Love Seduction

Love Seduction
Chapter 68. Blocked



Reggie terbangun perlahan dan menyipitkan matanya yang terasa silau. Nuansa putih di sekeliling ruangan itu membuatnya menyadari ia berada di ranjang rumah sakit. Selang infus terpasang di lengannya, mengalirkan cairan nutrisi ke dalam pembuluh darah.


Reggie kembali memejamkan mata, tubuhnya terasa lebih baik, tidak seperti kemarin sebelum ia tertidur. Ia merasa sangat lemas karena tubuhnya yang mulai dehidrasi. Entah siapa yang telah membawanya ke rumah sakit.


Suara orang berbicara di luar pintu membuat Reggie menajamkan pendengarannya, lalu pintu terbuka dan langkah kaki itu terdengar memasuki kamar.


"Ia belum sadar, Tuan." Suara Lance terdengar dari samping tempat tidur.


"Tapi wajahnya tidak lagi pucat, Lance. Ronanya sudah kembali." Lucius menatap wajah adiknya yang masih terpejam.


"Anda benar. Dokter mengatakan Nona dehidrasi dan kelelahan." Lance memberitahu informasi yang sudah Lucius ketahui. Terbit penyesalan di hati Lucius mengapa ia tidak turun dan memaksa gadis keras kepala itu untuk makan dan minum.


"Tuan ... ketika Nona sudah sembuh, saya harap Tuan mau mempertimbangkan saran saya."


"Apa itu, Lance?"


"Keinginan Tuan Eloy adalah bertemu dengan Nona Regina. Bagaimana jika Nona saja yang merawat Tuan Eloy, mungkin akan ada perubahan dari kondisi kesehatannya menjadi lebih baik. Nona bisa menggantikan para pelayan yang mengurus Tuan. Bertanggung jawab penuh atas perawatan Tuan Eloy."


Lucius terdiam, Ayahnya begitu ingin melihat Regina dan karena kemarahannya, Lucius lupa mempertemukan mereka berdua.


"Kurasa itu ide bagus. Kita lihat apa Gina bisa membuat kondisi ayahku membaik."


Lance mangangguk, dalam hati merasa lega. Dengan begitu Reggie akan terbebas sementara dari kurungan gelap sel bawah tanah di mansion.


"Ayo Lance. Biarkan dia tidur. Kita kembali ke kamar ayah."


Lucius melangkah meninggalkan kamar perawatan Regina di ikuti Lance.


Reggie menahan debar jantungnya. Ayahnya di rawat di rumah sakit yang sama, pembicaraan kakaknya dan Lance tadi secara tidak sengaja memberi informasi untuknya. Keinginan yang amat sangat yang tersimpan di hati Reggie untuk bertemu ayahnya kembali bernyanyi. Lucius mengizinkan ia merawat ayahnya. Reggie membuka mata perlahan, berhenti berpura-pura tidur. Dengan semangat baru ia menarik napas panjang dan mengembuskannya kuat-kuat.


Aku harus cepat sembuh dan kembali kuat. Aku akan merawat ayah.


Dengan hati meluap bahagia, Regina menatap ke arah cairan infus yang menetes mengalirkan nutrisi ke tubuhnya itu. Berharap nutrisi itu memulihkan tenaga dan kekuatan tubuhnya secepat mungkin.


**********


"Katakan padaku dimana Regina, Lance!" Suara Mike menggelegar di aula depan Mansion Sanchez.


"Sudah dua kali aku kemari dan kalian kembali bersikap seperti ini!" Mike mendekat dan meraup kemeja di bagian dada Lance. Pria bertubuh besar itu menjulang di hadapan Lance dengan mata menatap marah.


"Maafkan saya, Tuan. Tapi Nona benar-benar sedang tidak ingin bertemu anda."


"Jangan harap aku percaya! Panggil Regina kemari! Aku akan bertanya langsung padanya!"


Lance mengerutkan kening. Ia tidak menjawab perintah Mike.


