
Ryan dan Sandy menyusul.Leo... mereka mendapatkan informasi keberadaan nya dari Mainaka.. Segera mereka mencari Leo.. "Dia kembali ke rumah ini!!" batin Sandy..
"Ayo masuk...!!" Ajak Ryan... Sandy menghela nafas, dia tau watak Ryan sahabat nya , Ryan tidak ingin membuang waktu nya..
"Leo...!!" panggil Sandy yg langsung masuk.kedalam, karena pintu nya sudah terbuka... Leo menoleh melihat mereka, dia terkejut melihat rumah yg dulu dia tempati sangat kotor tidak terawat..
"Untuk apa kau kemari!!" ucap Leo.. "Kau sudah menikahi nya, dia yg aku selamatkan ,, tapi dia yg meninggalkan aku?! untuk apa, karena aku sudah tidak berguna!! Dhira berfikir aku akanati sehingga dia meninggalkan aku dan memilih mu? aku belum mengucapkan selamat pada mu, selamat karena telah menjadi pengantin dari istri ku, tidak dari mantan istriku!!" ucap nya penuh penekanan
Ryan menghela nafas panjang... "Tidak bisakah kau mendengarkan aku dulu, aku ke sini bukan untuk mencari ribut dengan mu, aku dan Sandy harus meluruskan ini, jika aku sudah mengatakan ini, aku akan langsung menceraikan Dhira.." ucap Ryan lemah..
"Semudah itu? apa pernikahan itu permainan? kau tidak bisa meninggal nya begitu saja, kau mencintai nya, aku tahu itu," ucap Leo.. "Le... dengarkan aku dulu , aku dan Ryan akan menjelaskan nya!!" ucap Sandy..
"Tidak perlu di jelaskan, aku mengerti keadaan yg aku lihat dan aku dengar!! kalian penghianat, malam ini aku akan kembali ke Amerika, bersama Rey, aku doakan kalian bahagia" jawab nya...
Ryan menatap nanar pada Leo... "Kau akan menyesal bila kau tidak mendengarkan penjelasan ku!!" ucap nya. "Aku tidak mau tahu lagi tentang kalian.. pergi jangan muncul lagi di hadapan ku!!" jawab Leo.. "Jangan mencariku dan Rey" ucap nya.
Ryan berbalik, dia menahan emosi nya lalu pergi...
*Le,. Dhira mencari Rey selama ini, kami semua tidak ada yg tahu kau masih hidup, kau meninggal di hadapan kami, aku bahkan yg membawa keranda mu, aku yg menguburkan mu bagaimana aku tahu bahwa yg aku kubur itu bukan kau, , setelah pemakaman mu, Grace momy mu, mengusir Dhira dari rumah ini, dan Membawa Rey pergi,. aku ryan dan Rizal sudah mencari Rey, Apa aku tahu kau hidup? bahkan rey pun ada saat pemakaman mu...!! Dhira hancur karena kepergian mu, Setahun Le, kau pergi tanpa kabar, yg kami tahu kau telah meninggal, kami semua tidak tahu kau masih hidup..!! tidak ada yg tahu..!" jelas Sandy..
"Jika kau tidak percaya pada ucapan ku tidak apa, tanya dika, dia tahu segala nya, satu hal lagi, Dhira menikah karena aku yg menyuruh nya, bukan karena keinginan nya, Dia tidak pernah menghianati mu?!" ujar Sandy berlalu pergi.. Leo tidak bergeming baginya ucapan Grace lebih dia dengar dari pada penjelasan mereka...
Dhira menangis sepanjang hari.. dia berendam di Batup menenangkan fikiran nya... teringat kata -kata Dika yg siang tadi dia ucapkan, "Pergi saja, jangan pernah muncul lagi di hadapan Rey dan Leo. "Aku benci Bunda!!" semua kata- kata itu terus terngiang di telinga nya .
"Aku memang ibu yg tidak berguna, aku pembawa sial, anak ku membenci ku , untuk apa aku hidup, sudah tidak ada lagi yg bisa aku harapkan, hidup ku sudah berantakan dari dulu, aku tidak ada guna nya lagi untuk siapa pun...mas leo Rey dan Kak Ryan, aku hanya membawa kesialan buat mereka..!!". batin nya
Dhira merasakan sesak di dada nya, semakin dalam dia memadukan kepala nya, semakin banyak darah yg keluar, "Jika aku mati, tidak akan ada yg terluka karena aku!!" ucap nya.. Dhira kehilangan kesadaran nya... dia tidak lagi bernafas, jantung nya berhenti berdetak...
Ryan pulang dengan perasaan yg campur aduk setelah hampir 2 jam dia meninggalkan Rumah itu, dan Dhira yg sendirian di dalam kamar nya.. Ryan menyusul nya, masuk ke dalam kamar tapi dia tidak menemukan nya "Kemana dia..." batin nya mulai khawatir...
Ryan mencari Dhira keseluruh Rumah tapi tidak menemukan nya,"Ra..!! Nadhira...!;" panggil nya beberapa kali.. mengetuk pintu kamar mandi yg ada di dalam kamar Dhira...
Ryan semakin khawatir.. dia mendobrak pintu kamar mandi nya..
"NAD....!!! NADHIRA.,..!!!!" panggil nya, seraya mengangkat tubuh nya dari dalam bak mandi yg sudah penuh terisi air dan darah... "Tidak Nad, ...! kenapa kau lakukan itu!!" ucap nya, sendiri.. Tubuh nya sudah dingin wajah dan bibir nya sudah pucat.. Ryan memeluk nadhira...!! "Maafkan aku Nad..!! aku seharus nya tidak meninggalkan mu!! aku seharus nya tidak melakukan ini!!" ucap nya sambil menangis , memeluk nadhira.. Dia meninggal di sana..
Sandy berhasil meyakinkan Leo , kini mereka dalam perjalanan menuju Rumah Nadhira.. Rey ada bersama mereka.. tibalah mereka di sana.. sandy heran melihat pintu nya terbuka begitu Saja, "Dimana Ryan" batin nya..
Sandy Dan leo masuk ke sana, mereka terkejut melihat Ryan yg bersimpuh memeluk Dhira, sambil menangis.. Sandy berlari mengecek nadi Nadhira.. Leo berjalan gontai melihat wanita yg di cintai nya.. Sandy menggelengkan kepala nya...
"NADHIRAAA....." teriak Leo...
Dhira meninggal di sana dengan luka hati dan hidup yg dia bawa.... Rey berlari mendengar teriakan ayah nya.. dia menangis melihat Bunda nya sudah tidak bernyawa... "BUNDAA.." lirih nya..
***END**
MASIH ADA EXTRA BAB.. TUNGGU YA"