
Sebelum kematian Dhira..
Dhira berupaya menghubungi Rey, beberapa kali, ponsel nya tidak menjawab, setelah sekian lama Ponsel itu aktif kembali, anak yg dia rindukan kini datang dan lalu membenci nya, dada nya terasa sesak, sangat sesak...
"Kak Dika tau jika selama ini Leo masih hidup... tapi dia tidak memberitahu ku , dan. apa yg di maksudkan nya cerai apa!! aku tidak mengerti semua yg terjadi di hidup ku, semua karena kehidupan ku memang membawa sial untuk semua nya, momy benar aku pembawa sial..." batin nya...
Sementara Ryan sudah berulang kali memukul kemudi nya, "Apa aku tidak boleh mencintai wanita itu,.. hari yg ku fikir akan bahagia, kenapa menjadi seperti ini..." batin nya sesaat setelah meninggalkan Leo..
Dert... ponsel nya berdering... "Dhira...!!" ucap nya sendiri dan mengangkat telepon nya... "Kak, aku tidak pantas untuk bertahan di sini .. aku sudah lelah dengan semua nya, aku pun pembawa kesialan untuk semua yg dekat dengan ku,.! kak maafkan aku!!" ucap nya ..
"Apa maksud mu, apa yg kau katakan Raa, kau itu tidak membawa sial, kau wanita yg kuat.. aku menyelesaikan semua nya, aku akan membawa Rey untuk mu..!! Ra jangan melakukan hal yg aneh-aneh.. sebentar lagi aku pulang" jawab Ryan terbata.. Telepon itu pun terputus..
"Ap yg dia fikirkan.." batin nya. Ryan langsung membawa mobil itu, segera pulang ke apart nya.. "Semoga tidak terjadi apa-apa!!" batin nya ketika dia turun dari mobil nya dan langsung mencari Dhira ke dalam..
Ryan berlari dan membuka kamar nya satu persatu mencari keberadaan Dhira, tapi menemukan nya... hanya tinggal ruang kamar mandi yg tersisa.. yg dia belum membuka nya..
Ryan berulang kali memanggil Nadhira namun tidak ada jawaban, tapi pintunya terkunci dari dalam..
Ryan menggedor bahkan berteriak memanggil nama nya, namun dia tidak menjawab nya, "aku harus mendobrak nya apa boleh buat!!" batin nya.. Ryan berkali-kali mendobrak pintu itu, dan berhasil membuka nya..
Dhira tersenyum melihat Ryan... dengan susah payah... "Maafkan aku karena keputusan ini, kaka akan lebih tenang bila tidak ada aku, dan lebih bahagia lagi.. maafkan aku dan terima kasih untuk semua nya" batin nya suara nya seolah tidak keluar.. Ryan memeluk nya, Dhira meninggal di hadapan dan di pelukan Ryan.. dia memeluk erat tubuh Dhira...
......................
""Kau mungkin tidak percaya, tapi kenyataan nya memang begitu, Le.. adik ku kehilangan segala nya, ibu mu memisahkan dia dari Rey,. membawa perginya, bahkan merahasiakan jika kau masih hidup...
ini bukan salah Dhira, dia tidak tau apa-apa.. jika kau percaya pada nya, ayo temui dia, dia benar-benar membutuhkan Rey, Ryan mungkin saja mencintai Dhira, tapi hati Dhira masih sangat mencintai mu..!! kau pasti akan mengikuti kata hati mu!!" ucap Sandy sebelum pergi meninggalkan Leo..
"san Dhira...!!" ucap Ryan tidak melanjutkan kan kata- kata nya
"ada apa? jawab Sandy. tapi telepon itu terputus. sandy. menatap. leo dia tau ada hal yg. terjadi pada adik. nya
"ikut aku terjadi sesuatu pada Dhira!" ucap nya Mereka saling menatap,. leo pun mengikuti sandy..
...----------------...