
Garcia memperhatikan Andre dari kejauhan, "aku harus mendekati nya, merebut file tentang vidio itu, membuat nya mengkui, jika dia menjebbak ku,.. dan menghukum nya, aku tidak ingin melihat nya bisa tertawa lepa seperti itu,.. sementara aku di sini hancur sendirian,.." ucap nya Sendiri..
dia mendekati nya, berdiri di samping nya,.. "mau temanin gue makan gak..?" tanya Gracia, Andre menoleh, "tumbenan minta temenin, baiklah ayo..?" jawab nya, Gracia tersenyum.. dia menggandeng tanga andreas, "maafkan aku Rey, aku harus mendapatkan file asli itu,..!!" batin nya
"kita jangan makan di kantin, bisa tidak cari makan di tempat lain saja, gue boleh makanan yg ada di sana,..?" tanya nya,
andre terlihat berfikir, "aaku tau Restoran enak di sini,,.. kau menyukai nya, dulu kita sering ke sana..!!" jawab nya,
"kita..? apa memang hubungan kita sedekat itu,..?" tanya Gracia,.. Andre mengangguk,.. "iya kita memang dekat,.. tapi kau tidak pernah memberiku kesempatan, dan aku melakukan kesalahan.." jawab Andre,
"kesalahan apa? apa yg terjadi..?" tanya nya cuek,
"tidak lebih baik kau melupakan nya, jika kau mengingat nya, kita tidak mungkin bisa duduk bersama seperti ini..!!" ucap Andre,.
"kau menyukai ku,..? seperti nya kita sangat dekat, aku menemukan foto-foto kita di hp ku yg lama..!! tapi aku sama sekali tidak ingat itu" jawab nya,, Andre terdiam..
"belilah ponsel baru Gracia, ponsel dulu mu itu bukan kah sudah rusak, jangan menggunakan nya lagi,.." jawab Andre,
"tidak, aku aka terus memakai nya, semua kontak ku ada pada ponsel itu,..!! memang nya kenapa dengan ponsel ku?" tanya nya, Andre menatap nya,.. "karena di situ ada vidio itu, aku tidak ingin kau melihat nya..!!" batin nya
"sini, nanti jika ponsel mu sudah bagus kembali, aku kembalikan..!!" Andre mengambil nya, Gracia terdiam, "aku tahu, kau pasti mencari vidio itu, aku sudah memindahkan nya ke laptop ku,.. kau pasti akan menghapus nya .." batin Gracia.
"sudah ayo makan lah, nanti dingin..!!" ucayp Andre raut wajah nya berubah jadi murung, ketika dia menatap ponsel milik Gracia,.. "maafkan aku, aku harus melakukan nya, aku tahu aku ini bodoh, tapi sampai kau ingat semua nya, aku bersedia bila kau ingin menghukum ku,.." batin nya,
"kau pasti akan menuntut balas, dan aku pun pasti akan bertanggung jawab,.. dengan semua perbuatan ku pada mu,..!! aku tidak akan menghindari itu, akan ku tebus semua nya, **** dengan nyawa ku sendiri..!!" batin nya,
"Andreas.. andreas.. aku tahu apa yg ada di dalam fikiran mu,.. tatapan mu itu tidak bisa membohongi suasana hati mu.. kau mulai mennyesali nya, dan rasa penyesalan mu sudah terlambat.. aku tidak akan pernah memaafkan mu,.. hidup lah dengan rasa bersalah itu selama sisa hidup mu,.." batin nya, dengan susah payah dia menelan saliva nya..
Di show room mobil,..
Reyka sibuk memilih mobil yg akan di beli nya, "ini saja opah..!!" ucap nnya menunjuk pada mobil Sport berwarna putih, "kau yahkin mau yg ini,.?" tanya antonio,.. Rey mengangguk.. "baiklah opa akan lagsung membayar nya,.." ucap Antonio,.. "terima kasih opah.." ucap Rey, Antonio tersenyum.. menepuk bahu Rey, "kau cucu ku, mintalah pada ku jika kau butuh sesuatu,.. jangan sungkan hubungi aku" jawab nya, Rey mengangguk..
**BERSAMBUNG**
-----------------------------------------------------------------------------------------