NADHIRA

NADHIRA
Bab 192: Ya kau dulu arwah gentayangan bodoh.. (Season3)



"Kak Ryan bukan kah kau bisa melihat Hantu? dulu bukan kah mas Leo kak Sandy kau dan kak Rizal yg membantuku?!" tanya Dhira.. Ryan mengernyit.. "Kau ingat semua nya? dulu kau pernah jadi Roh penasaran!!" tanya nya ..


Dhira mengangguk.. "Aku ingat, aku juga ingat kau dulu sangat benci pada ku!! lalu kenapa sekarang kau jadi baik padaku?" tanya Dhira.. Ryan terdiam.. "Entah, mungkin aku dulu terobsesi pada Angel, dia diam dan sering muncul di hadapan ku, menggunakan tubuh Mu, aku berfikir jika, Saja Angel tetap di sana dah hidup walau pun memakai tubuh mu!!" jelas nya


"Jadi kakak akan mengorbankan aku, agar kak Angel bisa hidup kembali begitu?!" tanya nya geram.. Ryan terdiam... menyesali yg pernah dia lakukan dulu... "Memang nya bisa? sehebat Aa pun kemampuan kaka, tidak akan bisa menghidupkan lagi orang yg sudah meninggal!!" ucap Dhira..


"Dan andai saja aku mati pada saat itu, mungkin mas Leo akan tetap hidup hingga sekarang, untuk apa kalian dulu berupaya untuk menolong ku, hidup ku ini membawa sial untuk semua orang yg dekat dengan ku!!" ucap Dhira..


Ryan menatap nya, "Hidup itu tidak ada yg membawa sial, hanya kurang beruntung, kau tidak boleh berfikir seperti itu.. Tuhan memberi mu cobaan karena yakin kau bisa melalui nya, Tuhan juga memberi mu kehidupan berkali-kali untuk kau selalu bersyukur.. coba kau fikir, kau hampir kehilangan hidup ku beberapa kali, tapi Tuhan masih memberimu kesempatan..." ucap Ryan panjang lebar .. Dhira hanya terdiam..


"Dulu kau itu ngeyel kalau di beri tahu, kau itu bandel.. dan bodoh.., ya kau arwah gentayangan yg bodoh, kami semua melindungi mu, dan kau malah merusak nya, kau itu kami sebut roh halus!!" ucap Ryan terkekeh..


"Tapi kak, Apa mas Leo juga jadi Roh gentayangan? apa kau bisa melihat nya?" tanya Dhira.. Ryan berfikir, "Aku tidak melihat nya, aku sudah lama tidak pernah melihat Roh lagi, aku menutup nya, Sandy dan Leo pun sama, mereka menutup nya" ucap nya..


"Ti-tidak perlu kak, itu merepotkan, akan sangat menakutkan jika aku melihat mas Leo menjadi hantu!!" ucap Dhira... Ryan terkekeh.. "Dia tidak akan semenyeramkan yg kau fikirkan!!" jawab Ryan..


"Sudah sana tidur, ini sudah malam .. besok kau mulai bekerja lagi dengan ku, jangan sampai telat, jika aku sudah mendapat kabar dari kak Rizal, kita bisa langsung ke Belanda, dan menjemput Rey.." ucap nya.. Dhira mengangguk.. "Baiklah aku akan tidur...


"Ra, tersenyumlah, sambut hari mu, jangan sedih terus.. aku akan mengusahakan untuk kau bisa bertemu lagi dengan Rey.." ucap nya.. Dhira hanya menatap Ryan... lalu pergi ke kamar nya..


"Rey bunda kangen kamu nak,.. tunggu bunda, bunda akan menjemput mu, walau pun nanti Momy akan menghalangi bunda.. bunda akan membawa mu lagi dan tinggal bersama bunda, kau satu-satu nya anak ku, yg mas leo titipkan untuk ku, tunggu bunda nak.. bunda merindukan mu" batin nya sambil menangis..


**Bersambung**