My Lovely Girl

My Lovely Girl
93.



" Good morning ..."


Gita tersenyum pada sang suami yang sudah ada di hadapannya.


" Hmmm ... Good morning, Honey," sahut Gita sambil melingkarkan tangannya di leher Dimas.


" Kita ke resort Dev setelah ini, kau mau?"


" Hmmm ... aku merindukan wanita tengil itu," sahut Gita.


Lalu Dimas menggendong tubuh Gita dan membawanya ke kamar mandi. Mereka mandi bersama di pagi yang sejuk itu dengan di selingi adegan panas di dalam nya.


.


.


" Kalian mau kemana? kalian sudah terlihat rapih sekali pagi ini," kata Irza di sela-sela makan paginya.


" Apa kalian ingin menemui seseorang?" tanya Wilda.


" Ya, Mom. Aku ingin menemui saudari ku, dia sedang berbulan madu di sini," sahut Gita.


" Ajak dia kemari, sayang. Perkenalkan dia pada kami," kata Ardo.


" Baiklah, aku akan mencoba mengajak nya kemari nanti."


Lalu mereka pun melanjutkan kegiatan makan paginya yang selalu rutin di lakukan di keluarga itu.


.


Dev dan Zea sedang berada di halaman belakang resort yang terdapat kolam renang yang cukup besar disana.


Mereka menikmati makan pagi nya disana.


" Apa kau sudah menghubungi Dimas?" tanya Zea.


" Hmm ... mereka akan kemari setelah makan pagi," sahut Dev.


Zea hanya menganggukkan kepalanya sambil mengunyah makanan nya.


Beberapa menit kemudian. Pelayan menghampiri mereka dengan 2 orang yang mengikuti nya dari belakang.


" Tuan, tamu Anda sudah datang."


Dev dan Zea menoleh. Gita langsung berlarian kearah Zea.


" Honey ... jangan berlari!!" teriak Dimas dari belakang nya.


Zea bangkit dari kursinya dan melangkah kan kakinya sambil merentangkan kedua tangannya. Dua wanita cantik itu berpelukan.


Dev dan Dimas hanya tersenyum melihat para wanita nya yang tampak sangat senang karena sudah bertemu.


Mereka duduk di sofa yang ada di sana. Pelayan datang dan menghidangkan beberapa camilan dan minuman untuk mereka.


" Resort ini sangat nyaman dan mewah. Letak nya ada di tengah kota Paris, pasti sangat indah jika malam hari, kalian bisa melihat pemandangan gemerlap kota Paris dari atas rooftop," kata Gita menatap kagum bangunan itu.


" Honey ... aku jadi ingin membeli nya," lanjut Gita sambil bergelayut manja di lengan Dimas.


" Telat. Karena Dev sudah membelinya untuk ku," sahut Zea dengan sombong nya.


" Benarkah? itu bagus, jadi aku bisa kesini kapan pun dan menginap disini se mau ku," sahut Gita.


" Tapi kau harus membayar uang sewanya padaku," sahut Dev yang membuat Zea dan Dimas tertawa. Sementara Gita hanya mencebik.


" Kau sudah punya beberapa resort dan mansion disini, apa itu masih kurang?" tanya Dimas.


" Tapi aku menyukai resort ini," sahut Gita.


" Itu gampang. Kau tinggal menyewa nya padaku," sahut Dev lagi.


Mereka pun bercengkrama disana hampir 3 jam. Lalu mereka keluar dari resort itu untuk jalan-jalan di sekitar kota Paris.


.


.


Satu tahun kemudian


Pria tampan keluar dari mobil sport nya. Dia membuka kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung nya.


" Daniel ..."


Lisa berlari kearah putra tampannya dan langsung memeluk nya.


" I Miss you, Mom," kata Daniel sambil memeluk tubuh Lisa.


Setahun belakangan, hubungan Daniel dan Lisa membaik karena Zea yang sudah mendekat kan anak dan ibu itu.


" Ayo, masuk. Mommy sudah menyiapkan makanan kesukaan mu," kata Lisa sambil menggandeng putra nya itu.


Sesampainya di ruang tengah. Adi berdiri menghadap sang putra dengan merentangkan kedua tangannya.


Daniel menghadap Papah nya dan memeluk nya.


