
Mai tertidur sambil memeluk foto diri nya dan juga Dhira.. hati nya sakit.. bahkan saat dia datang ke rumah sakit.. Mai tidak bisa menemui Dhira.. karena Dhira telah di pindahkan..
Hingga saat ini Mai tidak tau apakah Dhira masih hidup Atau sudah tiada.. Dia tidak lagi bertemu dengan nya.. ketika Dhira di pindahkan pihak rumah sakit tidak bisa menghubungi Mai atau pun ibu nya..
Sementara sang ibu.. sempat mengajak Mai untuk pergi.. dan tidak peduli lagi pada Dhira, karena menurut nya Dhira tidak bisa lagi di selamat kan.. dan mereka tidak mampu membayar biyaya rumah sakit.. itu sebab nya, ibu nya tidak lagi menjenguk Dhira saat itu.
Ketika Mai mengatakan Dhira tidak lagi di rumah sakit itu.. ibu Dhira tidak merespon apapun.. dia terlihat lega, karena Dhira tidak menyusahkan lagi diri nya... dan dia tidak perlu membayar tagihan rumah sakit..
"Maai... Maai..." terdengar suara memanggil nama nya.. Mai terbangun dari tidur nya.. dia melihat Dhira berdiri di hadapan nya.. lalu dia duduk di samping Mai..
"Kak Dhira..!!" ucap Mai.. "kenapa kau melakukan itu.. kau tidak menyayangi diri mu?" tanya Dhira..
Mai menangis.. "A-aku... melakukan nya karena aku butuh uang kak..!!!" jawab Mai terbata..
Dhira menangis mendengar jawaban Mai.. "aku... aku.. membutuhkan uang untuk pengobatan ka Dhira.. ibuk.. ibuk.. sudah tidak lagi peduli.. aku ingin ka Dhira hidup.. ta-tapi kakak..hiks.. hiks.." Mai tidak melanjutkan kata-katanya..
"Maafkan aku kak.. maafkan aku.." ucap Mai...
Dhira tidak menjawab .. dia berlalu dan menghilang.. "KAAK DHIRAaa.....!!" teriak Mai..
dia terbangun dari tidurnya.. "aku bermimpi.." ujar Mai...
"Tuhan.. kenapa kau tidak membiarkan aku mati saja... kenapa aku harus jadi begini..!!! aku tidak ingin keluarga ku menderita karena aku..." teriak nya..
"Kau tidak bisa melebihi takdir Dhira..!!" ucap Angel tiba-tiba yg sudah ada di samping nya.. "Dhira... kita masih terombang-ambing di sini, karena mereka semua yg kita sayang.. belum rela melepas kita... mereka tidak rela kita pergi secepat itu.. Tuhan memberi kita kesempatan setidaknya untuk berpamitan.. dengan mereka..!!"ucap Angel..
"Ini bukan salah mu .. bukan salah mereka... jalan yg mereka ambil harus seperti ini.. takdir mereka yg mereka pilih jalan nya harus seperti ini.. jika tidak ada kejadian ini pun.. Mai akan tetap menjadi seperti itu.. garis hidup nya sudah di tentukan Tuhan.." ucap Angel.
Dhira menangis.. "Ta-tapi.. tadi aku. bisa mendatangi Mai lewat mimpi nya.. aku memeluk nya.. ta-tapi kenapa.. kenapa tidak bisa berlama-lama..?" tanyanya..
"kita, memang tidak bisa terlalu lama masuk kedalam mimpi seseorang ra..!!" kita tidak boleh berinteraksi terlalu lama dengan manusia..!!" jawab Angel...
"tapi kenapa..!!" tanya nya.. "Karena dunia mereka dan dunia kita berbeda... kita tidak bisa terlalu lama dan terlalu sering mencampuri urusan manusia yg ada di sini..!!" Jawab Angel..
"Berarti.. kita tidak bisa berlama-lama menampakkan diri kita pada mereka,. begitukah..!!" tanya nya..
"iya, tapi kita masih bisa memperhatikan mereka dari dekat, tampa harus terlihat oleh mereka..!!" jawab Angel.. Dhira Mengangguk...
"akhirnya, aku bisa menampakkan diriku tadi..!!" fikir Dhira..
**Bersambung**