Love Seduction

Love Seduction
Chapter 27. Secret



Lance menarik nafas panjang, percuma saja ia menunggu, pakaiannya tetap saja akan terlihat basah kuyup. Ia menatap ke arah dalam mansion, tidak mungkin ia pergi begitu saja meninggalkan tempat itu tanpa berpamitan.


Dari arah dalam mansion, Lance melihat Mike mendatanginya dengan sebuah handuk di tangan. Pria itu melemparkan handuk yang segera saja ia tangkap.


"Pakai itu, Lance. Lalu masuklah, Regina akan memberimu pakaian ganti," ucap Mike.


Lance yang baru saja mengeringkan wajahnya dengan handuk itu segera menggeleng.


"Tidak ... Tidak, Tuan. Saya akan langsung pulang saja. Tolong sampaikan pesan pada Tuan Eloy dan Nyonya Reggie. Saya akan pulang lewat samping saja." Lance terburu-buru meletakkan handuk di meja yang ada di selasar.


"Tapi ayah ingin bicara denganmu Lance. Katanya pribadi, sesuatu yang tidak dapat ia bahas di depan Paman Frank dan Paman Noel."


Lance mengernyit. Ia sudah dapat menebak apa yang ingin Tuan Eloy bicarakan. Pasti tentang dokumen itu lagi, sejak ide menikah tertanam di kepala Tuannya itu, ia selalu mendesak Lance, selalu membicarakan perihal dokumen usang itu.


"Tolong katakan pada Tuan Eloy. Besok saya akan datang lagi ,Tuan. Sekarang saya harus pulang dulu."


Lance terlihat sangat tidak nyaman dengan kondisinya yang basah. Mike akhirnya mengalah, mengijinkan pria itu pergi.


"Baiklah. Pulanglah, Lance. Aku akan sampaikan pesanmu pada Ayah."


Lance mengangguk dan berpamitan, ia berbalik dan berjalan menyusuri jalan berkerikil menuju samping mansion yang mengarah ke halaman depan.


"Lance!"


Panggilan itu membuat Lance berhenti, ia menoleh ke arah Mike.


"Mungkin jika kau sedikit saja mau membuka pintu hatimu, kau akan mengerti kenapa gadis itu melakukannya."


Mike menatap dan sesuai dugaannya, wajah itu datar , tidak ada gurat ekspresi apapun setelah mendengar ucapannya. Cahaya sekitarnya juga tidak membantu, redup dan membayangi wajah Lance yang akhirnya hanya menganggukkan kepala lalu berbalik dan pergi dari tempat itu.


**********


Mike mendatangi ayah mertuanya yang duduk termenung sendirian di ruang keluarga. Para tamu mereka sudah pulang.


"Lance tadi berpamitan padamu, Mike?" tanya Eloy.


Mike menganggukkan kepalanya," Ya, Ayah. Dia terlihat agak terburu-buru. Pakaiannya basah, ia mengatakan terpeleset di kolam."


Eloy mengerutkan dahi, "Apa dia benar-benar basah?"


Mike hanya mengangguk, tidak menceritakan kejadian sebenarnya pada Eloy.


"Kurasa Aku terlalu menekannya tentang persoalan menikah ini. Hingga ia jadi tidak nyaman,"


"Ia akan menemukan cintanya sendiri nanti, Ayah. Begitu juga Lucius." ucap Mike sembari duduk di dekat Eloy.


"Aku harap begitu. Bila mengingat bagaimana aku menemukan Lucius saat mengunjungi mansion Montague, Entah apa yang akan aku lakukan setelah itu tanpa Lance. Aku bersyukur aku mengadopsinya dan berniat membawanya sebagai teman dan saudara bagi Lucius ...."


"Kau mengadopsinya?" Mike mengernyit. Jika Lance sah di adopsi, maka posisi Lance sama dengan posisi Derek yang sah menyandang nama Langton. Lance seharusnya seorang Sanchez.


"Ayah ... Jika itu benar, artinya aku punya dua orang kakak?" suara Reggie yang mendatangi mereka terdengar terkejut, lalu ia duduk di sebelah Mike, membuat dua pria itu menoleh.


"Benar, Gina. Dokumen sah Lance lengkap dan legal. Aku mengadopsinya untuk menjadikannya saudara bagi kakakmu, seorang teman yang tidak dipunyai Lucius. Aku melihatnya dan memilihnya. Lalu aku membawanya ke mansion Montague, saat itu Lucius tinggal bersama ibunya. Kami datang dan menemukan Lucius sudah hampir mati, penuh bekas luka, tergores dan berdarah ... Aku baru mengetahui perilaku Eleanor yang gila. Jika saja saat itu Beltran tidak datang, aku pasti sudah membunuh wanita itu."


"Lalu kenapa sampai saat ini Ayah tidak mengatakannya?" tanya Reggie.


"Setelah membawa Lucius ke rumah sakit, Lance yang melihat dengan mata kepalanya sendiri apa yang terjadi pada kakakmu memintaku menyimpan rahasia ini. Ia memintaku mengatakan pada Lucius kalau ia adalah seorang yang aku bawa untuk dijadikan teman baginya, ia tidak ingin jiwa Lucius yang sudah amat menderita, terluka lagi ketika mengira ayahnya mengangkat anak lelaki lain, padahal ia sudah punya seorang putra."


