NADHIRA

NADHIRA
Bab 213: Kau serakah



"Rey bunda izin kan kau kuliah di Kanada, dengan Syarat, kau harus tinggal di apart milik teman nya papi, dan kau akan di temani oleh satu asisten rumah tangga di sana" ucap Dhira ketika mereka sarapan bersama..


Rey mengangguk.. "Bunda sungguh-sungguh?" tanya nya, Dhira mengangguk.. "kapan kau akan berangkat, nanti papi uruskan dulu pasport kamu yah!!" ucap Ryan..


"Hmm... minggu depan pih, oke pih.. bun terima kasih!!" jawab nya, Rey terlihat senang Dhira mengangguk..


Bunda dan papi nanti akan mengantar mu, mungkin dua hari papi dan bunda akan di sana, setelah nya bunda dan papi pulang ke indonesia," ucap Dhira, Rey hanya mengangguk...


menuruti ucapan Dhira , jika tidak tentunya Dhira akan mengomeli Rey terus..


"Aku ke kantor dulu ya Nad,!!" pamit Ryan... Dhira mengangguk mengantarkan Ryan ke depan, "Bun Rey juga pamit, ada yg harus aku urus dulu di sekolah!!" ucap Rey, "Ayo papih antar Rey, sekalian lewat" ucap Ryan... Rey mengangguk...


Dhira tersenyum melihat nya, "Apa Rey sudah sepenuh nya menerima Ryan? apa dia masih menyimpan kecewa nya" batin Dhira, ketika mereka melambaikan tangan untuk berpamitan..


Mobil Ryan berlalu, tidak lama kemudian, Datang mobil lain yg memakir kan nya di halaman Rumah Dhira, Pria itu bergegas masuk untuk bertemu dengan Dhira..


"Kak Dika!!" batin nya.. Dika dengan tatapan marah menghampiri Dhira.. "Ada apa kak?" tanya Dhira setenang mungkin... dia tahu kedatangan Dika ke rumah nya untuk apa,


"Kau serakah...!!" ucap Dika...


Dhira tersenyum... "Serakah? maksud mu kak..? serakah apa nya?" tanya Dhira memancing.. "Kau mengambil harta Leo!!! kembalikan itu bukan milik mu!!" ucap Dika penuh penekanan..


Dhira tersenyum... "Aku tidak mengambil apa pun dari harta mas Leo? yg mas Leo tinggalkan itu untuk Rey, aku tidak menyentuh nya sedikit pun" jawab Dhira lantang..


"Kak Dika menginginkan nya,! Silahkan ambil aku bisa menghidupi Rey, tanpa harus memakai itu!!" ucap Dhira hendak meninggalkan Dika.. "Dasar pembohong, kau menyuruhku mengambil nya tapi suami mu menahan nya, kau wanita Matre, yg hanya menginginkan harta, aku yakin Ryan pun akan sama nasib nya seperti adik ku...!! dia akan sial , karena menikahi perempuan pembawa sial seperti mu!!" ucap Dika..


Nadhira menghela nafas panjang, dia kembali berhadapan dengan Dika, "Sudah cukup kau mengatakan aku pembawa sial, kau dan momy yg menghancurkan aku, kalian yg dulu menyembunyikan mas Leo dan Rey, dari ku.. untuk apa? aku tidak pernah menanyakan itu, jika kalian tidak suka aku, jangan usik aku, belum cukupkah semua yg kau lakukan? kalian membuatku bercerai dari Leo? apa lagi yg kalian ingin, aku sudah bukan bagian dari keluarga kalian.. jika memang ingin harta, milik Rey silahkan ambil kembali, aku tidak peduli.." ucap Dhira. penuh amarah.. dia meninggalkan Dika..


......................


Kanada satu minggu kemudian..


tanpa tau ayah nya di samping nya..


"Kampus nya luas sekali!!" ucap Rey.. tanpa di sadari Leo mendengar suara nya, Dia mencari asal suara itu, sampai pada satu ujung ruang di tempat itu..


Leo menatap laki-laki yg berada di samping nya..


"Rey...!!" batin nya, "Tidak mungkin , aku mungkin berhalusinasi, tidak mungkin Rey ada di sini" batin nya


Terlihat Rey sedang berbicara dengan salah satu wakil dosen di sana, dia tampak kebingungan, karena Rey memang tidak fasih berbahasa Inggris.. Leo mendekati nya, dan ingin. membantunya..


Namun tiba-tiba saja Mawar sudah membantu Rey, dan menunjukan jalan yg tadi di sebutkan wakil Dosen itu..


mereka pergi bersama Leo mengikuti nya dari belakang..


"Makasih ya udah membantu ku, aku terlihat bodoh sepertinya tadi!!" ucap Rey..


Mawar tersenyum.. "Ga apa-apa, itu wajar kok, kamu mahasiswa baru di sini!!" tanya nya Rey mengangguk..


"Ah kita belum berkenalan, Aku Reyka..!" ucap nya..


"Mawar.." jawab nya sambil tersenyum..


Leo mendekati mereka, dan berniat ingin menyapa, Tiba-tiba Leo menarik Rambut mawar.. "Bagus abang cari kemana-mana ternyata ada di sini..!!" ucap nya tanpa melihat ke arah Rey... "Aduh.. Sakit bang..!! lepaskan aku!!" Rintih Mawar..


Rey terkejut melihat Leo, dia tidak menyangka ayah nya ada di sini... "AYAH...!!!" panggil nya, Leo melepaskan Rambut Mawar, dan baru melihat ke arah Rey.. Leo tertegun melihat Rey.. dua juga sama terkejut nya.. "Ayah?!!!" ucap Mawar yg juga sama terkejut..Leo melangkah maju, dan memeluk Rey, "Jadi itu benar kamu REY...!!" ucap nya haru... mereka saling memeluk melepas kan rindu.


**bersambung**