
"Ra aku harus menyusul Kak Rizal, kau mau ikut?" tanya Ryan..
Dhira menggeleng, "Aku di sini saja mas, menunggu mu pulang.. mas jangan lama-lama yah!!" jawab Dhira..
Ryan mengangguk.. "Iya, tunggu aku pulang ya, kau hati-hati di rumah" ucap nya, Dhira mengangguk..
Ryan berangkat ke Singapura dia meninggalkan Dhira sendiri di rumah, "Aku merindukan Rey.. apa aku coba untuk menghubungi nta ya!!" batin Dhira.. beberapa kali dia menghubungi Rey, namun dia tidak juga mengangkat telepon dari Dhira..
"Apa aku hubungi mas Leo saja? kalau jam segini, mungkin di kanada masih pagi, dan Rey belum berangkat ke kampus nya"Fikir nya, Dhira segera menekan nomor Leo yg ada di hp nya panggilan itu tersambung..
"Hallo Nad!!" sapa Leo dari ujung telepon nya, "halo mas, apa aku mengganggumu?" tanya Dhira... "Tidak nad , ada apa?" tanya Leo "Hmm.. Aku hanya ingin bicara pada Rey, tapi dia tidak mengangkat telepon nya!!" jawab nya.. "Rey, tunggu dulu aku lihat dulu, seperti nya dia belum bangun, mau aku bangun kan!!" ucap Leo... "Tidak usah mas, nanti saja aku hubungi lagi..!!" jawab nya, "Oh baiklah, nanti aku sampaikan pada nya jika kau menghubungi nya" ucap Leo.. "Baiklah mas!!" jawab nya.. Dhira menutup telepon nya..
"Hmmm Ra!!" panggil nya, Dhira terdiam.. "Iya mas," jawab nya,. "Apa kau bahagia!!" ucap Leo... Dhira terdiam.. lama untuk menjawab.. ",Ehm.. maaf tidak sepantas nya aku bertanya" ucap Leo lagi.. "Bagaimana dengan mu, apa kau juga bahagia?" tanya Dhira balik.. "Hmm.. sejujur nya, tidak, aku tidak akan pernah bahagia,. sebahagia saat bersama mu, tapi aku sadar, kau terlalu banyak menderita hidup bersama ku, aku berharap Ryan bisa membahagiakan mu, Dia sangat mencintai mu" ucap Leo.. Dhira terdiam.. "Nad, aku harus menyiapkan sArapan dulu untuk Rey .." ucap nya mengalihkan.. "Eh iya mas, ku tutup telepon nya" ucap Dhira..
lalu memutus telepon itu..
"Aku juga bahagia saat hidup bersama mu, tapi takdir terlalu kejam untuk kita berdua mas" batin nya Dhira merenungi yg ucapkan Leo .. "Jika saja aku boleh jujur, aku belum bisa mencintai mas Ryan seperti aku mencintai mu!!" batin nya..
"Dika ingin mengakuisisi Kenedy group!! apa masalah nya, perusahaan kita baik-baik saja, tanpa bantuan dari mereka, kita juga tidak pernah meminta bantuan Dari Mahesa Group..!! Apa masalah nya?!" tanya Rizal..
"Aku Rasa, karena permasalah hak waris yg di berikan Leo untuk Rey, Dulu Leo membeli Saham Kenedy group untuk Rey dan Ray.. hingga kini berkas nya masih aku simpan, dan Saham itu hampir setengah dari kenedy milik Rey," jawab Ryan.. "Aku rasa itu alasan Dika melakukan itu!!" ucap nya..
"Itu tidak bisa terjadi, itu bukan hak nya, Aku yg akan bicara pada nya, jika memungkin kan, kita harus mencari Leo agar Dika tidak bisa berbuat apa pun, mengambil milik Rey, dan Dhira itu tidak akan pernah terjadi, kita harus mempertahan kan nya" ucap Rizal..
"Aku tahu Leo di mana, aku akan mencoba menghubungi nya, dan menyuruh nya pulang ke indonesia" ucap Ryan..
"Kau tau di mana dia,? sejak kapan?" tanya Rizal,
"Leo berada di kanada, dan Reyka sekarang bersama nya, Dia tidak sengaja bertemu Rey, saat rey kuliah di kanada" jawab Ryan...
"Baiklah, aku akan ikut dengan mu pulang ke indonesia, dan segera hubungi Leo" ucap Rizal.. Ryan mengangguk.. "Baiklah Kak..,!" jawab nya..
**Bersambung**