Mike terdiam, ia memahami pemikiran Lance saat itu. Lucius akan sangat marah pada ayahnya yang mengadopsi seorang putra lain, padahal dirinya tidak pernah di lihat dan menderita dalam pengasuhan ibunya.


"Lalu kedekatan mereka mulai terbentuk. Lucius sembuh walau tidak sepenuhnya. Mimpi buruk yang menghantuinya tiap malam selalu datang. Aku melakukan semuanya semampuku, merawat putraku yang terluka dan mencari putriku yang menghilang bersama ibunya ... hari-hari yang penuh dengan kesedihan dan keputusasaan. Tapi Lance tidak pernah berhenti mendampingi Lucius, menjadikan dirinya sendiri tangan kanan dan orang kepercayaan kakakmu ... hingga saat ini. Dan masih saja ia melarangku mengatakan hal yang sebenarnya."


Eloy menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa.


"Ayah? Kau kenapa?" Reggie mendekat dan menggenggam tangan ayahnya. Airmata tampak mengalir dari pelupuk mata Eloy.


"Aku teringat, Lucius terbangun dari koma saat itu dengan mata kosong, jiwanya menolak mengenaliku ... Lance datang sebagai orang asing yang kemudian diterima oleh kakakmu, dialah yang bisa mendekati Lucius dan mengembalikan semangat hidupnya. Lalu aku mulai mencari kalian, dan Lucius juga menjadikan itu tujuannya sambil belajar menjalankan bisnis yang aku bebankan padanya. Ia menerimanya berkat Lance ... bangkit lagi walaupun traumanya masih melilit ... Karena lance menyediakan diri mendampinginya, memperlihatkan pada Lucius, bahwa masih banyak yang bisa di pelajari dan dilakukan dalam hidup."


"Ayah ... Kurasa Lance punya alasannya sendiri ketika ia tidak ingin rahasia ini dibuka," ucap Mike pelan. Regina terlihat menghapus airmatanya sendiri. Kenangan masa lalu Lucius selalu membuatnya menangis untuk kakaknya itu.


"Aku tahu ... Dia mengatakan tidak butuh lagi dokumen itu. Karena Kitalah keluarganya sekarang. Lance mengatakan tidak butuh surat itu untuk mengakui kalau keluarga Sanchez adalah keluarganya.Tapi Aku ingin melihat ia menyematkan nama yang kuberikan itu pada dirinya."


Mike memejamkan mata, ucapan Eloy membuatnya teringat pada Erland Langton, ayah Derek yang sudah seperti ayahnya sendiri. Seperti itulah perasaan yang ia rasakan, persis perasaan Lance pada keluarga Sanchez.


"Nama apa yang kau berikan pada nya, Ayah?" tanya Reggie.


"Lance Luiz Sanchez ... tapi tidak pernah ia gunakan. Hanya Lance ... itu saja, hanya nama itu yang ia perbolehkan digunakan untuk dirinya. Sampai sekarang. Kurasa sekarang, alasan menjaga perasaan Lucius tidak lagi relevan. Lucius bisa berfikir jernih, ia sudah sembuh total,"


"Kau benar, tapi tetap jangan terburu-buru, Ayah. Dan jangan membebani fikiranmu. Kau harus menjaga kesehatanmu."


Eloy tersenyum mendengar ucapan Mike," Kuharap anak-anakku menemukan cinta mereka seperti Regina menemukanmu Mike. Aku sudah tua ... Entah kapan waktunya aku akan kembali, kuharap aku bisa melihat mereka semua menikah sebelum waktu itu tiba."


"Ayah! Apa yang kau katakan!" Reggie menangis tersedu dan memeluk ayahnya. Eloy terkekeh dan mencium puncak kepala putrinya yang menangis.


"Kau sudah punya anak dan masih suka menangis, Gina. Marie akan menertawakanmu," ucap Eloy. Reggie tidak peduli, ia masih saja menangis.


"Kurasa sudah waktunya memanggil Lucius pulang ... " ucap Mike sambil tersenyum melihat istrinya yang menangis.


"Ya ... Hubungilah kakakmu besok, Regina. Katakan Ayah menyuruhnya pulang. Ayah merindukannya...."


Regina hanya mengangguk berulang kali.


"Dan pergilah tidur, Mommy Marie, berhentilah menangis dan cuci wajahmu," ucap Eloy sambil menertawakan putrinya.


Mike tertawa, "Ayo,Gina. Antar Ayah beristirahat di kamar."


Reggie berdiri dan mengantarkan ayahnya ke kamar. Kamar ayahnya berada di lantai satu, mempermudah ayahnya agar tidak perlu naik turun tangga ke lantai atas.


Setelah menutup pintu, Reggie menyambut uluran lengan Mike, mereka bergandengan naik ke lantai atas.


"Lucius harus tahu hal ini ...." bisik Reggie pada Mike.


"Ya ... Sementara ini biarkanlah dulu, Honey. Akan ada caranya membuat Lance akhirnya mau menggunakan nama aslinya."


**********


From Author,


Hmmm......Lance Luiz Sanchez, terlihatkan ... caranya mencintai dengan sepenuh hati , wholeheartedly ....banget😘😘😘


Like, love, vote, bintang lima, favoritenya jangan lupa ya alll....,πŸ’žπŸ˜˜


Ah, ntar lagi pulang Lucius nih...πŸ€”πŸ€”


Terimakasih...


Salam,DIANAZ.