I Am Fine

I Am Fine
Keisha pulang dan Keira pacaran dengan Jaki?



...Room Chat...


xxxxx : Kak ini aku Keisha


Mata Jaiden melebar seketika, dengan gerak cepat Jaiden langsung menelepon nomor itu.


"Ha... halo?" Jawab Keisha di telepon.


"Kei? Ini benar Keisha kan?" Tanya Jaiden masih tak percaya.


"I... iya Kak."


Jaiden menghela nafasnya lega, "Astaga Kei! Kau kemana saja sih? Kenapa sulit sekali di hubungi?" Tanya Jaiden.


"Cerewet sekali."


"Hei aku sangat khawatir padamu, bisa-bisanya kau menghantuiku sampai berbulan-bulan dan tidak ada kabar," Gerutu Jaiden kesal.


"Maaf soal itu, Kak aku akan pulang kembali ke Indonesia."


"Kau serius? Sungguh? Kapan?" Tanya Jaiden heboh, hingga membuat Keisha terkekeh pelan di seberang sana.


"Ayo makannya tambahkan aku di Pathetic Group, kalian masih sering bermain bersama kan?" Tanya Keisha.


"Hm tentu saja, sebentar aku akan menambahkan mu."


"Oke!"


"Kapan kau akan pulang Kei?" Tanya Jaiden.


"Apa Kakak merindukan ku?" Tanya Keisha.


"Tentu saja, kau tidak?" Tanya Jaiden berbalik.


Keisha pun terkekeh pelan, "Hm... aku sangat merindukan Jaiden ku."


"Hentikan itu, aku sudah memasukkan mu ke dalam grup."


"Baiklah, aku tutup dulu ya Kak!"


"Hm."


...Room Chat...


...Pathetic Group...


...Jaiden Renandra telah menambahkan Keisha ke dalam grup...


Heri : Heh???


Jaki: Ini benar Keisha??


Jovan : Ini beneran Kak Keisha??


Sufa : Akhirnya masuk juga ya Kak Kei, welcome


Jaiden reply Sufa: Kalian menyembunyikan sesuatu dari kami?


Sufa : Run pawangnya datang


Heri : Woi @Keisha


^^^Keisha : Hai everybodyyyyyy^^^


Keira : Wah Kei?


^^^Keisha : Hehehe maaf soal aku yang^^^


^^^hilang tiba-tiba saja hehe^^^


^^^aku akan pulang ke Indonesia^^^


^^^Kalian akan menunggu ku kan?!^^^


^^^Kalian semua akan menjemputku di bandara iya kan??^^^


Surya : Y


Heri : Hm


Jaiden : G


Jaki : Y


Keira : Oh


Sufa : G


Jovan : G


^^^Keisha : Menyebalkan!^^^


Keira : Hahaha kita hanya bercanda Kei, tenang saja Tuan Muda bersedia kan? @JaidenRenandra


Jaiden reply Keira : Tentu, apapun itu


Heri : Kapal ku sudah kembali...


Jaki : unchh kapal ku


Astaga Jaiden sampai lupa untuk membalas pesan Thalia, hingga Jaiden pun keasikan. Karena setelah Chat group itu berakhir, Keisha kembali menelepon Jaiden hingga larut malam.


Menceritakan apapun itu yang mereka alami, saat tidak bersama.


...⚡⚡⚡...


Cahaya matahari mulai masuk ke dalam kamar gadis itu, hingga membuat gadis utu terpaksa dan mau tidak mau untuk bangun dari tidurnya.


Seperti biasanya, gadis itu mencari dimana keberadaan ponselnya.


Ah iya, dirinya baru ingat. Kalau dirinya tadi malam tertidur karena menunggu pesan balasan dari Jaiden, Thalia pun akhirnya memutuskan untuk membuka kembali aplikasi line itu terlebih dahulu.


...Room Chat...


...Jaiden...


^^^Thalia: ^^^


^^^Jaiden!^^^


^^^Mama ku dan Adikku akan pindah ke Indonesia^^^


^^^Mereka akan sampai besok^^^


^^^Ah aku senang sekali^^^


^^^read^^^


"Kenapa dibaca saja sih? Apa dia marah padaku?" Gerutu Thalia kesal.


Lantas Thalia pun membuang ponselnya ke asal arah dan bergegas untuk bersiap ke sekolah.


Setelah selesai, Thalia pun turun dari kamarnya untuk sarapan pagi. Betapa terkejutnya Thalia, dibawah sana sudah ada Jaiden yang menunggunya sambil bermain ponsel.


"Aku harus pura-pura merajuk padanya, Ck!" Ucap Thalia yang masih kesal, sembari menuruni anak tangga rumahnya.


Jaiden pun menyadarinya dan menoleh pada Thalia, "Eh udah siap? Udah sarapan?" Tanya Jaiden.


