
"Apa tidak ada kabar apa pun tentang Nadhira? apa dia sudah sampai di indonesia?!" tanya Rizal..semua yg ada di ruangan itu menggeleng, "tidak mungkin Nadhira menghilang begitu saja, pasti terjadi sesuatu pada nya" batin Rizal..
"aku harus kembali ke indonesia, aku harus memastikan Keadaan Nadhira" ucap nya.. "pesan kan aku tiket ke sana sekarang" ucap nya..Rizal menyusul nadhira ke indonesia..
Segera mungkin Rizal terbang ke indonesia, dia menghawatirkan Dhira dan juga anak -anak nya, sesampai nya di sana, dia langsung datangi penthouse nya, mencari keberadaan Dhira, entah kenapa perasaan nya tidak enak,
"Barang-barang nya sudah di sini! tapi kemana dia pergi!!" batin Rizal.. "mungkin sandy tau di mana dia?" batin nya, segera Rizal pergi ke rumah sandy..
Rizal memakirkan mobil nya di halaman Sandy, terlihat si kembar yg terdiam melamun.. "Rey.. Ray.. sedang apa kalian di sini?" tanya Rizal heran.. Si kembar terkejut melihat Rizal..
"Om Rizal ...." teriak mereka berlari memeluk Rizal..
Rizal berlutut di depan mereka, dan memeluk mereka, "Di mana bunda? kenapa kalian sendirian di sini?!" tanya nya,
Rey menangis. "bunda sakit.. sekarang bersama ayah di rumah sakit" ucap nya sambil menangis.. "Tapi bunda tidak mau bangun.. dia terus tidur.." tambah Ray..
Rizal terkejut , "apa yg terjadi Ra..?" batin nya, Rizal menggandeng si kembar masuk ke dalam.. "di mana om Sandy!!" tanya nya Ray menunjuk kedalam.. mereka masuk ke dalam..
"Loh Rizal!! kau ada di sini?" tanya sandy terkejut melihat nya, datang menggandeng si kembar.. "aku menyusul Dhira, apa yg terjadi dengan nya? kenapa dhira bisa di rumah sakit!!" tanya Rizal..
"Kal.. bawa adik-adik mu main dulu, papi ingin bicara dengan om Rizal," ucap sandy menyuruh Kalila membawa si kembar, dia tidak ingin mereka mendengar pembicaraan nya dengan. Rizal . Kalila mengangguk dan membawa si kembar bermain..
"Kecelakaan bagaimana, mengapa bisa terjadi? kapan?!" tanya Rizal kaget, "saat mengantarkan si kembar bertemu ayah nya, kami tidak tau jika Dhira berada di Indonesia.
, aku dan tasya baru tau , ketika kecelakaan itu terjadi..!!" jelas sandy..
Rizal tidak percaya , "antarkan aku ke sana , aku harus melihat kondisi Dhira?" ucap nya, "Ayo.aku pun akan kesana!! aku akan memeriksa nya lagi hari ini" ucap Sandy.. mereka pergi bersama.
Sesampainya di rumah sakit, Rizal melihat kondisi Dhira, "Maafkan saya Nad, harusnya saya tidak mengirimu ke sini" batin nya, "Bagaimana kondisi nya?" tanya Rizal ..
"Dia koma zal, seharus nya kami tim dokter melakukan operasi pada kepala nya,!! tapi karena kondisi masih seperti ini, dia belum bisa di operasi.." jelas Sandy..
"operasi kepala,? memangnya kenapa?" tanya Rizal..
"Nadhira memiliki gumpalan akibat pukulan yg dulu, dan berubah menjadi tumor di otak, saya sudah menyuruh nya untuk cek up ulang, sebelum kecelakan ini terjadi, tapi dia tidak mau .. saat ini gumpalan nya pecah, akibat benturan saat kecelakaan itu terjadi, tapi kondisi nya tidak memungkin kan di operasi..!!" jelas sandy..
Rizal terlihat berfikir... "Aku berharap kau baik-baik saja ra.." batin nya...
**Bersambung**