" Selamat atas kelulusan mu. Aku bangga padamu," kata Adi sambil menepuk bahu lebar Daniel.


" Thank you, Pah."


Adi sangat bangga pada putranya itu. Dia lulus dari sekolah SMA nya dengan nilai yang tertinggi di sekolah itu.


Bahkan dia mendapatkan tawaran beberapa beasiswa di universitas terkenal di kota itu.


Ketika mereka sedang melangkah kan kakinya ke ruang makan. Zea dan Dev datang dengan membawa Beby Dominic yang ada di stroller yang di dorong Zea.


Ya. Zea dan Dev sudah memilik satu putra yang bernama Dominic Star Bramasta.


Zea langsung hamil bahkan sebelum bulan madunya berakhir. Rahim wanita itu sangat sehat, bahkan kini dia tengah hamil anak ke dua saat Beby Dominic masih berumur hampir 4 bulan.


" Hey ... adikku sudah datang?" kata Zea.


Daniel tersenyum dan menghampiri Dev dan Zea yang berjalan kearah nya.


" I Miss you," kata Zea sambil memeluk pria jangkung itu.


" I miss you too, Kak," sahut Daniel.


Lalu mereka semua berjalan menuju ruang makan dan sarapan pagi bersama di sana.


" Apa kau sudah menentukan, Di mana kau akan melanjutkan pendidikanmu, Daniel?" tanya Adi.


" Aku ingin menempuh pendidikan di Harvard university, Pah. Apa papah tak keberatan?" sahu Daniel.


" Tidak. Di manapun kau melanjutkan pendidikanmu, Papah akan selalu mendukungmu," kata Adi.


" Lalu bagaimana dengan nenek dan kakek di sana, Daniel? apa mereka sudah memberikan mu kebebasan memilih ke universitas mana kau ingin melanjutkan pendidikan?" tanya Zea.


" Iya, Kak. Mereka sudah mengizinkanku dan membebaskanku untuk menempuh pendidikan di manapun. Asalkan aku meneruskan pendidikan sampai S2," sahut Daniel.


" Itu bagus, sayang. Itu artinya mereka sudah memberikan sebuah kepercayaan padamu. Kau harus menjaga kepercayaan kakek dan nenek. Serta membanggakan merek," kata Lisa menasehati putra nya.


" Kau memilih universitas yang bagus. Aku dulu juga lulusan di Harvard university, disana kau bisa menempuh pendidikan mu hingga mendapatkan gelar masterd mu," sahut Dev.


" Benarkah? wah aku jadi semakin yakin untuk menimba ilmu disana," kata Daniel.


" Ya. Kau bisa tinggal di apartemenku yang tak jauh dari gedung universitas."


" Itu benar, Daniel. Kau harus menempati apartemen Dev," sahut Zea.


" Baiklah, aku akan memikir kan hal itu nanti," kata Daniel.


.


.


Sementara itu, di kediaman Dimas dan Gita. Mereka sedang diributkan dengan kedatangan Sia dan anak-anaknya.


" Di mana baby Arkana?" tanya Sia.


" Dia sedang bersama naninya, Kak. Karena kami ingin sarapan pagi bersama," sahut Dimas.


" Apa dia rewel?" tanya Sia.


" Tidak. dia sama sekali tidak rewel," sahut Gita.


Mereka pun makan pagi bersama di ruang makan, sementara Sia menghampiri baby Arkana keponakan tersayangnya.


Arkana Steward Ganendra putra dari Dimas dan Anggita. Sementara Dominic Star Bramasta putra dari Azelia dan Devandra.


Umur mereka hanya terpaut 2 bulan. Gita melahirkan putra nya di Paris sedang kan Zea melahirkan putra nya di London.


Dan kini mereka sudah kembali ke negara nya. Karena ingin kembali fokus dengan perusahaan nya dan fokus untuk memproduksi banyak keturunan.


Adi dan Lisa menyambut dengan suka cita kehadiran dua cucu di keluarga nya. Bahkan mereka hampir saja melupakan putranya sendiri, Daniel.


Danielo Agra Pradipta



* Itu visual Daniel pas baru lulus SMA yak. Bagaimana nanti kalo sudah lulus kuliah 😝*


Jangan lupa like n Komentar nya ya guys😘