
Rey terus menatap Mawar yg sedang menyantap makanan nya, "Kau benar-benar lapar? kau lahap sekali? apa kau belum makan?" tanya Rey.. Mawar hanya menatap nya, "Aku memang lapar.. aku tidak makan apa pun dari semalam..!!" jawab nya..
Rey tersenyum.. "Kalau begitu habiskan juga makanan ku!!" ucap nya, menyodorkan piring berisi roti lapis milik nya, Mawar tersenyum.. lalu mengambil nya, "Kenapa kau tidak makan!!" tanya nya, "Aku melihat mu saja sudah kenyang" jawab nya.. "memang nya aku makanan!!" jawab nya ketus..
Dhira berdiri di depan pintu rumah Leo.. "Hmmm...!!" dia menarik nafas panjang, seolah Ada beban di fikiran nya berdiri di hadapan rumah itu.. "Reyka...!!" panggil nya, dia memasuki rumah itu..
"Kemana anak itu, pintunya di biarkan terbuka begini" batin Dhira dia masuk kedalam.. mulai menyusuri Ruang demi Ruang, Dhira seolah mengingat lagi kenangan nya bersama Leo dulu...
Terdengar suara Rey yg sedang Asik bercanda sehingga dia tidak mendengar panggilan Bunda nya, dia dan mawar tertawa girang.. "Bersama siapa dia?" batin Dhira..
Dhira mendekati asal suara itu ..
"Rey...!!" panggil nya, terkejut ketika melihat Reyka bercanda bersama Mawar, "Bunda!! se-sejak kapan bunda datang?" tanya nya,sama terkejut nya.. Dhira memicingkan mata nya.. menatap nanar pada mawar...
"Halo tante!!" sapa nya.. mawar mencubit lengan Rey...
Tiba -tiba Leo datang, "Loh Ra, kau ada di sini? Mawar kau sudah datang?" tanya nya.. Dhira hanya terdiam..
"Sudah bang..." jawab mawar.
"Siapa mawar?" tanya Dhira menyelidik... "Dia adik angkat ku, dia baru saja sampai dari Kanada!! kami di kanada tinggal bertiga, jadi Rey sangatvAkrab dengan nya, mereka juga satu kampus," jelas Leo...
"Kau tidak pernah mengatakan nya, jika rey mengenal nya?" ucap Dhira.. "Memang nya aku harus cerita kehidupan pribadi ku pada mu!! kita bukan suami istri lagi" jawab Leo...
Deg... ucapan Leo menyadarkan Dhira.
"Bun tunggu dulu! kenapa bunda pergi,?" tanya nya..
Dhira juga tidak.tau kenapa dia harus pergi, ",bunda ada urusan, ingat ya Rey, kau belum boleh pacaran, selesaikan dulu kuliah mu ... bunda tidak mengizinkan nya" ucap nya..
Rey terdiam.. melihat bunda nya berlalu..
Rey kembali ke dalam.. "Bagaimana bunda mu, sudah pergi?" tanya Leo.. Rey mengangguk, "Seperti nya bunda marah pada ku!!" ucap nya.. "dia tidak marah dia hanya terkejut...! sudahlah tidak usah di fikirkan, nanti bunda mu. biasa lagi" ucap Leo ..
Rey hanya diam...
Malam harinya. Mawar mencoba bicara pada Leo...
",Abang, aku butuh pengacara!! bisakah membantu ku?" tanya nya, Leo menghentikan. pekerjaan nya, "Pengacara untuk apa?" tanya Leo.. Mawar terdiam.. sudah saat nya dia bicara dan menjelaskan siapa dirinya..
"Aku butuh bantuan hukum dan Abang untuk merebut lagi Rumah ku dan perusahaan ayah ku di sini,, itu semua di rebut dan di ambil paksa oleh paman dan. bibi ku,. mereka juga yg membuang ku ke kanada,mereka sengaja meninggalkan aku di sana, saat orang tuaku meninggal dulu" jawab nya
Leo terdiam.. "Baiklah aku akan mencarikan pengacara untuk mengurus itu, kau tenang saja, aku akan membantu mu, kau tidak sendirian sekarang". jawab Leo..
mawar tersenyum....
**Bersambung**