
Dear Keisha
Hai Kei, ini aku Jaiden. Maaf, aku tidak bisa memberitahu mu soal kepergian ku ke luar negeri secara langsung. Aku hanya bisa mengakan ini pada mu melalui surat ini, maafkan aku sudah melukai perasaan mu.
Ingat saat pertama kali kita bertemu? Pertama kali kita bertemu di LA saat pernikahan Om Saja dan juga Tante Rina ku, saat itu kita tidak bertegur sapa. Dan juga tidak berkenalan, karena kita memang tidak saling mengenal pada saat itu.
Tapi jujur, saat itu aku sering memperhatikan mu karena kau cantik, dan sepertinya kau sangat dekat sekali dengan Daddy ku iya kan?
Aku senang, pada saat itu aku bertemu dengan Daddy ku walaupun dengan kondisi yang tidak enak. Lalu Daddy pun memutuskan, untuk membawa ku kembali ke Indonesia bersama dengan Mommy.
Awalnya, Daddy sedikit binggung karena aku merengek padanya aku ingin satu sekolah dengan seorang gadis yang hadir di pesta pernikahan Tante Rina dan Om Saka.
Daddy terus bertanya padaku siapa gadis kec yang ku maksud, dan aku tidak menjawabnya karena aku tidak tahu siapa nama mu.
Tapi tidak ku sangka, ternyata kau juga sekolah disana. Sebelum aku bertemu dengan mu di sekolah, aku terlebih dahulu bertemu dengan Keira di rumah sakit.
Maka dari itu, aku da Keira cukup dekat kau tahu itu. Lalu Keira mengenalkan ku dengan mu di sekolah, aku sangat senang pada saat itu. Karena akhirnya aku bisa bertemu lagi dengan mu, dan mulai hari itu kita menjadi teman.
Keira sering mengajak ku untuk bergabung bermain bersama mu Jaki, Heri, dan juga Surya ah iya Adik mu juga Riki.
Aku semakin senang, saat mengetahui ternyata rumah kita berada di komplek yang sama. Maka dari itu aku sering bermain ke rumah mu, dan juga sering meminta mu dan Riki untuk bermain bersama ku.
Dan lucunya, aku selalu eminta pada Nenek dan juga Mommy untuk ikut berada di kelas kursus yang sama dengan mu.
Maka tidak heran, kalau Nenek tahu aku sangat menyukai mu. Dan Nenek juga menyangi mu right?
Sebenarnya aku tidak suka melukis, tapi aku menyukainya. Jadi agar aku selalu berada di dekat mu dan juga sering bertemu dengan mu, aku memaksakan diri untuk bisa melukis.
Ck, jujur aku tidak suka. Ku rasa, bakat Mommy yang satu itu tidak menurun padaku.
Mommy dan Daddy menertawai ku di telepon, saat mengetahui kalau aku juga mengikuti kelas lukis di sekolah karena dirimu. Bahkan Daddy mengejek ku, dan mengatakan anak laki-laki seharunya tidak belajar melukis, tapi bermain bola.
Tapi Mommy membela ku, hingga aku sedikit merasa senang hehe.
Jujur, aku menyukai mu sejak kecil. Aku sudah tertarik pada mu sejak aku di usia 6 tahun? Mungkin. Cinta monyet? Mungkin, tapi anehnya itu bertahan hingga sekarang. Bahkan setiap aku melihat mu di foto maupun secara langsung, rasa suka ku pada mu terus bertambah puluh kali lipat.
Maaf, aku tidak bermaksud. Tapi aku memang benar-benar menyukai mu dan mencintai mu, maaf membuat mu merasa tak nyaman.
Benar kata Jaki dan Keira, seharunya aku tidak memulai ini dengan Thalia. Dan bahkan dia sendiri ternyata adalah Kakakku sendiri sulit sekali menerima kenyataan itu hingga sekarang. Aku masih membencinya, tapi aku masih merasa bersalah padanya.
