NADHIRA

NADHIRA
Bab 84: HAMIL (extra bab)



Beberapa bulan setelah pernikahan Rizal dan Nadya..


Leo dan Dhira pun menggelar pernikahan mereka.. leo sengaja menunggu Dhira menyelesaikan kuliahnya.. walaupun dia harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa menikahi nya.


Hari ini Izab Qabul mereka berjalan sangat hikmat.. kini leo dan Nadhira sudah resmi menjadi suami istri..


Resepsi pernikahan mereka di lakukan di Bandung.. karena Dhira tidak ingin jauh dari ibuk dan ayah nya..


"Hari yg melelahkan.." ucap Dhira dia berdiri di depan cermin besar di kamarnya, masih mengenakan Gaun pengantin yg sudah seharian ini dia pakai..


"kau lelah..? tapi sepertinya kau nampak menikmati hari ini?!" tanya Leo.. dia datang dan tiba-tiba saja sudah ada di belakang nya.. memeluk dhira dari belakang..


Dhira menatap lekat kedua mata pria yg kini jadi suaami nya itu.. "hmm.. aku memang sangat lelah..!!" jawab nya sambil mengulum senyum.. "aku bantu kau membuka gaun mu..!!" ucap Leo.. Dhira Mengangguk..


dia harus siap bila Malam ini Leo meminta hak nya..


Leo membuka secara perlahan resleting yg ada di punggung Nadhira.. dia turun kan secara perlahan.. dan membuka dengan kedua tangan nya..


Leo mulai mengecup pundak belakang Dhira..


Dhira merasakan merinding di sekujur tubuh nya.. sentuhan demi sentuhan jari jemari Leo membuat nya mabuk kepayang.. dia merasakan kenikmatan yg belum pernah dia rasakan..


Gaun nya kini sudah terlepas dari tubuh nya.. Leo menatap tajam pada tubuh Dhira yg mulai transparan tanpa sehelai benang yg menempel di sana..


"Kau indah... dan cantik..!!" ucap Leo mengagumi lekuk tubuh Dhira..


Leo mulai melahap habis bibir mungil Dhira.. kedua tangan nya memainkan kedua bukit kembar Dhira..


Dhira benar-benar merasakan kenikmatan surga dunia yg pertama kali dia rasakan, bersama orang yg dia cintai..


Mata nya sayu.. dia meringis dan merintih tanda kenikmatan sudah ada di puncak ubun-ubun.. ketika jari Leo mempermainkan area sens*v Dhira..


dia melengus sangat kencang.. ketika dhira sudah mencapai puncak nya..


"Makasih sayang.. aku sangat bahagia..!!" ucap Leo sambil memeluk Dhira di belakang nya.. Dhira terdiam dia merutuki Dirinya sendiri.. "kau kenapa..?" tanya Leo mulai panik melihat Dhira menangis..


"Apa kau benar-benar bahagia..? padahal aku sudah tidak suci mahkota ku sudah di renggut.. bagaimana bisa kau bahagia dengan wanita kotor seperti ku.. aku malu sekali.. hiks.. hiks.. !!" ucap Dhira sambil menangis..


"Sayang.. Aku dari dulu pun tidak memperdulikan itu.. kau tetap wanita baik.. kau suci di mata ku... tidak usah kau ingat-ingat luka masalalu mu Sayang.. mulai sekarang.. tidak akan ada lagi yg bisa menyakiti mu menyentuh mu.. karena aku akan selalu menjaga dan melindungi mu..!! kau akan BAHAGIA bersama ku.. aku berjanji pada mu..!!" hibur Leo..


Dhira memeluk erat Leo tanpa mengatakan apapun.. dia terlelap dalam pelukan suami nya yg juga memeluk erat Dhira.. Leo mengecup kening Dhira..


"Aku mencintaimu.. aku sangat mencintaimu.. aku ingin kau selalu bahagia dan selalu tersenyum.. jangan lagi ada air mata di hidup mu.. mulai sekarang kau akan bahagia.." bisik Leo... Leo pun ikut tertidur bersama nya..♥️♥️


Satu bulan berlalu.. Dhira berlari ke kamar mandi..


dia memuntahkan seluruh isi perut nya..


entah kenapa.. sudah dua hari ini Dhira selalu muntah-muntah di pagi hari.. dan itu sangat menyiksa nya..


"Apa sebaiknya kamu ke dokter sayang..!!" ucap Leo yg mulai khawatir.. Dhira mengangguk.. "iya sayang.. nanti sku ke dokter.. kemarin Mai bilang dia mau mengantar aku!" jawab DHIRA..


"baik lah jika Mai mau mengantar mu.. maaf mas tidak bisa ikut.. nanti setelah mas selesai Operasi.. mas langsung menyusul mu..!!" ucap Leo..


Dhira mengangguk... "pergilah mas.. hati-hati.." ucap Dhira.. Leo pun pamit pergi pada Dhira..


"Selamat... ibu Dhira tengah mengandung.. janin nya memasuki Minggu pertama... jaga kondisi ibu.. jangan terlalu lelah..!!" ucap dokter kandungan yg dhira datangi bersama Mai..


Dhira tidak percaya bahwa saat ini di dalam perut nya akan ada malaikat kecil pelengkap keluarga kecil nya..


"baik dok.. saya akan menjaga baik-baik...


Dhira menangis haru..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...