
Dion dan Rey datang bersamaan.. Rey langsung menghampiri Gracia, "kau tidak apa-apa?" tanya nya, Gracia menggeleng,, Dion menatap sinis pada Andreas yg berlutut di hadapan banyak orang,
"apa yg kau lakukan..? apa dengan berlutut kau bisa menghapus dosa mu pada adik ku? apa semua nya termaaf kan..? tidak Andre,... tidak.. kau tidak bisa menebus dosamu dengan berlutut,.. semua orang juga bisa berlutut,.. kau merenggut masa depan adik ku, menghancur kan nya, hanya untuk membela ayah dan ibu mu, yg jelas membunuh orang tua kami,.. kau menghanur kan hidup adik ku, lalu bagaimana keadaan adik ku, yg mejadi yatim piatu karena dia..?" sambil menunjuk pada ferolind,
"Dengar Andre aku tidak akan membiarkan ini, Gracia tidak sendirian, kini ada aku kakak, nya aku pastikan kau akan membusuk di penjara.. cam kan itu,.." ucap nya
"dengar semua nya, kalian bisa melihat siapa yg bersalah,.. kalian menjadi saksi atas pengakuan dosa nya pada adik ku, kami yg di rugi kan di sini,.. kalian semua bisa lebih menilai nya,.." teriak dion pada seluruh orang yg melihat kejadian itu.
ferolind menarik tangan Andre, "ikut ibu.. pergi dari sini, jika kau ingin nyawa mu selamat, turuti ucapan ibu,.. Andre bangun lah ayo tinggal kan tempat ini..!!" bisik nya, dengan terpaksa Andre mengikuti ferolind,.. dia menatap nanar pada Gracia,.. lalu pergi..
sesampai nya di rumah,.. ferolind terlihat sangat marah pada Andre,,
"Apa yg kau katakan Andreas.. kau gila... apa maksud mu?" teriak Ferolind .. "kau mempermalukan keluarga kita..." teriak nya menampar keras di pipi Andreas, "Apa yg harus aku katakan pada ayah mu.. ketika dia pulang nanti... hah apa?" tanya nya berteriak..
"Apa salah ku bu.? yg ku lakukan itu benar, kita bersalah pada nya, yg aku lakukan pada nya memang salah aku menghancur kan masa depan nya, ibu sudah bebas, ayah juga.. apa kita tidak bisa mengakhiri semua nya keluarga kita yg bersalah pada nya... apa ibu tidak punya hati nurani..?" teriak Andre..
"Sudah ibu katakan dari awal jika kau ragu jangan lakukan, tapi kau masih melakukan nya, Andre sekarang kau juga menghancurkan diri mu.. Dion tidak akan membiar kan ini.. jika tadi kita tidak pergi, aku yakin kau sudah di seret oleh Dion ke penjara..." teriak Ferolind
"jadi sekarang, aku yg akan menanggung semua nya sendiri,.. yg terpenting, ambisi ibu dan ayah sudah terpuas kan.. aku sudah menuruti keinginan kalian dan kalian sudah bebas dari penjara, mulai drkarang, aku tidak aa sangkut paut nya lagi dengan kalian,.. dan janga mencampuri urusan ku lagi,...!!" ucap Andreas, dia pergi meninggalkan rumah itu,.
Andreas berdiri di atas sebuah atap gedung,.. dia menatap pada langit,.. "apa Tuhan mau menerima ku yg kotor ini..." batin nya,.. dia memejam kan mata nya,.. menarik nafas dalm-dalam.. dan menjatuhkan diri nya sendiri,..
BRRRRRRRAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKK tubuh nya terhempas ke bawah,.. UKHUUKKKK.... dia memuntahkan darah,.. perlahan Andreas menutup matanya,.. berhenti bernafas...
TIING.... sebuah pesan masuk ke ponsel Gracia..
"*AKAN AKU TEBUS SEMUA KESALAHAN KU DENGAN NYAWA KU,.. MAAFKAN AKU, AKU AKAN MENERIMA HUKUMAN KU YG LEBIH MENAKUTKAN SELAIN DI DUNIA INI,.. MULAI LA MENATA HIDUP MU, AKU AKAN MENYUSUL ANAK KU D SANA.." isi pesan andre untuk Gracia
ANDREAS ROBITSON,..
**BERSAMBUNG*