My Lovely Girl

My Lovely Girl
S2 Valerie - Irza 66



Hari pernikahan Rani dan Jay pun tiba. Pasangan itu kini sedang mengucapkan janji suci pernikahan di atas altar yang begitu indah.


Semua orang yang hadir di acara sakral itu menjadi saksi sejarah pernikahan yang baru pertama kali terlaksana di penginapan terpencil yang bernama Archer Inn.


Valerie tersenyum sambil mengusap lembut perut buncitnya yang terlihat sangat besar karena sudah berusia 8 bulan lebih.


Dan akan memasuki usia kandungan 9 bulan. Irza tetap mendampingi sang istri di penginapan itu sampai acara pernikahan Jay dan Rani terlaksana.


Valerie tampak sangat Cantik dengan di baluti gaun yang sudah di beli oleh Irza di butik saat mengikuti Valerie dan Rani.


Valerie sangat bahagia saat Irza memberinya hadiah sebuah gaun yang sangat dia sukai. Bahkan mereka juga akan melakukan foto baby moon di area penginapan yang saat ini sudah di sulap begitu indah.


Karena setelah itu, dia akan membawa sang istri kembali ke mansionnya yang ada di Paris. Irza bahkan sudah menghubungi sang Momy bahwa dia sudah menemukan Valerie.


Wilda sangat bahagia mendengar kabar itu, bahkan kesehatan nya pun berangsur membaik karena kabar bahagia itu.


Kini sang pengantin tengah berdansa di halaman luas penginapan yang sudah di sulap menjadi tempat berdansa.


Para tamu undangan pun ikut berdansa dan pesta pernikahan itu terlihat sangat meriah. Valerie melihat senyum bahagia yang terpancar di bibir Rani, dia merasa sangat senang karena akhirnya dia bisa mewujudkan impian Rani yang ingin menikah di penginapan nya.


Irza melihat senyum cantik Valerie dan dia memegang tangan nya. Valerie menatap kearah Irza dan tersenyum pada sang suami.


" Kau bahagia?" tanya Irza.


" Ya. Aku sangat bahagia, terimakasih sudah membantu ku mempersiapkan acara ini."


Irza tersenyum dan mencium punggung tangan Valerie.


" Mereka juga sahabat ku, dan aku juga tak ingin jika istri ku terlalu lelah karena mempersiapkan acara ini," sahut Irza.


Valerie tersenyum dan menyandarkan kepalanya di bahu sang suami. Irza memeluk Valerie dan mengusap lembut perut besar sang istri.


Lalu dia merasa kan tendangan si kembar dari dalam sana.


" Mereka bergerak," kata Irza senang.


Valerie hanya menganggukkan kepalanya dan tetap dalam posisi ternyaman nya.


.


.


Valerie menatap kearah penginapan nya yang sudah rampung karena sudah di renovasi. Irza yang mengusulkan hal itu, dia juga menambahkan beberapa fasilitas seperti kolam renang dan pemandian air panas karena udara disana yang sejuk.


Dia juga menambahkan sebuah Cafe dan juga minimarket kecil karena lokasi penginapan yang memang sangat terpencil dan jauh dari kota.


Namun pemandangan di sana sangatlah indah hingga membuat para wisatawan tertarik untuk menginap dan mendaki di bukit yang ada di belakang penginapan.


Irza mendekati sang istri dan memeluknya dari belakang. Dia juga mencium tengkuk lehernya dan mengusap lembut perut sang istri.


" Kau suka?" tanya Irza.


" Ya. Aku sang suka," sahut Valerie sambil masih menatap kearah bangunan yang berdiri di hadapannya.


" Apa kau ingin mengubah nama penginapan ini?" tanya Irza lagi.


" Tidak. Biarkan saja seperti itu," sahut Valerie melepaskan tangan Irza dan membalik tubuhnya hingga menghadap kearah Irza.


Lalu dia berjinjit dan mengecup bibir sang suami.


" Terimakasih," ucap Valerie.


Irza tersenyum dan langsung memagut bibir sang istri dengan lembut.


*


Suara tangisan bayi pun pecah dan memenuhi ruangan di rumah sakit itu. Valerie meneteskan air matanya setelah saat mendengar suara tangisan bayi nya.


Irza mengecupi seluruh wajah sang istri karena rasa bahagianya. Bayi nya lahir dengan selamat di rumah sakit besar di kota Paris.


Ya. Irza dan Valerie sudah kembali ke Paris karena permintaan dari Momy Wilda yang ingin sekali bertemu dengan sang menantu.


Hingga akhirnya Irza mempercepat jadwal kembali nya ke Paris. Dan setibanya di Paris, Valerie langsung mengalami kontraksi hebat.


Hal itu membuat Irza kalang kabut, tapi beruntung nya dia sudah mempersiapkan rumah sakit dan semua kelahiran sang putra.


Valerie melahirkan dua bayi perempuan yang sangat cantik. Mereka bahkan sudah mempersiapkan nama untuk buah hati nya yang memang sudah di perkirakan seorang perempuan oleh dokter kandungan yang biasa menangani kehamilan Valerie selama berada di kota kecil di penginapan nya.


Semua menyambut bahagia kabar kelahiran bayi kembar itu. Bahkan Gita dan Dimas pun langsung terbang ke Paris saat mendengar kabar kelahiran keponakan kembar nya.