalu berusaha untuk terlihat baik-baik saja, aku mengerti jika bunda harus menjaga perasaan ku dan papi,.." ucap Rey menerawang.. Leo terdiam mendengar ucapan Rey..
"Sudahlah sekarang tidur lah, besok kau harus pagi-pagi sekali menjemput Mawar" ucap Leo.. Reyka mengangguk..
"Aku tahu perasaan mu, tapi aku juga harus menjaga perasaan Ryan, kau akan lebih bahagia hidup dengan nya ketimbang aku" batin Leo...
KANADA#
"Kenapa dia tidak menghubungi ku? kau tidak Rindu aku, Hmmmm Reyka apa kau akan kembali kesini, sedang apa kau di sana!! mungkin di Indonesia sudah malam, aku tidak bisa menelepon nya" ucap Mawar sendiri..
"Non Mawar, kau harus bersiap-siap.. kita akan ke indonesia sore ini" ucap Dion tiba-tiba.. Mawar berbalik.. "Indonesia? lalu kuliah ku bagaimana?" tanya nya.. "Pak Leo memindahkan kuliah mu dan Tuan Reyka ke indonesia, dia tidak bisa kembali" jawab nya,.
"Kau dan aku akan pergi ke sana Malam ini, bersiaplah!!" ucap. Dion.. "Besok Tuan Rey yg akan menjemput kita di bandara" ucap nya.. "hmm... jadi kita akan pindah.. Baiklah" jawab nya..
"Indonesia, aku akan pulang, dan kembali ke rumah ku.." batin nya..
"Paman dan bibi, aku akan mengambil lagi hak dan milik ku yg kalian curi dulu, orang tua ku mungkin tidak bisa mengalahkan kalian , tapi aku bisa" batin nya .. Mawar segera membereskan barang-barang nya juga berkas yg dia akan bawa..
Keesokan Hari nya Rey sudah menunggu di bandara, "Seharus nya dia sudah sampai" gumam nya.. Terlihat Dion yg mengeret koper nya, Di susul di belakang nya Mawar..
"Pak Dion di suruh ayah langsung ke kantor nya, aku dan mawar akan pulang duluan!!" ucap Rey.. Dion mengangguk ..
"baik Tuan" jawab nya.. Rey tersenyum.. "Ayo...!;" ucap nya mengajak mawar.. dia membuka kan pintu mobil nya untuk mawar..
"Kenapa kau tidak menghubungi ku?" tanya Mawar..
Rey tersenyum.. "aku sengaja tidak menghubungi mu, agar kau merindukan ku" jawab nya sambil terkekeh.. mawar mendengus kesal.
"Ku tidak merindukan mu sama sekali...!!" jawab nya..
Rey tersenyum usil... "Sudah kita pulang saja, ayah tadi sebelum ke kantor sudah menyiapkan makanan, kau belum makan kan!" ucap nya Mawar terdiam..
"Kita ke rumah mu atau ke rumah bang Leo?" tanya nya..
"kita ke rumah ayah ku Mawar.. nanti aku kenalkan kau pada bunda ku yah!!" jawab Rey.. "Aku tinggal bersama ayah sekarang,nanti setelah kau istirahat aku akan mengajak mu ke rumah bunda" ucap Rey.. mawar hanya terdiam..
"Jakarta aku kembali" batin nya..
**Bersambung**