"Belum," Sahut Thalia singkat, lalu pergi begitu saja mengabaikan Jaiden dan berjalan ke dapur.


"Tidak, biasa saja" Balas Thalia sambil menarik salah satu kursi untuk didudukinya.


"Mau ku temani jemput ke Bandara?" Tanya Jaiden.


"Kau luang?" Tanya Thalia.


"Jam berapa rupanya?" Tanya Jaiden.


"Mereka akan lepas landas pukul 18.00 WIB di Indonesia," Jelas Thalia.


"Baiklah, sepulang sekolah kita akan ke Bandara" Jelas Jaiden.


Thalia pun menganggukkan kepalanya dan menghabiskan sarapannya, sebenarnya Thalia sangat penasaran, bagaimana hubungan antara Keisha dan Jaiden.


Dia masih terganggu soal itu, saol atas apa yang di ucapkan Sufa padanya.


Thalia tidak membenci Keisha, tapi Thalia benci akan kenyataan soal Keisha adalah anak dari selingkuhan Papanya itu.


"Sudah?" Tanya Jaiden saat melihat Thalia yang bangun dari duduknya.


"Hm, ayo nanti terlambat!" Ajak Thalia menarik Jaiden keluar dari kediaman rumahnya.


...⚡⚡⚡...


...Room Chat...


^^^Keisha:^^^


^^^Aku sudah di Indonesia! ^^^


^^^Hei^^^


^^^Hei^^^


^^^Apa kalian semua sedang sekolah?^^^


Riki: Kau dimana Kak Kei?


^^^Keisha reply Riki : Dirumah Mama Ki^^^


Jaki: Loh kenapa sudah di Indonesia saja??


bukannya kau meminta kami untuk menjemputmu?


Kenapa baru bilang sekarang?


Heri : Astaga Keisha, bagaimana bisa kami menjemputmu


Ini jam sekolah


Keira: Kau bohong kan? Foto! Kami butuh bukti


^^^Keisha :^^^


^^^*mengirim gambar^^^


^^^Dimana Kakak kesayangan ku??^^^


Surya : Sedang di jalan mungkin


^^^Keisha:^^^


^^^Ayo bertemu di rumah Kak Jaiden sepulang kalian sekolah!^^^


^^^Selamat belajar ya guys^^^


Keira : y tq y


Jaki : y


Surya : ok mksh


Heri : y


"Wah Keisha ini menang benar-benar ya!" Geurutu Jaki kesal.


"Kenapa kau yang kesal sih Jek?" Tanya Keira heran.


"Dia meminta kita untuk menjemputnya di Bandara, dan ternyata dua sudah berada di Indonesia sekarang. Menyebalkan sekali bukan?" Kesal Jaki.


"Kalian sedang membicarakan apa sih?" Tanya Fia binggung, karena dirinya tidak mengerti kemana arah pembicaraan Keira dan Jaki.


"Keisha," Sahut Jaki, "Kau kenal?" Tanya Jaki


"Sebentar lagi dia akan menggantikan posisi Thalia," Kekeh Thalia.


"Apa orang itu akan kembali sebelum Jaiden menjadi milikku?" Batin Fia.


"Wah coty is coming nih!" Ucap Jaki bersemangat, saat melihat Jaiden dan Thalia yang baru saja masuk ke dalam kelas.


"Hah sayang sekali, apa mereka sudah jadian?" Tanya Keira pada Jaki.


"Sepertinya belum," Jawab Jaki pelan.


Keira dan Jaki sudah baikan, bahkan mereka sudah tidak merasa canggung lagi. Apa kalian tahu? Sekarang Jaki dan Keira adalah sepasang kekasih.


Keduanya memutuskan untuk pacaran.


Kalian ingat saat Jaki sedang berkumpul bersama Jaiden, Heri dan Surya kan?


flashback on


Di saat Jaki mengatakan pada mereka, kalau dirinya menyukai Keira. Pada saat itu juga Jaki di ejek oleh teman-temannya, bahkan Surya memaksa Jaki untuk datang kerumah Keira dan mengatakan perasaannya yang sebenarnya pada sepupunya itu.


Sebelum Keira melupakan Jaki.


Jaiden dan Heri pun ikut serta dalam memaksa Jaki agar jujur pada Keira, dan akhirnya Jaki pun memutuskan untuk menemui Keisha pada hari itu.


...Room Chat...


Jaki : Kei where?


Mau makan sesuatu? Aku ingin kerumah mu


^^^Keira : ^^^


^^^Stop it Jaki^^^


^^^Kau sudah berjanji untuk tidak memperlakukan ku seperti itu^^^


^^^Please stop treat me like your girlfriend^^^


Jaki: No, i don't mean Kei


Ada yang ingin ku katakan padamu


Aku kerumah ya, kau disana kan?


^^^Keira :^^^


^^^Oke, aku dirumah^^^


Jaki : oke babe


read


^^^ ^^^