Saat kau pindah ke Amerika waktu itu, aku selalu menghubungi mu dan kau pun juga begitu. Maaf karena aku tidak pernah memberi kejelasan pada hubungan kita, karena aku takut Kei.
Aku takut kau tidak menyukai ku, karena hubungan kita beerawal dari kata teman. Bahkan hingga sekarang, aku belum mengatakan perasaan ku pada mu dengan benar.
Pada saat itu, aku benar-benar merasa kehilangan saat kau tiba-tiba pindah ke Amerika. Apalagi sebelum itu, Mommy Daddy, Kakek dan Nenek baru saja meninggalkan ku untuk selama-lamanya.
Aku kesepian, aku sering bermain balap liar, hidup ku tidak teratur, Nenek dan Kakek juga selalu mengawasi. Tapi setiap Nenek dan Kakek menyuruh ku untuk datang ke Masion ataupun mereka yang berkunjung ke rumah, hanya ingin memarahi ku karena sayang dan memberi peringatan padaku.
Setelah di marahi oleh keduanya, aku langsung menelepon mu dan merasa tenang setelah mendengar suara mu.
Nenek dan Kakek tidak pernah lagi marah pada ku soal prilaku ku yang buruk di sekolah maupun di luar sekolah, karena aku sudah mulai berprestasi di sekolah dan aku mulai berubah karena mu.
Setiap libur semester, aku selalu menghabiskan waktu ku dengan mu di Amerika. Terkadang aku megajak Jaki, bahkan pergi sendiri untuk menghampiri mu.
Nenek tahu, kalau aku sangat-sangat amat menyukai mu. Nenek juga sepertinya sangat terkejut, saat dirinya tahu aku berpacaran degan Thalia.
Kei?
Jangan nangis ya? Maafkan aku, aku tidak tahu harus menulis seperti apa. Aku ingin menulis semua kenangan yang ku lalui saat bersama mu Kei. Aku pasti akan merindukan mu disana, aku juga membawa foto mu tanpa izin dari mu hehe.
Untuk berjaga-jaga, aku akan memukulnya setiap aku merindukanmu.
Maaf mengatakan ini, jangan hubungi aku lagi. Nomor, sosial media, dan juga yang lainnya sudah ku nonaktifkan jadi tidak ada gunanya kau menghubunginya.
Berbahagialah, kau harus bahagia mulai sekarang. Maafkan aku, sudah memberikan luka terdalam dala hidupmu. Jaga kesehatan, jangan sakit.
Makan tepat waktu, jangan malas mandi, jangan sering-sering keluar malam kalau Heri, Surya dan Jaki tidak berada di samping mu. Semoga kau bisa meraih cita-cita mu, dan menemukan seorang pria yang pantas untuk mu. Minta pendapat Keira, dia tahu mana pria yang baik dan bukan.
Atau kau bisa meminta bantuan Heri, dan jangan terlalu sering bermain dengan pria oke? Kau harus bisa menjaga diri mu mulai sekarang, jangan terlalu bergantung pada orang lain.
Kau sudah mulai beranjak dewasa, sama seperti ku.
Jangan malas bangun pagi, kau akan kesiangan.
Semangat belajar, jangan menyembunyikan rasa sakit mu. Cerita pada yang lainnya, dengan orang yang sekiranya bisa kau percaya. Mungkin Keira atau Fia?
Itu saja, cepat sembuh ya! Maaf membuat mu marah, terima kasih kesan bahagia yang kau berikan padaku.
Kau perempuan terbaik setelah Mommy, yang hadir di hidupku. Aku mencintaimu, maaf tidak bisa mengatakannya dengan benar. Aku pamit ya? Jangan cari aku, kau tidak akan menemukannya.
Ingat pesan ku, jaga makan, pola tidur, jangan pergi ke club' sendirian, jangan malas mandi, jangan pakai baju terbuka, harus bisa menjaga diri rajin belajar, dan bahagia selalu oke?
Sekian, terima kasih Keisha.
^^^Regards^^^
^^^Jaiden^^^