"Tuan ... saya harap Anda tidak memperkeruh keadaan dengan Tuan Lucius. Dia tidak akan terima anda mengobrak-abrik tempat tinggalnya."


"Kalau begitu suruh Lucius temui aku! Kenapa ia menyembunyikan Regina!"


"Tuan sedang tidak ada di mansion, Tuan. Saya mohon anda pulang saja dulu dan hubungi Tuan Lucius jika ingin bertemu Nona." Lance tahu tuannya tidak akan mengangkat telepon apapun yang berasal dari Mike.


Mike memandang tajam ke arah Lance, tangannya masih mencengkeram kemeja pria itu dan merenggutnya kuat.


"Jangan katakan terjadi sesuatu padanya, Lance! Kau sudah berjanji menjaganya dengan nyawamu ketika memintanya tinggal!"


Lance mengangguk kuat beberapa kali. "Nona baik-baik saja, Tuan. Saya bisa meyakinkan Anda tentang hal itu."


Lance sudah mendengar kabar kalau Nonanya sudah boleh pulang dari rumah sakit hari ini, Kondisinya sudah pulih sempurna.


Mike memandang para pengawal yang mulai berdatangan dan bersiap di sekeliling aula. Lance tidak memberi perintah apapun pada mereka. Tapi Mike tahu, ketika ia mulai memukul, maka para pria ini akan mulai menyerangnya.


Memikirkan kekesalan hatinya saat ini ingin sekali Mike meladeni mereka semua. Tapi ini tidak akan membuahkan hasil. Ia tetap tidak akan bertemu Regina.


Mike mengempaskan kemeja Lance sehingga pria itu terhuyung ke belakang beberapa langkah.


"Sampaikan pada Tuanmu! Dia tidak akan bisa menahanku selamanya agar tidak bertemu Regina! Kita lihat sejauh mana perlawanan keluarga Sanchez bila berhadapan dengan Klan Langton! Katakan padanya aku akan memburunya!"


Lance membelalakkan mata mendengar ancaman Mike dan luapan kemarahan dari tubuh besar itu. Sinar dingin dari kedua mata abu-abunya seolah bisa membekukan. Orang kepercayaan Derek Langton itu sangat murka dan serius dengan kata-katanya.


Lance mengusap wajahnya dan bernapas lega ketika melihat Mike memilih meninggalkan mansion. Beberapa pengawal yang berada di jalan menuju keluar segera mundur dan menyingkir membiarkan Mike lewat. Aura kejam laki-laki itu membuat mereka bergidik.


"Kuharap Anda tidak menciptakan musuh baru, Tuan Lucius." Lance berbisik pelan sambil kembali merapikan kemejanya yang kusut.


Mike berdiam diri sebentar di balik kemudi mobil. Ia mengatur napasnya untuk meredakan kejengkelan. Lance hanya melaksanakan perintah, pastilah pria berambut panjang itu yang menerapkan larangan bertemu Regina. Kali pertama ia datang hanya Elina teman Reggie sesama pelayan yang bisa ia temui bersama Kepala Pelayan Mansion Sanchez. Dua orang itu mengatakan Reggie pergi bersama Lance dan Lucius. Mereka mengaku tidak tahu kemana. Mike sangat yakin keduanya berbohong.


Elina dan Kepala Pelayan tidak mengatakan pada Mike bahwa saat itu Reggie memang telah pergi dibawa oleh Lucius dan Lance ke rumah sakit setelah ditemukan pingsan di sel bawah tanah.


"Mau bertaruh denganku, Lucius? Kau mencari adikmu di luar sana, padahal ia ada tepat di depan hidungmu. Akulah yang menemukannya untukmu. Kau kira dapat menyembunyikannya dariku? Kau tunggu saja ...." Mike menggeram sambil menghidupkan mobilnya dan melaju dari halaman Mansion Sanchez.


**********


Jangan lupa Like, komentar, fav, rating bintang5 dan Vote untuk Love Seduction ya para pembaca😉😉


Terimakasih.


Salam, DIANAZ.